Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
ARAB Saudi memperingatkan sekutunya bahwa serangan militer Amerika Serikat (AS) yang tidak efektif terhadap Iran akan menguntungkan rezim Iran dalam menekan aktivitas protes yang terjadi di seluruh negeri. Kerajaan itu menyarankan Presiden AS Donald Trump untuk memilih serangan militer yang terbatas dan terfokus serta tindakan lain terhadap penindasan Iran.
Demikian sumber keluarga kerajaan Saudi mengatakan kepada N12 pada Rabu (14/1). Langkah yang tidak terukur dapat mencapai kebalikan dari tujuan yang dinyatakan dan justru menguntungkan rezim. Demikian peringatan sumber tersebut.
"Rezim menginginkan 'simbolisme' untuk meredakan keresahan antirezim yang meluas, memperkuat narasi bahwa protes tersebut didukung oleh pihak asing, dan kekuatan dunia 'bersekongkol' melawan kedaulatan Iran," jelasnya.
Namun, serangan militer terbatas terhadap tokoh-tokoh senior dianggap jauh lebih mungkin disetujui oleh rakyat Iran.
"Itu akan menjadi operasi penyelamatan bagi mereka dari penindasan. Mereka tidak akan melihatnya sebagai campur tangan asing yang negatif tetapi sebagai intervensi asing yang positif yang menghormati kemerdekaan mereka," jelasnya.
"Negara-negara Teluk bersatu dalam kekhawatiran bahwa potensi serangan Trump dapat menguntungkan kekuasaan Ayatollah di Iran dan menekan pemberontakan rakyat yang telah lama mereka nantikan," kata sumber tersebut.
"Mengaktifkan layanan Starlink secara gratis di seluruh negeri bersamaan dengan serangan yang ditargetkan dan terbatas terhadap para pemimpin rezim yang memerintahkan agen-agen penindasan dan membahayakan rakyat Iran akan jauh lebih baik daripada serangan militer skala besar yang dapat menekan revolusi," tegasnya.
"Rakyat Iran tidak menyukai campur tangan asing. Republik Islam dapat menutup Selat Hormuz atau mengganggu pelayaran di sana, sehingga mendestabilisasi kawasan tersebut," sumber tersebut memperingatkan.
"Oleh karena itu, Trump harus memantau situasi dengan cermat dan bertindak bijaksana, karena ini tugas yang sensitif dan rumit," sarannya.
Negara-negara Teluk memperingatkan Trump agar tidak mengirimkan 'bantuan' kepada para demonstran Iran. Hal ini terjadi setelah negara-negara Teluk Arab memperingatkan pemerintahan Trump untuk tidak menyerang Iran setelah Trump dan para pejabat Gedung Putih menyatakan pada Selasa bahwa tindakan militer lebih mungkin terjadi daripada tidak, menurut laporan Wall Street Journal.
Menurut WSJ, negara-negara Teluk yang menjadi saingan Iran sebagian besar menghindari membahas protes yang menyebar di seluruh Iran sejak akhir Desember dengan ribuan orang tewas.
Arab Saudi, Oman, dan Qatar memberi tahu Gedung Putih bahwa bahkan upaya menggulingkan rezim Iran saat ini akan meng destabilisasi pasar minyak global dan pada akhirnya merugikan ekonomi Amerika.
Iran memperingatkan negara-negara regional bahwa mereka akan menyerang pangkalan AS di wilayah mereka jika Washington menyerang.
Peringatan Trump kepada Republik Islam termasuk ancaman kekuatan militer. Trump juga memperingatkan Iran agar tidak membalas dendam terhadap AS dengan mengatakan bahwa jika mereka melakukannya, AS akan merespons pada tingkat yang belum pernah terjadi. (The Jerusalem Post/I-2)
MENTERI Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan Teheran akan menyerang pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Teluk Persia jika negara adidaya itu melakukan serangan.
KEDUTAAN Besar Amerika Serikat (AS) di Iran mengeluarkan imbauan mendesak kepada seluruh warga negaranya untuk meninggalkan Iran sekarang juga.
IRAN dan Amerika Serikat (AS) membuka jalur perundingan tingkat tinggi melalui mediasi Oman guna meredakan perbedaan mendalam terkait program nuklir Teheran.
PEMERINTAH AS menerbitkan peringatan darurat bagi seluruh warga negaranya yang masih berada di Iran, menjelang dimulai putaran krusial perundingan dengan Teheran di Oman.
IRAN dan Amerika Serikat sepakat melanjutkan negosiasi mengenai program nuklir Iran yang dijadwalkan digelar di Muscat, Oman, pada Jumat (6/2).
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump menyatakan harapannya untuk mencapai kesepakatan dengan Iran.
DUA sekutu utama Amerika Serikat (AS) di Eropa, Polandia dan Italia memutuskan tidak bergabung dengan Dewan Perdamaian atau Board of Peace
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan Teheran tak akan tunduk pada tuntutan berlebihan AS terkait program nuklir, di tengah negosiasi dan meningkatnya ketegangan kawasan.
Menteri Energi AS Chris Wright sebut hubungan AS-Venezuela akan berubah drastis pasca penangkapan Nicolas Maduro. Fokus pada reformasi minyak dan kerja sama energi.
Presiden Prabowo Subianto dipastikan akan menghadiri KTT perdana Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza yang akan digelar di Amerika Serikat pekan depan.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan Indonesia berkomitmen membeli BBM dari Amerika Serikat senilai USD15 miliar sebagai bagian negosiasi dagang.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan lawatan ke AS pada 19 Februari 2026, termasuk rencana penandatanganan kesepakatan tarif dagang Indonesia-AS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved