Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

PBB Sangat Khawatir Dampak Penangkapan Nicolas Maduro oleh AS bagi Venezuela

Thalatie K Yani
07/1/2026 07:20
PBB Sangat Khawatir Dampak Penangkapan Nicolas Maduro oleh AS bagi Venezuela
PBB menyoroti pelanggaran hukum internasional terkait intervensi AS terhadap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan peringatkan potensi instabilitas.(Media Sosial X)

PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan rasa "sangat khawatir" terkait masa depan Venezuela menyusul operasi penangkapan Presiden Nicolas Maduro oleh pihak Amerika Serikat. Langkah ini dinilai dapat memicu ketidakpastian baru bagi kedaulatan negara tersebut.

Komisioner Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia dalam sebuah pernyataan resmi menegaskan tindakan tersebut berpotensi melanggar norma-norma global yang selama ini dijunjung tinggi. 

"Sangat jelas bahwa operasi tersebut merusak prinsip fundamental hukum internasional – bahwa negara tidak boleh mengancam atau menggunakan kekerasan terhadap integritas teritorial atau kemerdekaan politik negara mana pun," bunyi pernyataan tersebut.

Dilema Hak Asasi dan Kedaulatan

Meski menyoroti pelanggaran hukum internasional, PBB juga memberikan catatan kritis terhadap pemerintahan Maduro. Pernyataan tersebut mengakui adanya "catatan hak asasi manusia yang mengerikan" dari pemerintah Maduro selama masa kepemimpinannya. Namun, PBB memperingatkan intervensi langsung dari Amerika Serikat bukanlah solusi tanpa risiko.

Pihak PBB mengkhawatirkan konsekuensi jangka panjang yang bisa merugikan tidak hanya bagi rakyat Venezuela, tetapi juga bagi stabilitas global. Penggunaan kekuatan militer atau intervensi luar dianggap dapat memperburuk kondisi dalam negeri yang sudah rapuh.

"Kami khawatir ketidakstabilan saat ini dan militerisasi lebih lanjut di negara itu akibat intervensi AS hanya akan memperburuk situasi," tambah pihak Komisioner Tinggi PBB.

Menekankan Hak Penentuan Nasib Sendiri

Menutup pernyataannya, PBB menekankan pentingnya kedaulatan rakyat Venezuela dalam menentukan arah politik mereka sendiri tanpa campur tangan pihak luar. Prinsip penentuan nasib sendiri atau self-determination menjadi poin krusial yang harus dihormati oleh komunitas internasional.

"Masa depan Venezuela harus ditentukan oleh rakyat Venezuela sendiri, dengan penghormatan penuh terhadap hak asasi mereka, termasuk hak untuk menentukan nasib sendiri, dan kedaulatan atas kehidupan serta sumber daya mereka," tegas pernyataan tersebut.

Hingga saat ini, situasi di Venezuela masih dipantau ketat oleh dunia internasional seiring dengan meningkatnya ketegangan antara pendukung kedaulatan nasional dan mereka yang mendukung pergantian kekuasaan. (CNN/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya