Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Jeffrey Epstein dan Jaringan Elite Amerika yang Terungkap dalam Ribuan Pesan Pribadi

Thalatie K Yani
20/11/2025 08:18
Jeffrey Epstein dan Jaringan Elite Amerika yang Terungkap dalam Ribuan Pesan Pribadi
Ilustrasi(Media Sosial X)

RIBUAN halaman dokumen komunikasi Jeffrey Epstein yang dirilis Komite Pengawasan DPR AS pekan lalu kembali menyoroti perannya dalam lingkaran kekuasaan Amerika. Arsip setebal lebih dari 23.000 halaman itu berisi pesan-pesan pribadi dari para tokoh ternama, mulai dari pengusaha besar, ilmuwan terkenal, penulis buku terlaris, bankir papan atas, hingga jurnalis dan politisi berpengaruh.

Dalam rangkaian pesan tersebut, satu pola terlihat jelas: banyak dari mereka kerap meminta nasihat, koneksi, hingga bertukar kabar dan gosip dengan Epstein. Padahal sejak 2008 Epstein telah berstatus sebagai pelaku kejahatan seksual setelah divonis atas kasus prostitusi dengan anak di bawah umur. Namun status itu tampaknya tidak menghalangi sejumlah tokoh untuk tetap menjalin komunikasi dengannya, bahkan sebagian di antaranya meminta pandangan Epstein mengenai cara menghadapi skandal seksual yang mereka hadapi sendiri.

Dokumen itu juga menjadi sorotan publik karena mengungkap kembali hubungan Epstein dengan Donald Trump. Pesan-pesan itu menunjukkan Epstein kerap membahas kedekatan masa lalu mereka ketika Trump mulai naik ke panggung politik, termasuk pandangannya soal kondisi mental Trump, yang ia sebut sebagai “g***g gila”, hingga opininya mengenai siapa yang seharusnya masuk dalam kabinet presiden.

Namun analisis CNN terhadap sekitar 2.200 percakapan email memperlihatkan gambaran lebih besar: Epstein menempatkan dirinya di pusat jejaring kekuasaan Amerika. Setidaknya terdapat 740 percakapan antara Epstein dan tokoh-tokoh dari dunia akademik, pemerintahan, media, serta bisnis. Komunikasi itu, yang mencakup pesan teks dan email, berlangsung selama satu dekade, dari 2009 hingga satu hari sebelum penangkapannya pada Juli 2019 atas dakwaan perdagangan seks federal.

Pesan teks juga mengungkap komunikasi Epstein dengan pihak lain yang tidak muncul dalam email yang tidak disensor, termasuk pesan dengan anggota Kongres dari Partai Demokrat, Stacey Plaskett, saat sidang pada 2019. Plaskett mengatakan kepada CNN, Epstein adalah konstituennya, dan ia adalah “orang yang tercela, benar-benar menjijikkan.”

Dokumen-dokumen tersebut memperlihatkan secara gamblang bagaimana tokoh-tokoh ternama AS tetap berhubungan dekat dengan seseorang yang mereka ketahui sebagai predator seksual. Meskipun reputasinya telah jatuh, Epstein tetap dipercaya sebagai sumber akses, saran, dan bahkan persahabatan, sebuah potret tentang bagaimana kekuasaan dan pengaruh dapat membungkam batas moral dalam lingkaran elit Amerika. (CNN/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya