Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky pada Rabu (17/12) menuding Rusia berniat melanjutkan perang dan menegaskan kembali pentingnya jaminan keamanan nyata bagi Ukraina di tengah konflik yang telah berlangsung lebih dari tiga setengah tahun.
Dalam pidato video malam yang diunggah di Telegram, Zelensky mengatakan Kyiv kembali menangkap sinyal kuat dari Moskow terkait rencana perang ke depan.
"Hari ini, kita kembali mendengar sinyal dari Moskow bahwa mereka sedang bersiap untuk menjadikan tahun depan sebagai tahun perang. Dan sinyal-sinyal ini bukan hanya untuk kita," ujarnya.
Zelensky menekankan bahwa para mitra Ukraina tidak cukup hanya mencermati sinyal tersebut, tetapi juga harus meresponsnya secara konkret. Ia secara khusus menyinggung Amerika Serikat, yang menurutnya kerap menyatakan bahwa Rusia ingin mengakhiri perang.
"Namun retorika dan sinyal yang datang dari Rusia justru sebaliknya, mengambil bentuk perintah resmi kepada tentara mereka. Pola pikir Rusia ini harus diakui dan ditindaklanjuti. Dan ketika mereka berada dalam pola pikir ini, mereka juga akan merusak diplomasi," kata Zelensky.
Ia menambahkan bahwa Ukraina membutuhkan perlindungan nyata dari ancaman Rusia dan akan terus bekerja sama dengan seluruh mitra internasional untuk memastikan hal tersebut terwujud.
"Langkah-langkah keamanan diperlukan, langkah-langkah keuangan diperlukan dan langkah-langkah politik diperlukan," ujarnya.
Menjelang KTT Uni Eropa di Brussels pada Kamis, Zelensky mengatakan hasil pertemuan tersebut harus mengirimkan pesan tegas kepada Moskow bahwa melanjutkan perang pada tahun depan tidak akan membawa keuntungan apa pun.
"Ini sepenuhnya bergantung pada Eropa; Eropa harus membuat pilihan ini. Kami juga mengharapkan perwakilan kami untuk melanjutkan diskusi dan pertemuan dengan tim AS minggu ini tentang langkah-langkah yang dapat mewujudkan perdamaian dan keamanan yang terjamin," tambahnya.
Pernyataan Zelensky disampaikan beberapa jam setelah Presiden Rusia Vladimir Putin berbicara di markas Kementerian Pertahanan di Moskow.
Dalam kesempatan itu, Putin memaparkan prioritas pengembangan angkatan bersenjata Rusia dan penguatan kemampuan pertahanan negara.
Putin menegaskan Moskow akan mencapai tujuan operasi militer khusus, istilah yang digunakan Rusia untuk menggambarkan perang di Ukraina.
Dia menyatakan Rusia lebih memilih menyelesaikan konflik dan menangani akar permasalahan melalui jalur diplomasi, namun tidak menutup opsi militer jika pihak lawan dan para pendukung asing mereka menolak untuk terlibat dalam diskusi substantif.
Pada Kamis (18/12), para pemimpin dari 27 negara anggota Uni Eropa dijadwalkan bertemu untuk membahas kemungkinan penggunaan aset Rusia yang dibekukan senilai sekitar €210 miliar atau setara US$246 miliar sebagai jaminan pinjaman bagi Ukraina.
Pemerintah Rusia secara konsisten mengecam rencana tersebut sebagai pencurian terang-terangan dan mengancam akan mengambil langkah balasan yang keras. (Anadolu/Fer/I-1)
PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky menilai Rusia tidak menunjukkan itikad untuk mengakhiri perang di Ukraina yang telah berlangsung hampir tiga tahun.
PRESIDEN Rusia Vladimir Putin kembali melontarkan serangan verbal terhadap para pemimpin Eropa
PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky pada Rabu memperingatkan bahwa Rusia tengah bersiap membuka babak baru konflik dengan menjadikan 2026.
Zelensky menambahkan, dirinya merasa tersisih karena tidak diikutsertakan dalam pertemuan 15 Agustus
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump menulis dalam sebuah unggahan Truth Social beberapa saat setelah konfrontasi menegangkan di Ruang Oval antara dirinya dan Zelensky.
Kementerian Pertahanan Rusia pada Rabu waktu setempat merilis sebuah video yang memperlihatkan puing drone di wilayah barat laut Rusia.
Serangan drone Rusia menghantam sejumlah wilayah Ukraina, melukai sedikitnya enam warga sipil di Odesa, termasuk tiga anak-anak.
PRESIDEN Rusia Vladimir Putin kembali melontarkan serangan verbal terhadap para pemimpin Eropa
PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky pada Rabu memperingatkan bahwa Rusia tengah bersiap membuka babak baru konflik dengan menjadikan 2026.
Teddy menjelaskan dalam acara parade yang digelar hari ini, hadir 26 pemimpin setingkat kepala negara atau kepala pemerintahan dari berbagai penjuru dunia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved