Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
DEPARTEMEN Kehakiman Amerika Serikat kembali merilis ribuan dokumen sensitif terkait kasus Jeffrey Epstein. Rilis terbaru ini memberikan gambaran mengejutkan mengenai kedekatan antara staf mantan Presiden Bill Clinton dengan Epstein dan rekan dekatnya, Ghislaine Maxwell, termasuk serangkaian pertukaran email yang bernada vulgar.
Kebocoran dokumen ini terjadi hanya beberapa hari sebelum pemungutan suara di DPR AS untuk menetapkan Bill dan Hillary Clinton dalam status "penghinaan terhadap Kongres" (contempt of Congress). Pasangan ini dituding menolak panggilan hukum (subpoena) untuk bersaksi dalam penyelidikan bipartisan terkait jaringan perdagangan seks Epstein.
Dokumen setebal 3 juta halaman tersebut mencakup komunikasi intensif antara Maxwell, yang kini mendekam di penjara, dengan staf Clinton antara tahun 2001 dan 2004. Pada periode tersebut, Bill Clinton diketahui terbang dengan pesawat pribadi Epstein setidaknya 16 kali.
Dalam satu email tahun 2003, Maxwell tampak mengatur jamuan makan malam dan bertanya apakah Clinton ingin bergabung. Namun, beberapa pesan lain bersifat lebih personal dan genit. Maxwell pernah mengirim pesan kepada seorang staf Clinton dan berkelakar tentang bagaimana ia memuji staf tersebut di media taboid sebagai sosok pria yang menarik.
Di sisi lain, seorang staf Clinton juga sempat mengirim email kepada Maxwell yang berisi pengakuan mabuk setelah berkencan dengan seorang janda. Email itu menunjukkan tingkat keakraban yang sangat informal antara kedua belah pihak.
Juru bicara Bill Clinton, Angel Ureña, menegaskan sang mantan presiden tidak pernah mengirim satu pun email tersebut secara pribadi.
"Saya tidak bisa mengonfirmasi milik siapa email itu, saya hanya bisa memberi tahu Anda milik siapa yang bukan: milik Bill Clinton," tegas Ureña. "Dia hanya pernah mengirim email dua kali seumur hidupnya: sekali untuk astronot John Glenn dan sekali untuk pasukan AS di Adriatik."
Pihak Clinton juga berulang kali menyatakan telah memutus hubungan dengan Epstein sejak 2006 dan tidak mengetahui tindak kriminal yang dilakukan sang pedofilia tersebut.
Meski pihak Clinton menawarkan wawancara tertutup di New York sebagai jalan tengah, Ketua Komite Pengawas DPR, James Comer, menolak tawaran tersebut. Ia menilai keluarga Clinton mencoba mendapatkan perlakuan khusus.
Menariknya, langkah untuk menuntut keluarga Clinton tidak hanya didukung oleh Republik, tetapi juga oleh hampir separuh anggota Demokrat di komite tersebut. Mereka berargumen bahwa suara ini demi menjaga wibawa panggilan hukum Kongres.
Jika pemungutan suara di DPR berhasil, kasus ini akan dirujuk ke Departemen Kehakiman untuk kemungkinan penuntutan pidana. Sementara itu, dokumen yang dirilis juga memuat daftar tuduhan pelecehan seksual terhadap Donald Trump dari sumber yang belum terverifikasi, meski Trump sendiri telah membantah tegas keterlibatannya dalam skandal Epstein ini. (CNN/Z-2)
Departemen Kehakiman AS resmi mengakhiri peninjauan berkas Jeffrey Epstein, namun Kongres tetap melanjutkan penyelidikan. Nama Trump dan Clinton kembali jadi sorotan.
Pasangan Bill dan Hillary Clinton akhirnya setuju memberikan kesaksian dalam investigasi DPR AS terkait Jeffrey Epstein guna menghindari voting hukuman penghinaan Kongres.
Ketua Komite Pengawas DPR AS, James Comer, menolak tawaran kesaksian sukarela dari Bill dan Hillary Clinton terkait penyelidikan Jeffrey Epstein.
Trevor Noah memberikan kejutan di panggung Grammy Awards 2026. Sang host melontarkan sindiran tajam kepada Donald Trump terkait Jeffrey Epstein dan Bill Clinton.
Ghislaine Maxwell setuju memberikan kesaksian di bawah sumpah terkait kasus Jeffrey Epstein pada 9 Februari mendatang.
Dokumen FBI terbaru mengungkap pengakuan mantan Kepala Polisi Palm Beach yang mengklaim Donald Trump meneleponnya pada 2006 untuk membongkar perilaku menyimpang Jeffrey Epstein.
Ghislaine Maxwell menolak menjawab pertanyaan Komite Pengawas DPR AS terkait skandal Jeffrey Epstein. Ia justru gunakan momen ini untuk mengincar pengampunan.
Dokumen terbaru dari berkas Jeffrey Epstein mengungkap email Ghislaine Maxwell yang mengonfirmasi keaslian foto Pangeran Andrew bersama Virginia Giuffre.
Berkas terbaru Departemen Kehakiman AS mengungkap rincian penyelidikan FBI terhadap David Copperfield dan dugaan hubungannya dengan Jeffrey Epstein.
Todd Blanche menyatakan penyelidikan kasus Jeffrey Epstein-Ghislaine Maxwell telah berakhir. Namun, politisi Demokrat menuduh Departemen Kehakiman masih menyembunyikan dokumen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved