Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Inggris Siaga Tinggi: Menteri Pertahanan Peringatkan Ancaman Rusia Setelah Laser Sasar Pilot RAF

Ferdian Ananda Majni
20/11/2025 13:04
Inggris Siaga Tinggi: Menteri Pertahanan Peringatkan Ancaman Rusia Setelah Laser Sasar Pilot RAF
Ilustrasi.(AFP/NATALIA KOLESNIKOVA)

KEPALA pertahanan Inggris memperingatkan bahwa ancaman terhadap keamanan nasional kini berada pada level yang semakin serius setelah pilot RAF terkena paparan laser dari kapal intelijen Rusia

Menteri Pertahanan John Healey mengatakan bahwa Vladimir Putin tengah meningkatkan pola agresinya, dan publik harus memahami bahwa mereka memasuki era ancaman baru.

Dalam beberapa hari terakhir, Angkatan Laut dan Angkatan Udara dikerahkan untuk mengawasi Yantar, kapal mata-mata Kremlin yang bergerak di perairan Inggris. 

Healey mengonfirmasi adanya insiden laser yang diarahkan ke pesawat militer Inggris, sebuah tindakan yang ia sebut sangat berbahaya, sebelum mengirim peringatan langsung kepada Moskow, "Kami melihatmu,"

Yantar Memasuki Perairan Inggris di Tengah Ketegangan

Menurut sumber Kementerian Pertahanan, Yantar sempat berada di wilayah maritim Inggris antara 5 hingga 11 November, sebelum terdeteksi lagi di utara Skotlandia. Kapal itu dikenal memiliki kemampuan pengawasan di masa damai dan potensi sabotase kabel bawah laut pada masa konflik.

Healey menegaskan bahwa militer siap mengambil tindakan jika kapal itu mengubah arah di tengah naiknya ketegangan London-Moskow.

"Kita melihat Putin meningkatkan serangannya di Ukraina, tetapi dia meningkatkan agresinya secara lebih luas," katanya.

Era Baru Pertahanan Inggris

Healey menekankan bahwa situasi terbaru ini menjadi alarm bagi masyarakat untuk memahami ancaman modern yang terus berkembang. Ia mengatakan pemerintah berkomitmen menaikkan anggaran pertahanan secara signifikan sebagai respons terhadap gambaran ancaman yang berubah.

Pada Januari lalu, Yantar juga diawasi oleh kapal selam bertenaga nuklir Inggris setelah ditemukan dekat kabel bawah laut. Ketika ditanya tentang eskalasi terbaru ini. "Lihat, ini pengingat akan meningkatnya ancaman Rusia," jawab Healey.

Ia melanjutkan bahwa pihaknya mengetahui persis fungsi kapal tersebut dan alasan keberadaannya di kawasan.

"Kami tahu persis apa yang dirancang untuknya. Kami tahu persis apa yang telah dilakukannya," tambahnya.

Inggris Mengirim Sinyal Tegas ke Kremlin

Pada konferensi pers di Downing Street, Healey menjelaskan bahwa Yantar berada di tepi perairan Inggris. "Kami melihat Anda, kami tahu apa yang Anda lakukan, dan jika Yantar berlayar ke selatan minggu ini, kami siap," tegasnya. Ia menambahkan bahwa pemerintah memiliki opsi militer yang siap jika Yantar mengubah arah.

Menteri Luar Negeri Yvette Cooper turut menuding Rusia meningkatkan provokasi setelah gagal mencapai tujuan militernya di Ukraina. "Kami bisa melihat pendekatan yang mereka ambil, kami tidak punya ilusi tentang apa yang mereka lakukan," ujarnya.

Dugaan Sabotase di Eropa Timur

Pernyataan itu muncul setelah Polandia menuduh Rusia berada di balik ledakan di jalur kereta dekat kota Mika, salah satu rute utama menuju Ukraina. Menteri Luar Negeri Radoslaw Sikorski menyebut peristiwa itu sebagai tindakan terorisme negara dan menutup konsulat Rusia terakhir di negaranya.

"Ini jelas merupakan tindakan sabotase yang tidak dapat diterima dan saya telah menawarkan dukungan penuh Inggris kepada Polandia dalam penyelidikan mereka," Cooper.

Awal bulan ini, Angkatan Laut Belanda juga mengawal Yantar keluar dari wilayah Laut Utara. 

Sementara itu, Downing Street menolak mengungkap apakah pemerintah telah menyampaikan protes resmi kepada Rusia. 

Juru bicara Perdana Menteri hanya mengatakan bahwa posisi Inggris mengenai campur tangan Rusia sudah jelas, tanpa merinci langkah diplomatik apa pun. (Mirror/I-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Budi Ernanto
Berita Lainnya