Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Putin Ancam Jalur Militer di Donbass, Ukraina Klaim Rebut Kembali Wilayah Pokrovsk

Ferdian Ananda Majni
18/12/2025 14:33
Putin Ancam Jalur Militer di Donbass, Ukraina Klaim Rebut Kembali Wilayah Pokrovsk
Presiden Rusia Vladimir Putin.(Xinhua)

PRESIDEN Rusia Vladimir Putin kembali melontarkan serangan verbal terhadap para pemimpin Eropa. Ia menyamakan mereka dengan babi kecil yang menurutnya hanya mengikuti kebijakan pemerintahan mantan Presiden AS Joe Biden, dengan keyakinan bahwa Rusia akan runtuh dan Eropa dapat mengambil keuntungan dari situasi tersebut.

Putin juga mengeluarkan peringatan keras terkait wilayah Donbass. Ia menegaskan bahwa Moskow siap menggunakan kekuatan militer jika jalur diplomasi ditutup. 

"Jika Ukraina dan para pendukung Baratnya menolak untuk terlibat dalam negosiasi konkret, kami akan memperoleh pembebasan tanah bersejarah kami dengan cara militer," ujarnya.

Di sisi lain, Kyiv menyampaikan peringatan serius mengenai persiapan militer Rusia. Pemerintah Ukraina menuding Moskow telah memusatkan hingga 710.000 personel militer untuk kemungkinan serangan besar-besaran.

Putin siapkan tahun perang berikutnya

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan bahwa indikasi di lapangan menunjukkan Rusia tengah menyiapkan fase lanjutan konflik. 

"Tanda-tandanya jelas, Putin sedang mempersiapkan tahun perang berikutnya," kata Zelensky.

Kekhawatiran tersebut diperkuat oleh dugaan aktivitas perang hibrida Rusia. Otoritas Eropa menemukan keberadaan malware di kapal feri penumpang milik perusahaan GNV yang diduga mampu mengendalikan sistem operasi kapal dari jarak jauh. 

Dalam kasus ini, dua pelaut asal Latvia dilaporkan ditahan oleh otoritas di Prancis dan Italia.

Pasukan Ukraina kuasai kembali wilayah di Pokrovsk

Sementara itu, Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata Ukraina, Oleksandr Syrskyi mengatakan pasukan Ukraina berhasil merebut kembali kendali atas 16 kilometer persegi wilayah di bagian utara Pokrovsk. 

The Kyiv Independent, melaporkan bahwa pernyataan tersebut disampaikan seusai pertemuan ke-32 Kelompok Kontak Pertahanan format Ramstein.

"Meskipun berbulan-bulan mendapat tekanan dari Rusia, unit-unit kami tetap bertahan dan secara bertahap merebut kembali wilayah yang hilang. Di Pokrovsk, kami telah merebut kembali kendali atas 16 kilometer persegi wilayah," kata Syrskyi dalam unggahan di Telegram.

Ia menjelaskan bahwa pasukan Rusia telah berupaya merebut Pokrovsk selama lebih dari 17 bulan. Namun, pasukan Ukraina dinilai mampu mempertahankan posisi pertahanan mereka sekaligus mengambil inisiatif di medan tempur.

Selain wilayah di dalam kota, Syrskyi juga menyebut pasukan Ukraina membebaskan area seluas 56 kilometer persegi di sekitar permukiman Hryshyne, Kotlyne, dan Udachne, yang terletak di sebelah barat Pokrovsk. 

Meski demikian, ia menekankan bahwa situasi di garis depan masih sangat sulit, mengingat Rusia telah memusatkan hingga 710.000 pasukan untuk operasi ofensif strategis yang sedang berlangsung. (Fer/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik