Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Putin Balas Dendam, Rusia Lancarkan Serangan Drone ke Ukraina

Dhika Kusuma Winata
31/12/2025 20:37
Putin Balas Dendam, Rusia Lancarkan Serangan Drone ke Ukraina
Ilustrasi(AFP/ALEXANDER KAZAKOF)

SERANGAN drone Rusia menghantam sejumlah wilayah Ukraina pada Rabu waktu setempat, melukai sedikitnya enam warga sipil di Odesa, termasuk tiga anak-anak. Otoritas militer setempat menyebut sasaran serangan mencakup kawasan permukiman hingga infrastruktur vital, yang memicu gangguan layanan dasar bagi warga.

Rangkaian serangan terjadi di tengah meningkatnya ketegangan setelah Ukraina diduga terkait dugaan serangan drone terhadap salah satu kediaman Presiden Rusia Vladimir Putin.

Kyiv menilai tuduhan tersebut sebagai upaya Moskow menyebarkan informasi palsu untuk memengaruhi pembicaraan mengenai penghentian perang.

Kepala Administrasi Militer Regional Odesa, Oleg Kiper, mengatakan drone Rusia menyerang infrastruktur permukiman, logistik, dan energi di wilayah Odesa.

“Drone menyerang kawasan permukiman, logistik, dan infrastruktur energi di wilayah kami,” ujar Kiper melalui Telegram.

Dalam pernyataan terpisah, Kepala Administrasi Militer Kota Odesa, Sergiy Lysak, mengungkapkan dua anak berusia delapan dan 14 tahun mengalami luka-luka, bersama seorang bayi berusia tujuh bulan.

Selain itu, seorang pria berusia 42 tahun dilaporkan terluka parah. “Total korban luka saat ini mencapai enam orang,” kata Lysak.

Serangan tersebut juga menyebabkan sebagian wilayah Odesa kehilangan pasokan pemanas dan air bersih akibat kerusakan pada infrastruktur energi.

Di wilayah lain, serangan drone Rusia turut melukai dua pria di Provinsi Dnipropetrovsk. Kepala administrasi militer setempat, Vladyslav Gaivanenko, menyampaikan melalui Telegram bahwa kedua korban mengalami luka akibat serangan tersebut.

Soal serangan ke kediaman Putin, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyebut klaim Rusia merupakan rekayasa. Ia menyatakan akan bertemu para pemimpin negara sekutu Ukraina pada 6 Januari mendatang di Prancis guna menghidupkan kembali upaya perdamaian.

Di sisi lain, Kremlin menyebut dugaan serangan drone terhadap kediaman pribadi Putin di wilayah Novgorod sebagai tindakan terorisme dan serangan personal. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya