Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump meningkatkan tekanan diplomatik dan ekonomi terhadap Kuba. Dalam pernyataan terbaru, Trump mendesak pemerintah Kuba untuk segera melakukan kesepakatan dengan AS atau menghadapi konsekuensi berat, menyusul penghentian total aliran minyak dan dana dari Venezuela.
Ketegangan ini memuncak setelah pasukan AS menangkap pemimpin Venezuela, Nicolás Maduro, dalam serangan di Caracas pada 3 Januari lalu. Selama ini, Venezuela diperkirakan memasok sekitar 35.000 barel minyak per hari ke Kuba. Kini, AS mulai menyita kapal-kapal tanker yang dianggap melanggar sanksi, termasuk penyitaan kapal kelima pada Jumat lalu yang memperburuk krisis energi di pulau tersebut.
Melalui unggahan di Truth Social pada hari Minggu, Trump menegaskan era ketergantungan Kuba pada Venezuela telah berakhir. Selama bertahun-tahun, Kuba diketahui menyediakan layanan keamanan bagi kepemimpinan Venezuela sebagai imbalan atas dukungan energi.
"Kuba hidup, selama bertahun-tahun, dari sejumlah besar MINYAK dan UANG dari Venezuela. Sebagai imbalannya, Kuba menyediakan 'Layanan Keamanan' bagi dua diktator Venezuela terakhir, TAPI TIDAK LAGI!" tulis Trump. "TIDAK AKAN ADA LAGI MINYAK ATAU UANG YANG PERGI KE KUBA - NOL! Saya sangat menyarankan agar mereka membuat kesepakatan, SEBELUM TERLAMBAT."
Trump juga menyinggung tewasnya 32 warga negara Kuba dalam operasi penangkapan Maduro. Ia menyatakan bahwa Venezuela kini berada di bawah perlindungan militer AS dan tidak lagi membutuhkan "preman dan pemeras" yang menahan mereka selama bertahun-tahun.
Pemerintah Kuba menanggapi ancaman tersebut dengan sikap menantang. Menteri Luar Negeri Kuba, Bruno Rodriguez, menegaskan negaranya memiliki hak mutlak untuk mengimpor bahan bakar tanpa campur tangan atau tunduk pada tindakan koersif sepihak dari Amerika Serikat.
"Tidak seperti AS, Kuba tidak membiarkan dirinya menjadi sasaran pemerasan atau paksaan militer terhadap negara lain," ujar Rodriguez. Ia juga membantah Kuba menerima kompensasi materi atas layanan keamanan yang diberikan kepada negara mana pun.
Senada dengan menterinya, Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel menyatakan pihak yang mengubah segala sesuatu menjadi bisnis, bahkan nyawa manusia, tidak memiliki otoritas moral untuk menuding Kuba. "Tidak ada yang mendikte apa yang kami lakukan," tegasnya.
Langkah keras terhadap Kuba ini merupakan bagian dari kebijakan luar negeri Trump yang lebih luas di Amerika Latin, yang kini ia sebut sebagai "Donroe Doctrine". Sebuah pembaruan dari Doktrin Monroe tahun 1823 yang menekankan supremasi AS di belahan bumi barat.
Selain Kuba dan Venezuela, Trump juga memberikan peringatan kepada Presiden Kolombia Gustavo Petro dan mengisyaratkan tindakan tegas terhadap kartel narkoba di Meksiko. Di Washington, sinyalemen mengenai masa depan Kuba semakin kuat setelah Trump memberikan dukungan pada wacana yang menyebut Menteri Luar Negeri Marco Rubio bisa menjadi presiden Kuba di masa depan. "Kedengarannya bagus bagi saya!" komentar Trump singkat.
Hubungan diplomatik AS-Kuba yang sempat membaik di era Barack Obama kini kembali mencapai titik nadir, terutama setelah Trump memasukkan kembali Kuba ke dalam daftar negara sponsor terorisme segera setelah ia menjabat untuk periode kedua. (BBC/Z-2)
Ekuador usir Dubes Kuba setelah Trump wacanakan "friendly takeover". Menlu Kuba sebut langkah ini akibat tekanan agresif AS untuk isolasi Havana di kawasan.
Penjaga pantai Kuba menembak mati 4 warga Kuba yang menetap di AS dalam insiden speedboat berbendera Florida.
Otoritas Kuba merilis detail identitas 10 orang di speedboat Florida yang terlibat baku tembak. Ditemukan senapan serbu hingga bom Molotov untuk misi infiltrasi.
Wakil Presiden AS JD Vance mengonfirmasi Gedung Putih tengah memantau ketat insiden penembakan speedboat berbendera Florida oleh pasukan perbatasan Kuba.
Jaksa Agung Florida memulai investigasi atas insiden penembakan speedboat terdaftar AS oleh penjaga pantai Kuba yang menewaskan empat orang.
Empat orang tewas dan enam lainnya luka-luka setelah speedboat berbendera AS terlibat kontak senjata dengan penjaga perbatasan Kuba di dekat Cayo Falcones.
Venezuela dan AS sepakat bekerja sama mengembangkan sektor pertambangan. Reformasi hukum disiapkan untuk menarik perusahaan raksasa tambang global.
Setidaknya 10 negara dalam operasi yang berkisar dari serangan pesawat tak berawak hingga invasi, seringkali beberapa kali dalam satu tahun.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa operasi yang dilakukan AS terhadap Venezuela dapat menjadi contoh dalam menghadapi dinamika kekuasaan di Iran.
Menteri Luar Negeri Venezuela menuntut pembebasan segera Nicolas Maduro yang ditangkap pasukan AS. Simak perkembangan terbaru pasca-kudeta Januari 2026.
Gelombang pembebasan tahanan politik di Venezuela dimulai. Sebanyak 1.557 orang ajukan amnesti, termasuk pengosongan penjara El Helicoide yang kontroversial.
Menteri Energi AS Chris Wright sebut hubungan AS-Venezuela akan berubah drastis pasca penangkapan Nicolas Maduro. Fokus pada reformasi minyak dan kerja sama energi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved