Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump mengeklaim pasukan militer AS telah menyerang sebuah "fasilitas besar" di Venezuela pekan lalu. Meski demikian, Trump tidak merinci lokasi pasti maupun jenis fasilitas yang dimaksud dalam pernyataan yang belum dikonfirmasi oleh Gedung Putih tersebut.
Pengakuan ini pertama kali disampaikan Trump saat berbicara dengan donor Partai Republik, John Catsimatidis, pada Jumat lalu. "Kami baru saja melumpuhkan, saya tidak tahu apakah Anda sudah membaca atau melihatnya, mereka punya pabrik besar, atau fasilitas besar, tempat kapal-kapal berasal. Dua malam lalu, kami melumpuhkannya. Jadi kami memukul mereka sangat keras," ujar Trump.
Pada Senin (29/12), usai bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Trump memberikan keterangan tambahan mengenai karakteristik serangan tersebut. "Yah, itu tidak masalah. Tapi terjadi ledakan besar di area dermaga tempat mereka memuat narkoba ke kapal. Kami menyerang area tersebut," tuturnya.
"Jadi kami menyerang semua kapal dan sekarang kami menyerang area implementasi... tempat mereka beroperasi, dan itu kini sudah tidak ada lagi."
Sebelumnya pada Oktober, Trump telah mengonfirmasi memberikan otorisasi kepada Central Intelligence Agency (CIA) untuk melakukan operasi terselubung di Venezuela. Ia menyebut dua alasan utama di balik keputusan tersebut: arus migran dari penjara Venezuela ke AS melalui perbatasan yang terbuka, serta masalah penyelundupan narkoba.
Jika klaim serangan atau aksi terselubung ini terkonfirmasi, maka ini akan menandai serangan darat pertama AS ke Venezuela sejak Pentagon mulai meningkatkan kekuatan tempur di wilayah tersebut. Pemerintahan Trump menuding Presiden Venezuela, Nicolás Maduro, mengarahkan langsung jaringan perdagangan narkoba di wilayah tersebut.
Meski Trump telah bersuara lantang, Pemerintah Venezuela hingga saat ini belum memberikan komentar resmi. Belum ada pula laporan independen dari dalam negeri Venezuela yang mengonfirmasi insiden yang dideskripsikan oleh Trump.
Namun, sebuah rekaman video yang diunggah secara daring pada 24 Desember lalu sempat menunjukkan ledakan yang disebut-sebut terjadi di zona industri kotamadya San Francisco, negara bagian Zulia. Hingga kini, keaslian video maupun keterkaitan fasilitas tersebut dengan serangan AS belum diverifikasi secara independen.
Saat ini, AS menempatkan sekitar 15.000 personel di Karibia dan Teluk Meksiko, termasuk gugus tempur kapal induk, jet tempur F-35, dan kapal penjaga pantai. Gedung Putih menyebut postur militer ini sebagai "karantina" maritim, yang bertujuan untuk menegakkan sanksi dan mengganggu ekspor minyak serta jalur perdagangan ilegal di negara tersebut. (The Guardian/Z-2)
Pemimpin oposisi Venezuela Maria Corina Machado menyerahkan medali Nobel Perdamaian militer kepada Donald Trump.
Militer AS menyita kapal tanker Veronica di Laut Karibia sebagai bagian dari blokade minyak Venezuela. Pemerintahan Trump mulai menjual minyak hasil sitaan senilai US$500 juta.
SATU tahun memasuki masa jabatan keduanya, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menghancurkan tatanan usai Perang Dunia II yang belum pernah terjadi.
Drama di Capitol Hill berakhir dengan kemenangan Donald Trump. Republikan gagalkan resolusi pembatasan wewenang militer di Venezuela lewat suara penentu JD Vance.
Presiden Interim Venezuela Delcy Rodriguez mengumumkan pembebasan ratusan tahanan. Donald Trump klaim hubungan AS-Venezuela kini membaik.
INDONESIA menyatakan keprihatinan besar terhadap kondisi tatanan dunia dan penegakan hukum internasional yang semakin rapuh.
Presiden AS Donald Trump pertimbangkan serangan udara ke Iran menyusul tindakan keras rezim terhadap pengunjuk rasa.
Presiden Donald Trump mengkaji berbagai opsi serangan militer dan siber terhadap Iran setelah jatuhnya ratusan korban jiwa dalam protes anti-rezim di Tehran.
Penjaga Pantai AS resmi menghentikan pencarian korban di Samudra Pasifik setelah serangan militer terhadap konvoi kapal penyelundup narkoba.
Militer AS melancarkan serangan mematikan terhadap kapal yang disebut terkait organisasi teroris di Karibia atas perintah Presiden Donald Trump.
Pemerintahan Donald Trump menegaskan tidak memiliki rencana untuk melancarkan serangan di wilayah Venezuela.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved