Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Ukraina: Rusia Langgar Hukum Maritim dalam Serangan Kapal Turki

Khoerun Nadif Rahmat
14/12/2025 13:03
Ukraina: Rusia Langgar Hukum Maritim dalam Serangan Kapal Turki
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy(Instagram/@zelenskyy_official)

UKRAINA menuding Rusia menyerang kapal Turki yang mengangkut minyak bunga matahari menuju Mesir dengan drone di Laut Hitam, Sabtu (13/12), serangan yang disebut melanggar hukum maritim dan mengancam keamanan pangan global.

Angkatan Laut Ukraina menyatakan kapal bernama Viva diserang secara sengaja saat berlayar di perairan terbuka. Kapal itu membawa 11 warga negara Turki dan tengah mengangkut minyak bunga matahari ke Mesir.

Dalam pernyataan di Telegram, Angkatan Laut Ukraina memastikan tidak ada korban luka dan kapal tetap melanjutkan pelayaran. Mereka juga menuding Rusia melanggar hukum maritim internasional.  

“Serangan itu dilakukan di laut lepas di zona ekonomi eksklusif Ukraina, di luar jangkauan sistem pertahanan udara Ukraina,” demikian pernyataan Angkatan Laut Ukraina dikutip dari The Straits Times.

Angkatan Laut Ukraina juga menyebut pihaknya telah menjalin komunikasi dengan kapten kapal untuk memantau situasi pascaserangan.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengecam keras insiden itu dan berjanji akan mengambil langkah balasan. “Ini adalah serangan terhadap keamanan pangan,” kata Zelensky dalam pidato malamnya. 

"Menyerang kapal semacam itu, yang tidak ada kaitannya dengan perang, adalah tantangan langsung Rusia terhadap seluruh dunia.”

Zelensky menambahkan Ukraina akan berkoordinasi dengan para mitra internasional. “Kami akan bekerja dengan para mitra untuk menentukan bagaimana merespons ini. Akan ada respons,” ujarnya.

Sehari sebelumnya, pada Jumat (12/12), Rusia juga menyerang dua pelabuhan Ukraina. Menurut Angkatan Laut Ukraina, serangan tersebut merusak tiga kapal milik perusahaan Turki, dengan kebakaran besar dilaporkan terjadi di salah satu kapal.

Rangkaian serangan itu terjadi setelah Moskow mengancam akan “memutus Ukraina dari laut” menyusul serangan Kyiv yang merusak tiga kapal tanker armada bayangan yang menuju Rusia untuk mengekspor minyak. (H-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya