Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
SERANGAN drone Rusia menghantam sejumlah wilayah Ukraina pada Rabu waktu setempat, melukai sedikitnya enam warga sipil di Odesa, termasuk tiga anak-anak. Otoritas militer setempat menyebut sasaran serangan mencakup kawasan permukiman hingga infrastruktur vital, yang memicu gangguan layanan dasar bagi warga.
Rangkaian serangan terjadi di tengah meningkatnya ketegangan setelah Ukraina diduga terkait dugaan serangan drone terhadap salah satu kediaman Presiden Rusia Vladimir Putin.
Kyiv menilai tuduhan tersebut sebagai upaya Moskow menyebarkan informasi palsu untuk memengaruhi pembicaraan mengenai penghentian perang.
Kepala Administrasi Militer Regional Odesa, Oleg Kiper, mengatakan drone Rusia menyerang infrastruktur permukiman, logistik, dan energi di wilayah Odesa.
“Drone menyerang kawasan permukiman, logistik, dan infrastruktur energi di wilayah kami,” ujar Kiper melalui Telegram.
Dalam pernyataan terpisah, Kepala Administrasi Militer Kota Odesa, Sergiy Lysak, mengungkapkan dua anak berusia delapan dan 14 tahun mengalami luka-luka, bersama seorang bayi berusia tujuh bulan.
Selain itu, seorang pria berusia 42 tahun dilaporkan terluka parah. “Total korban luka saat ini mencapai enam orang,” kata Lysak.
Serangan tersebut juga menyebabkan sebagian wilayah Odesa kehilangan pasokan pemanas dan air bersih akibat kerusakan pada infrastruktur energi.
Di wilayah lain, serangan drone Rusia turut melukai dua pria di Provinsi Dnipropetrovsk. Kepala administrasi militer setempat, Vladyslav Gaivanenko, menyampaikan melalui Telegram bahwa kedua korban mengalami luka akibat serangan tersebut.
Soal serangan ke kediaman Putin, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyebut klaim Rusia merupakan rekayasa. Ia menyatakan akan bertemu para pemimpin negara sekutu Ukraina pada 6 Januari mendatang di Prancis guna menghidupkan kembali upaya perdamaian.
Di sisi lain, Kremlin menyebut dugaan serangan drone terhadap kediaman pribadi Putin di wilayah Novgorod sebagai tindakan terorisme dan serangan personal. (H-2)
INDONESIA mendesak Amerika Serikat (AS) dan Rusia segera melanjutkan perundingan untuk mencegah perlombaan senjata nuklir baru.
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Letjen Vladimir Alexeyev, petinggi intelijen GRU Rusia, ditembak di apartemennya di Moskow. Serangan ini menambah panjang daftar jenderal Rusia yang jadi target.
Ia berkata, "kita menghadapi dunia tanpa batasan yang mengikat terkait persenjataan nuklir strategis antara Federasi Rusia dan Amerika Serikat."
Kirsty Coventry, salah satu petinggi IOC, menekankan pentingnya mengembalikan olahraga ke khitahnya sebagai ruang netral yang tidak terjamah oleh kepentingan politik praktis.
Rusia kecam pembunuhan Seif al-Islam Khadafi. Kematian putra Muammar Khadafi ini dinilai mengancam rekonsiliasi dan stabilitas politik di Libia.
Kementerian Pertahanan Rusia pada Rabu waktu setempat merilis sebuah video yang memperlihatkan puing drone di wilayah barat laut Rusia.
PRESIDEN Rusia Vladimir Putin kembali melontarkan serangan verbal terhadap para pemimpin Eropa
PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky pada Rabu memperingatkan bahwa Rusia tengah bersiap membuka babak baru konflik dengan menjadikan 2026.
PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky pada Rabu (17/12) menuding Rusia berniat melanjutkan perang dan menegaskan kembali pentingnya jaminan keamanan nyata bagi Ukraina.
Teddy menjelaskan dalam acara parade yang digelar hari ini, hadir 26 pemimpin setingkat kepala negara atau kepala pemerintahan dari berbagai penjuru dunia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved