Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

298 Warga Venezuela Dideportasi AS, Ketegangan Washington-Caracas Meningkat

Thalatie K Yani
17/11/2025 09:12
298 Warga Venezuela Dideportasi AS, Ketegangan Washington-Caracas Meningkat
Ilustrasi(Media Sosial X)

SEBANYAK 298 warga negara Venezuela yang dideportasi dari Amerika Serikat (AS) tiba di Caracas, Jumat, menurut Kementerian Dalam Negeri, Kehakiman, dan Perdamaian Venezuela. Mereka diterbangkan dari El Paso, Texas, dan mendarat di Bandara Internasional Maquetia Simón Bolívar.

Setibanya di Caracas, para deportan disambut otoritas keselamatan sipil yang menerapkan “protokol yang relevan” untuk proses pemulangan kembali ke negara asal, sebagaimana disampaikan kementerian melalui unggahan di Instagram.

Menurut organisasi pemerintah Vuelta a la Patria, yang bertugas menangani kepulangan warga Venezuela, rombongan tersebut terdiri dari 240 pria, 47 perempuan, enam anak laki-laki, dan lima anak perempuan.

Pemulangan massal ini berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan antara Washington dan Caracas. Presiden AS Donald Trump tengah mempertimbangkan sejumlah opsi terkait kemungkinan operasi militer di wilayah Venezuela.

Sebelum pengerahan aset militer AS di kawasan Karibia, pemerintahan Trump telah meningkatkan jumlah deportasi ke berbagai negara. Repatriasi ke Venezuela sempat terhenti karena ketiadaan hubungan diplomatik antara kedua negara, sebelum akhirnya dilanjutkan kembali pada Maret tahun ini.

Awal tahun ini, Menteri Keamanan Dalam Negeri Kristi Noem menyampaikan kebijakan untuk mengakhiri program temporary protected status (TPS) bagi warga Venezuela di AS. Pada Oktober, Mahkamah Agung memberi lampu hijau bagi pemerintahan Trump untuk mencabut perlindungan deportasi sementara bagi 300.000 warga Venezuela.

Pemulangan terbaru ini menjadi salah satu langkah imigrasi paling signifikan terkait Venezuela dalam beberapa bulan terakhir, di tengah memburuknya hubungan kedua negara dan terus berlanjutnya arus migrasi warga Venezuela ke Amerika Serikat. (CNN/Z-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik