Zelensky Ungkap Rencana 20 Poin untuk Akhiri Perang Ukraina-Rusia
Dhika Kusuma Winata
24/12/2025 20:57
Volodymyr Zelensky.(AFP/BRENDAN SMIALOWSKI)
PRESIDEN UkrainaVolodymyr Zelensky membeberkan kerangka rencana perdamaian terbaru yang diprakarsai Amerika Serikat untuk mengakhiri perang dengan Rusia. Dokumen berisi 20 poin itu disebut telah disepakati oleh perunding Kyiv dan Washington lalu disampaikan kepada Moskow untuk dimintai tanggapan.
Zelensky menjelaskan, rencana tersebut akan dilengkapi perjanjian bilateral tambahan antara Ukraina dan Amerika Serikat, terutama terkait jaminan keamanan dan rekonstruksi pascaperang.
Meski draf resmi belum dipublikasikan, kepala negara Ukraina itu memaparkan substansinya secara rinci kepada wartawan di Kyiv, Rabu (24/12).
Berikut 20 poin yang disampaikan Zelensky untuk akhiri perang Ukraina-Rusia:
Kedaulatan Ukraina akan ditegaskan kembali. Kami menyatakan bahwa Ukraina adalah negara berdaulat, dan seluruh penandatangan perjanjian mengonfirmasi hal ini melalui tanda tangan mereka.
Dokumen ini merupakan perjanjian nonagresi penuh dan tanpa syarat antara Rusia dan Ukraina. Untuk mendukung perdamaian jangka panjang, akan dibentuk mekanisme pemantauan untuk mengawasi garis kontak melalui pemantauan tanpa awak berbasis antariksa, guna memastikan pemberitahuan dini atas pelanggaran dan menyelesaikan konflik. Tim teknis akan menyepakati seluruh detailnya.
Ukraina akan menerima jaminan keamanan yang kuat.
Kekuatan Angkatan Bersenjata Ukraina akan tetap berada pada 800.000 personel pada masa damai.
Amerika Serikat, NATO, dan negara-negara Eropa penandatangan akan memberikan jaminan keamanan kepada Ukraina yang mencerminkan Pasal 5.
Jika Rusia menginvasi Ukraina, selain respons militer terkoordinasi, seluruh sanksi global terhadap Rusia akan diberlakukan kembali.
Jika Ukraina menginvasi Rusia atau membuka tembakan ke wilayah Rusia tanpa provokasi, jaminan keamanan akan dianggap batal dan tidak berlaku. Jika Rusia membuka tembakan ke Ukraina, jaminan keamanan akan mulai berlaku.
Jaminan keamanan bilateral tidak dikecualikan dalam perjanjian ini.
Rusia akan memformalkan kebijakan nonagresi terhadap Eropa dan Ukraina dalam seluruh undang-undang yang diperlukan dan seluruh dokumen ratifikasi yang diwajibkan.
Ukraina akan menjadi anggota Uni Eropa dalam jangka waktu yang ditetapkan secara khusus, dan Ukraina akan menerima akses istimewa jangka pendek ke pasar Eropa.
Paket pembangunan global yang kuat untuk Ukraina akan ditetapkan dalam perjanjian terpisah mengenai investasi dan kemakmuran masa depan. Hal ini akan mencakup berbagai bidang ekonomi, termasuk namun tidak terbatas pada:
Pembentukan Dana Pembangunan Ukraina untuk berinvestasi pada sektor-sektor dengan pertumbuhan tinggi, termasuk teknologi, pusat data, dan kecerdasan buatan.
Amerika Serikat dan perusahaan-perusahaan AS akan bekerja sama dengan Ukraina dan berinvestasi bersama dalam pemulihan, serta pengembangan, modernisasi, dan pengoperasian infrastruktur gas Ukraina, termasuk jaringan pipa dan fasilitas penyimpanannya.
Upaya bersama akan dilakukan untuk merekonstruksi wilayah-wilayah yang terdampak perang, dengan tujuan memulihkan, membangun kembali, dan memodernisasi kota-kota serta kawasan permukiman.
Pembangunan infrastruktur.
Ekstraksi mineral dan sumber daya alam.
Bank Dunia akan menyediakan paket pembiayaan khusus untuk memastikan pendanaan guna mempercepat upaya-upaya ini.
Kelompok kerja tingkat tinggi akan dibentuk, termasuk penunjukan seorang pemimpin keuangan global terkemuka sebagai administrator kemakmuran untuk mengorganisasi pelaksanaan rencana pemulihan strategis dan memaksimalkan peluang kemakmuran masa depan.
Sejumlah dana akan dibentuk untuk menangani pemulihan ekonomi Ukraina, rekonstruksi wilayah dan kawasan yang rusak, serta isu-isu kemanusiaan.
Amerika Serikat dan negara-negara Eropa akan membentuk dana modal dan hibah dengan target sebesar US$200 miliar untuk investasi yang transparan dan efektif di Ukraina.
Berbagai investasi modal dan instrumen keuangan lainnya akan dikerahkan untuk rekonstruksi Ukraina pascaperang. Lembaga-lembaga rekonstruksi global akan menggunakan mekanisme untuk memperkuat dan memfasilitasi upaya-upaya ini.
Ukraina akan menerapkan standar global terbaik untuk menarik investasi langsung asing.
Ukraina mempertahankan hak atas kompensasi atas kerusakan yang ditimbulkan.
Setelah penandatanganan perjanjian ini, Ukraina akan mempercepat proses penyelesaian perjanjian perdagangan bebas dengan Amerika Serikat.
Ukraina menegaskan bahwa negara tersebut akan tetap menjadi negara nonnuklir sesuai dengan Traktat Non-Proliferasi Senjata Nuklir.
Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Zaporizhzhia akan dioperasikan secara bersama oleh tiga negara: Ukraina, Amerika Serikat, dan Rusia.
Kedua negara berkomitmen untuk menerapkan program pendidikan di sekolah-sekolah dan di seluruh masyarakat yang mendorong pemahaman dan toleransi terhadap budaya yang berbeda serta menghapus rasisme dan prasangka. Ukraina akan menerapkan aturan Uni Eropa tentang toleransi beragama dan perlindungan bahasa minoritas.
Di wilayah Donetsk, Luhansk, Zaporizhzhia, dan Kherson, garis penempatan pasukan pada tanggal perjanjian ini diakui secara de facto sebagai garis kontak.
Kami secara de facto mengonfirmasi sebagai para pihak bahwa inilah garis kontak—posisi kami saat ini.
Kelompok kerja akan bersidang untuk menentukan penarikan atau penataan ulang pasukan yang diperlukan guna mengakhiri konflik, serta untuk menetapkan parameter zona ekonomi khusus di masa depan.
Setelah kesetaraan pergerakan pasukan tercapai, pasukan internasional akan ditempatkan di sepanjang garis kontak untuk memantau kepatuhan terhadap perjanjian ini. Jika diputuskan untuk membentuk zona semacam itu, hal tersebut memerlukan persetujuan khusus dari parlemen Ukraina atau referendum.
Federasi Rusia harus menarik pasukannya dari wilayah Dnipropetrovsk, Mykolaiv, Sumy, dan Kharkiv agar perjanjian ini dapat berlaku.
Para pihak sepakat untuk mematuhi aturan, jaminan, dan kewajiban Konvensi Jenewa 1949 dan protokol tambahannya, yang berlaku sepenuhnya di wilayah tersebut, termasuk hak asasi manusia yang diakui secara universal.
Setelah mencapai kesepakatan mengenai pengaturan wilayah di masa depan, baik Federasi Rusia maupun Ukraina berkomitmen untuk tidak mengubah kesepakatan tersebut dengan kekerasan.
Rusia tidak akan menghalangi Ukraina dalam menggunakan Sungai Dnipro dan Laut Hitam untuk tujuan komersial.
Komite kemanusiaan akan dibentuk untuk menyelesaikan isu-isu yang masih tersisa.
Seluruh tawanan perang yang tersisa, termasuk mereka yang dihukum oleh sistem Rusia sejak 2014 hingga sekarang, akan dipertukarkan berdasarkan prinsip semua-untuk-semua.
Seluruh warga sipil yang ditahan dan sandera, termasuk anak-anak dan tahanan politik, akan dipulangkan.
Langkah-langkah akan diambil untuk menangani permasalahan dan penderitaan para korban konflik.
Ukraina harus menyelenggarakan pemilihan umum sesegera mungkin setelah perjanjian ini ditandatangani.
Perjanjian ini bersifat mengikat secara hukum. Pelaksanaannya akan dipantau dan dijamin oleh Dewan Perdamaian yang diketuai Presiden Trump. Ukraina, Eropa, NATO, Rusia, dan Amerika Serikat akan menjadi bagian dari mekanisme ini. Sanksi akan diberlakukan jika terjadi pelanggaran.
Setelah seluruh pihak menyetujui perjanjian ini, gencatan senjata penuh akan segera berlaku. (AFP/I-3)
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky resmi menunjuk Kyrylo Budanov sebagai Kepala Staf Presiden di tengah skandal korupsi dan perombakan kabinet besar-besaran.
PENGAMAT militer Khairul Fahmi, mencurigai adanya jalur klandestin atau perantara yang memfasilitasi rekrutmen eks personel Brimob Bripda Rio menjadi tentara bayaran Rusia
Pengamat kepolisian Bambang Rukminto menyoroti kasus Bripda Muhammad Rio, mantan personel Satuan Brimob Polda Aceh, yang diketahui bergabung dengan pasukan tentara bayaran di Rusia
RUSIA dan Tiongkok siap mendukung Iran yang dilanda protes dan diancam oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Namun, dukungan itu akan berkurang jika AS melakukan aksi militer.