Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
KONGRES Amerika Serikat akhirnya sepakat mengakhiri penutupan pemerintahan (goverment shutdown) federal terpanjang dalam sejarah. Setelah disetujui oleh Senat, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) juga meloloskan Rancangan Undang-Undang (RUU) pendanaan sementara yang akan membuka kembali layanan pemerintah setelah 43 hari berhenti beroperasi.
RUU tersebut disetujui pada Rabu malam waktu setempat dengan hasil pemungutan suara 222 berbanding 209. Hampir seluruh anggota Partai Republik mendukung, disertai sebagian kecil anggota Demokrat. Kesepakatan ini menandai berakhirnya kebuntuan politik selama enam minggu yang berakar pada perdebatan mengenai program Obamacare, yang sejak lama ditentang oleh Partai Republik.
RUU ini akan membuka kembali pemerintahan hingga 30 Januari mendatang, menciptakan “tebing pendanaan” baru yang menuntut Kongres untuk menyepakati anggaran jangka panjang sebelum tenggat berikutnya. Meski demikian, beberapa lembaga penting yang terdampak selama penutupan kali ini akan mendapatkan pendanaan penuh hingga akhir tahun fiskal 2026, sehingga terhindar dari potensi konflik politik di masa depan.
Oval Office
Gedung Putih mengonfirmasi Presiden Donald Trump akan menandatangani RUU tersebut secara langsung di hadapan media dari Oval Office pada pukul 9.45 malam waktu setempat. Awalnya, Trump dijadwalkan menggelar makan malam tertutup bersama beberapa wartawan pada pukul 7.30 malam, namun acara itu dibatalkan dan diganti dengan seremoni penandatanganan terbuka.
Perubahan jadwal itu muncul setelah juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, memberi isyarat dalam konferensi pers. Leavitt mengatakan wartawan mungkin akan melihat presiden “nanti malam” ketika menandatangani RUU tersebut.
Penandatanganan ini akan menandai berakhirnya penutupan pemerintahan terpanjang dalam sejarah Amerika Serikat. Sebuah krisis politik yang menyebabkan jutaan pegawai federal dirumahkan tanpa bayaran dan menunda berbagai layanan publik penting selama lebih dari enam minggu. (CNN/Z-2)
PARA penasihat Presiden AS tidak sabar menghadapi keberatan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat mereka terus mendorong fase kedua dari rencana perdamaian Gaza.
DEWAN Perdamaian Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut dirinya sebagai badan penjaga perdamaian internasional baru dan keanggotaan tetap tidak akan murah.
PEMERINTAHAN AS meminta negara-negara yang menginginkan tempat tetap di Dewan Perdamaian Gaza untuk menyumbang setidaknya US$1 miliar atau sekitar Rp17 triliun.
SERUAN Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang kian gencar agar AS merebut atau memperoleh Greenland memicu gelombang kritik baru, termasuk dari kalangan Partai Republik sendiri.
PENTAGON di bawah Donald Trump menginstruksikan sekitar 1.500 personel militer aktif yang bermarkas di Alaska untuk bersiaga menghadapi kemungkinan penugasan ke Minnesota,
UNI Eropa mulai mempertimbangkan langkah balasan keras terhadap Amerika Serikat (AS) menyusul ancaman Presiden Donald Trump untuk memberlakukan tarif tinggi dan tekanan terkait Greenland.
Penutupan pemerintahan Amerika Serikat selama 43 hari berakhir. Di balik berakhirnya krisis ini, Partai Demokrat justru terpecah dan Trump mengklaim kemenangan.
Dalam pidato akhir penutupan pemerintahan, Donald Trump menyoroti isu biaya kesehatan sebagai fokus utama menuju pemilu paruh waktu 2026.
Akhir penutupan pemerintahan AS selama 43 hari disambut positif oleh industri penerbangan. Maskapai berharap operasional kembali normal menjelang musim liburan Thanksgiving.
Presiden Donald Trump menandatangani RUU pendanaan pemerintah yang mengakhiri penutupan (shutdown) terpanjang dalam sejarah Amerika Serikat setelah 43 hari.
Mahkamah Agung Amerika Serikat memperpanjang izin sementara bagi pemerintahan Trump untuk menahan pembayaran penuh bantuan pangan SNAP, menunggu keputusan Kongres.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved