Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Trump Siap Teken RUU Pembukaan Berkas Jeffrey Epstein

Thalatie K Yani
18/11/2025 07:19
Trump Siap Teken RUU Pembukaan Berkas Jeffrey Epstein
Presiden Donald Trump menyatakan siap menandatangani RUU yang mewajibkan Departemen Kehakiman membuka seluruh dokumen terkait kasus Jeffrey Epstein. (Media Sosial X)

PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump menyatakan kesiapannya menandatangani rancangan undang-undang (RUU) yang mewajibkan Departemen Kehakiman (DOJ) merilis berkas terkait kasus Jeffrey Epstein, jika RUU tersebut sampai ke mejanya. Ia menegaskan isu itu tidak boleh mengalihkan perhatian publik dari apa yang disebutnya sebagai capaian pemerintahannya.

“Tentu saja aku akan melakukannya,” kata Trump ketika ditanya apakah ia akan menandatangani RUU tersebut, yang rencananya dibahas DPR pada Selasa.

“Biarkan Senat melihatnya, biarkan siapa pun melihatnya, tapi jangan terlalu banyak membicarakannya, karena, sejujurnya, saya tidak ingin mengambilnya dari kita,” ujarnya, merujuk pada pencapaian Partai Republik.

"Jadi, saya sangat mendukungnya. Kita sudah memberikan 50.000 halaman. Tapi berapa pun yang kita berikan, itu tidak akan pernah cukup."

Pernyataan itu menandai perubahan sikap dalam 24 jam terakhir, setelah sebelumnya Trump menyebut dorongan membuka berkas Epstein sebagai “Kebohongan demokrasi”.

Respons Anggota Kongres

Salah satu penggagas upaya pemungutan suara, Rep. Thomas Massie, menanggapi pernyataan Trump melalui X: “Menantikan untuk menghadiri penandatanganan RUU ini.”

Rep. Nicole Malliotakis juga menilai dukungan penuh terhadap transparansi seharusnya diberikan sejak awal. “Saya pikir selalu lebih baik untuk mendukung transparansi... dia adalah presiden transparansi,” katanya kepada CNN.

Ia menyebutkan mayoritas anggota dari kedua partai kemungkinan akan mendukung RUU tersebut. “Saya pikir kita hanya ingin menyelesaikan masalah ini...selama kita bisa melindungi para korban.,” ujarnya.

Peran DOJ dan Sikap Gedung Putih

Seorang pejabat Gedung Putih mengatakan Trump tidak mengarahkan DOJ untuk menghalangi penyampaian dokumen kepada Kongres jika RUU tersebut disahkan. Hal itu penting karena Trump sebelumnya memerintahkan DOJ membuka penyelidikan kriminal terhadap sejumlah figur publik yang pernah berhubungan dengan Epstein.

Secara umum, DOJ enggan menyerahkan dokumen penyelidikan yang sedang berlangsung karena dapat mengganggu integritas proses hukum. Tidak jelas bagaimana DOJ akan bersikap jika RUU ini disahkan, namun pejabat Gedung Putih menyatakan pemerintah memperkirakan lebih banyak dokumen akan dirilis setelah proses ini selesai.

Sikap Demokrat

Ketua Fraksi Demokrat di DPR, Hakeem Jeffries, menegaskan upaya membuka berkas Epstein bukan bertujuan untuk menargetkan Trump.

“Kami selalu mengatakan... kami ingin mengikuti fakta, berdasarkan hukum, dan berpedoman pada Konstitusi.,” kata Jeffries ketika ditanya apakah ia akan menerima hasil jika nama Trump tidak muncul dalam dokumen.

Ketika ditanya terkait pesan teks antara anggota DPR Del. Stacey Plaskett dan Epstein dalam sebuah sidang, Jeffries mengatakan ia belum berbicara dengan yang bersangkutan. “Pernyataan dia sudah berbicara sendiri,” ujarnya. (CNN/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik