Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Inggris Peringatkan Rusia Pasca-serangkaian Insiden Maritim

Khoerun Nadif Rahmat
05/12/2025 12:22
Inggris Peringatkan Rusia Pasca-serangkaian Insiden Maritim
Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden AS Donald Trump berjalan menuju tempat pertemuan tingkat tinggi di di Anchorage, Alaska, Jumat (15/8/2025).(Handout Kremlin Press Office)

PEMERINTAH Inggris menyampaikan peringatan kepada Rusia terkait meningkatnya risiko terhadap infrastruktur bawah laut di kawasan Atlantik Utara.

Langkah itu disampaikan menyusul serangkaian insiden maritim termasuk dengan keberadaan kapal selam Rusia yang dinilai membahayakan keselamatan dan stabilitas kawasan.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Inggris John Healey menyampaikan peringatan setelah kapal militer Rusia, Yantar, kembali memasuki perairan Inggris untuk kedua kalinya tahun ini. 

Healey mengatakan kapal tersebut mengarahkan laser ke pilot Angkatan Udara Inggris. Ia menyebut tindakan itu sangat berbahaya.

Sejumlah negara NATO terus meningkatkan pengawasan terhadap instalasi bawah laut menyusul dugaan sabotase kabel telekomunikasi dan jaringan energi dalam beberapa bulan terakhir.

Pada September, Norwegia mengumumkan pembelian sedikitnya lima fregat Type-26 dari Inggris senilai 10 miliar poundsterling. 

BAE Systems memenangkan kontrak tersebut mengalahkan penawaran perusahaan dari Prancis, Jerman, dan Amerika Serikat.

Kesepakatan antara Inggris dan Norwegia juga meliputi pelatihan sepanjang tahun bagi marinir Inggris di Norwegia untuk mempersiapkan pertempuran dalam kondisi ekstrem, serta keterlibatan Inggris dalam program pengembangan kapal induk tanpa awak untuk operasi penyapuan ranjau dan perang bawah laut.

“Kita akan berpatroli di Atlantik Utara sebagai satu kesatuan, berlatih bersama di Arktik, dan mengembangkan peralatan canggih yang akan menjaga keselamatan warga kita saat ini dan di masa depan,” kata Healey dikutip dari AFP. (Ndf/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya