Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
SEHARI setelah Senat Amerika Serikat meloloskan rancangan anggaran untuk mengakhiri penutupan pemerintahan (goverment shutdown) terpanjang dalam sejarah negara itu. Kini bola panas berpindah ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
DPR dijadwalkan melakukan pemungutan suara pekan ini untuk menentukan nasib rancangan pendanaan tersebut. Berbeda dengan Senat, Partai Republik memiliki cukup kursi untuk meloloskan rancangan tanpa dukungan Partai Demokrat, asalkan seluruh anggotanya kompak. Namun, margin suara yang tipis membuat proses ini berisiko tinggi.
Salah satu isu yang masih menjadi batu sandungan adalah desakan Partai Demokrat untuk memperpanjang kredit pajak. Kredit pajak ini yang menurunkan biaya asuransi kesehatan bagi sekitar 24 juta warga AS.
Senat sebelumnya hanya menyetujui untuk memberikan suara terpisah terkait perpanjangan subsidi tersebut pada Desember mendatang, tawaran yang sebenarnya sudah diajukan berminggu-minggu sebelumnya.
Ketua DPR Mike Johnson pun belum berkomitmen untuk mengizinkan pemungutan suara mengenai kebijakan ini di DPR. Sikap tersebut menimbulkan risiko politik bagi Partai Republik. Jika subsidi dihentikan, premi asuransi kesehatan bisa melonjak tajam. Hal itu membuka peluang bagi Demokrat untuk menjadikannya isu utama dalam kampanye pemilu sela tahun depan.
Anggota Kongres Marjorie Taylor Greene, Republikan konservatif dari Georgia, bahkan memperingatkan partainya agar memastikan premi tidak melonjak. Sementara itu, Partai Republik sedang menyiapkan rencana baru, termasuk usulan agar dana subsidi langsung diberikan ke individu, bukan perusahaan asuransi.
Meski sedang tidak berkuasa di Washington, Demokrat merasa mendapatkan angin segar setelah memenangkan beberapa pemilu lokal di Virginia, New Jersey, dan New York City pekan lalu. Namun, kemenangan itu justru memperdalam perbedaan antara faksi progresif dan moderat dalam partai.
Senator Bernie Sanders menyebut kompromi terhadap anggaran sebagai “kesalahan besar”, sementara Gubernur California Gavin Newsom menilainya sebagai bentuk “penyerahan diri”. Ketua Kaukus Progresif DPR, Greg Casar, menegaskan, “Kesepakatan yang tidak menurunkan biaya kesehatan adalah bentuk pengkhianatan terhadap jutaan rakyat.”
Namun sejumlah Demokrat moderat seperti Jared Golden dari Maine dan Henry Cuellar dari Texas kemungkinan besar akan mendukung paket anggaran tersebut. “Sudah saatnya menempatkan kepentingan negara di atas partai,” tulis Cuellar di media sosial.
Partai Republik menguasai 219 kursi, sementara Demokrat memiliki 213. Artinya, Partai Republik hanya bisa kehilangan dua suara jika ingin meloloskan rancangan anggaran. Beberapa anggota seperti Thomas Massie dari Kentucky diperkirakan akan menolak karena alasan disiplin fiskal.
Rencana anggaran tersebut akan menambah utang nasional sebesar sekitar US$1,8 triliun per tahun, sehingga total utang mencapai US$38 triliun. Senator Rand Paul menjadi satu-satunya Republikan di Senat yang menolak dengan alasan serupa.
Sementara itu, kelompok konservatif House Freedom Caucus mendorong agar anggaran diperpanjang lebih lama dan disertai langkah tegas menekan pengeluaran pemerintah.
Setelah tujuh minggu masa reses, Ketua DPR Mike Johnson meminta para anggota segera kembali ke Washington untuk melakukan pemungutan suara, yang dijadwalkan paling cepat Rabu sore. Namun, badai salju dan penundaan penerbangan di wilayah Midwest berpotensi menghambat kehadiran anggota Kongres.
Dengan banyaknya faktor politik dan logistik yang harus diatasi, masa depan rancangan anggaran AS kini bergantung pada keseimbangan tipis antara kompromi dan kalkulasi politik kedua partai. (BBC/Z-2)
Penutupan pemerintahan Amerika Serikat selama 43 hari berakhir. Di balik berakhirnya krisis ini, Partai Demokrat justru terpecah dan Trump mengklaim kemenangan.
Dalam pidato akhir penutupan pemerintahan, Donald Trump menyoroti isu biaya kesehatan sebagai fokus utama menuju pemilu paruh waktu 2026.
Akhir penutupan pemerintahan AS selama 43 hari disambut positif oleh industri penerbangan. Maskapai berharap operasional kembali normal menjelang musim liburan Thanksgiving.
Presiden Donald Trump menandatangani RUU pendanaan pemerintah yang mengakhiri penutupan (shutdown) terpanjang dalam sejarah Amerika Serikat setelah 43 hari.
Kongres AS menyetujui RUU pendanaan sementara untuk mengakhiri penutupan pemerintahan selama 43 hari.
Mahkamah Agung Amerika Serikat memperpanjang izin sementara bagi pemerintahan Trump untuk menahan pembayaran penuh bantuan pangan SNAP, menunggu keputusan Kongres.
Ribuan pesan antara Jeffrey Epstein dan tokoh-tokoh elite Amerika dirilis DPR AS, mengungkap jejaring pengaruhnya meski berstatus predator seksual sejak 2008.
Presiden Donald Trump menyatakan siap menandatangani RUU yang mewajibkan Departemen Kehakiman membuka seluruh dokumen terkait kasus Jeffrey Epstein.
Anggota Kongres AS menuding Andrew Mountbatten-Windsor menghindari permintaan pemeriksaan terkait penyelidikan penanganan kasus Jeffrey Epstein.
Donald Trump berubah sikap dengan mendorong Partai Republik merilis berkas kasus Jeffrey Epstein.
Ketua DPR AS Mike Johnson memastikan voting RUU yang memaksa Departemen Kehakiman merilis seluruh berkas kasus Jeffrey Epstein akan digelar pekan depan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved