Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
DENMARK bersama dengan sejumlah negara anggota NATO lainnya mengeluarkan pernyataan bersama yang menyerukan penghormatan terhadap kedaulatan, integritas teritorial, dan keutuhan perbatasan Greenland, menanggapi seruan baru dari Amerika Serikat untuk mengambil alih wilayah tersebut.
Pernyataan ini disampaikan di tengah meningkatnya kontroversi setelah Presiden Donald Trump kembali menyuarakan keinginannya menguasai pulau Arktik itu demi alasan keamanan nasional.
Dalam pernyataan yang dirilis bersama, para pemimpin Denmark, Prancis, Jerman, Italia, Polandia, Spanyol dan Inggris menegaskan.
"Greenland adalah milik rakyatnya. Hanya Denmark dan Greenland, dan merekalah yang berhak memutuskan masalah yang menyangkut Denmark dan Greenland," tegas mereka dalam dokumen itu dikutip News24, Rabu (7/1).
Para pemimpin juga menekankan bahwa keamanan kawasan Arktik tetap menjadi prioritas utama bagi Eropa. Mereka mencatat banyak sekutu Eropa telah meningkatkan kehadiran, aktivitas, dan investasi mereka untuk menjaga stabilitas wilayah tersebut.
"Oleh karena itu, keamanan di Arktik harus dicapai secara kolektif, bersama dengan sekutu NATO termasuk Amerika Serikat, dengan menjunjung tinggi prinsip-prinsip Piagam PBB, termasuk kedaulatan, integritas teritorial dan keutuhan perbatasan," lanjut mereka
"Ini adalah prinsip-prinsip universal, dan kami tidak akan berhenti membela prinsip-prinsip tersebut," tambah mereka.
Pernyataan itu juga mencatat bahwa AS adalah mitra penting dalam upaya ini, sebagai sekutu NATO dan melalui perjanjian pertahanan antara Kerajaan Denmark dan Amerika Serikat tahun 1951. Dengan demikian Eropa menegaskan bahwa kerja sama tetap diperlukan, namun tanpa mengorbankan prinsip-prinsip hukum internasional yang dipegang bersama.
Tekanan terhadap kedaulatan Greenland semakin meningkat setelah Presiden Trump beberapa kali menyatakan keinginannya untuk mengambil alih wilayah otonom yang secara hukum berada di bawah kedaulatan Denmark tersebut, tanpa mengesampingkan kemungkinan penggunaan kekuatan militer.
Operasi militer Amerika Serikat di Venezuela yang menghasilkan penangkapan Presiden Nicolas Maduro turut dianggap memperkuat kekhawatiran sekutu Eropa bahwa upaya terhadap Greenland bisa dilakukan dengan cara yang sama.
Menanggapi hal itu, Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen mendesak Trump untuk menghentikan ancaman terhadap kedaulatan negara-negara NATO.
Beberapa negara Eropa lainnya serta Uni Eropa menyatakan dukungan kuat terhadap Denmark dan Greenland, menolak anggapan bahwa masa depan pulau tersebut dapat ditentukan oleh kekuatan luar dan menekankan bahwa penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah adalah fondasi utama hubungan antarnegara. (H-2)
Delapan negara Eropa menyatakan penolakan tegas terhadap ambisi imperialisme Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terkait keinginannya mencaplok Greenland.
Pernyataan tersebut disampaikan beberapa jam setelah Presiden AS Donald Trump mengecam negara-negara NATO.
Donald Trump pertimbangkan AS keluar dari NATO setelah sekutu tolak amankan Selat Hormuz. Ia tegaskan militer AS tidak butuh bantuan siapa pun dalam konflik Iran.
Presiden AS Donald Trump meluapkan kekecewaan setelah negara-negara NATO menolak bantuannya di Selat Hormuz. Trump sebut NATO buat kesalahan konyol.
Presiden Donald Trump mengkritik sekutu NATO yang enggan terlibat militer di Selat Hormuz saat harga minyak melonjak akibat konflik Iran.
Presiden AS Donald Trump memicu kontroversi dengan menyeret NATO ke konflik Selat Hormuz. Jerman dan Inggris ragu, sementara ancaman ranjau Iran kian nyata.
Kanselir Jerman Friedrich Merz dan pemimpin NATO desak Donald Trump batalkan penangguhan sanksi minyak Rusia demi menjaga tekanan internasional terhadap Kremlin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved