Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBICARAAN antara negosiator Amerika Serikat (AS) dan Ukraina mengenai proposal kesepakatan damai dengan Rusia berakhir tanpa hasil berarti di Miami.
Menurut pejabat Ukraina, sejumlah isu mendasar, terutama terkait jaminan keamanan dan persoalan teritorial, masih belum memperoleh kesepakatan.
Pertemuan intensif yang berlangsung sejak Kamis itu mempertemukan utusan khusus AS Steve Witkoff, menantu Presiden AS Donald Trump Jared Kushner, serta pejabat Ukraina Rustem Umerov dan Andriy Hnatov.
"Namun setelah tiga hari diskusi, isu-isu sulit tetap ada," kata Duta Besar Ukraina untuk AS, Olga Stefanishyna, Sabtu (6/12).
"Hambatan utama saat ini berkaitan dengan persoalan wilayah dan jaminan keamanan, dan kami terus mencari format terbaik untuk mengatasinya," tambah Stefanishyna.
"Rincian lebih lanjut akan disampaikan setelah seluruh informasi dirangkum," lanjutnya.
Isu wilayah dan jaminan keamanan menjadi titik paling sensitif dalam setiap upaya perundingan. Ukraina menegaskan bahwa akhir perang yang adil harus mencakup jaminan keamanan yang kuat, tanpa menuntut mereka menyerahkan wilayah tambahan kepada Rusia.
Saat dialog berlangsung, Presiden Rusia Vladimir Putin kembali menegaskan kepada wartawan di India bahwa Moskow bermaksud menguasai seluruh wilayah Donbas dengan cara apa pun.
Pertemuan di Miami ini diselenggarakan setelah kunjungan Kushner dan Witkoff ke Moskow. Presiden Trump sebelumnya menyatakan bahwa delegasi AS telah melakukan pertemuan sangat baik dengan Putin dan meyakini pemimpin Rusia itu ingin perang segera berakhir, meski belum ada langkah konkret.
Dalam unggahan di media sosial pada Sabtu (6/12), Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyampaikan bahwa ia mengadakan pembicaraan telepon panjang dan produktif dengan Witkoff, Kushner serta delegasi Ukraina di Miami.
"Kami membahas banyak aspek dan meninjau poin-poin kunci yang bisa menghentikan pertumpahan darah dan menghilangkan ancaman invasi besar-besaran Rusia berikutnya," ucap Zelensky.
"Kami telah menyepakati langkah selanjutnya dan format pembicaraan dengan Amerika Serikat," lanjutnya.
Ia menambahkan bahwa risiko Rusia mengingkari komitmennya tetap menjadi perhatian utama. Zelensky menyebut Hnatov dan Umerov akan memberikan laporan lengkap setelah kembali ke Ukraina.
"Tak semua hal bisa dibahas lewat telepon," katanya.
Isu perdamaian dan parameter negosiasi juga akan menjadi agenda dalam pertemuan Zelensky dengan para pemimpin Prancis, Inggris dan Jerman di London pada Senin mendatang.
"Diskusi tersebut akan membahas situasi dan perkembangan negosiasi dalam kerangka mediasi Amerika," ujar Presiden Prancis Emmanuel Macron.
Sementara itu, Kremlin menyambut baik strategi keamanan nasional baru Amerika Serikat yang dirilis pada Jumat. Dokumen tersebut menandai perubahan besar dalam pendekatan luar negeri Washington dan mengambil posisi lebih konfrontatif terhadap Eropa.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menyatakan strategi baru itu menghapus bahasa yang sebelumnya menggambarkan Rusia sebagai ancaman, menurut kantor berita negara TASS.
"Kami menilai ini langkah positif," ujarnya.
Dokumen itu menyebut Rusia dipersepsikan negara-negara Eropa sebagai ancaman eksistensial, namun menempatkan AS sebagai aktor utama dalam upaya memulihkan stabilitas di Eropa dan menjaga keseimbangan strategis dengan Rusia.
Sebagai perbandingan, strategi keamanan nasional pada era Biden tahun 2022 menyebut Rusia sebagai ancaman langsung terhadap sistem internasional yang bebas dan terbuka menyusul invasinya ke Ukraina.
Strategi baru tersebut juga menegaskan kembali dorongan pemerintahan Trump untuk mengakhiri persepsi bahwa NATO merupakan aliansi yang terus berkembang tanpa batas. (CNN/Fer/I-1)
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menegaskan kedaulatan dan jaminan keamanan sebagai prioritas utama dalam pembicaraan damai.
Di balik ketegangan NATO, media pemerintah Rusia justru memuji rencana Donald Trump mencaplok Greenland. Apakah ini taktik pecah belah Barat?
PENGAMAT militer Khairul Fahmi, mencurigai adanya jalur klandestin atau perantara yang memfasilitasi rekrutmen eks personel Brimob Bripda Rio menjadi tentara bayaran Rusia
Pengamat kepolisian Bambang Rukminto menyoroti kasus Bripda Muhammad Rio, mantan personel Satuan Brimob Polda Aceh, yang diketahui bergabung dengan pasukan tentara bayaran di Rusia
Seorang anggota dapat dijatuhi PTDH jika meninggalkan tugasnya secara tidak sah (desersi) dalam waktu lebih dari 30 hari kerja secara berturut-turut.
Desersi adalah tindakan meninggalkan tugas atau dinas tanpa izin pimpinan dalam jangka waktu tertentu dengan maksud untuk tidak kembali lagi.
RUSIA dan Tiongkok siap mendukung Iran yang dilanda protes dan diancam oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Namun, dukungan itu akan berkurang jika AS melakukan aksi militer.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved