Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
KREMLIN memperingatkan akan mengambil langkah serupa, jika Amerika Serikat (AS) benar-benar melanggar moratorium uji coba senjata nuklir.
Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov menyampaikan hal ini menyusul keputusan Presiden AS Donald Trump yang memerintahkan Pentagon untuk kembali melakukan uji coba nuklir.
Dalam perintah yang diumumkan, Kamis (30/10), Trump menegaskan langkah tersebut diambil karena meningkatnya persaingan strategis dengan Rusia dan Tiongkok.
"Proses itu akan segera dimulai sebagai tanggapan terhadap program uji coba negara lain," kata Trump, dikutip dari Russia Today, Jumat (31/10).
Menanggapi hal itu, Peskov menegaskan Moskow tidak akan tinggal diam jika moratorium dihapus. "Pernyataan (Presiden Rusia Vladimir) Putin, yang telah diulang berkali-kali, bahwa, tentu saja, jika seseorang membatalkan moratorium (uji coba senjata nuklir) maka Rusia akan bertindak sesuai," ujarnya kepada wartawan di Moskow.
Namun, ia juga menekankan bahwa keputusan AS adalah hak kedaulatannya. "AS adalah negara berdaulat dan memiliki hak penuh untuk membuat keputusan berdaulat," sebut Peskov.
Terkait tudingan Trump bahwa negara lain sudah melakukan uji coba nuklir, Peskov membantahnya. "Sejauh ini kami tidak mengetahui hal tersebut," tegasnya.
"Jika ini tentang Burevestnik, maka ini bukan uji coba nuklir," tambahnya.
Menurutnya, semua negara memang terus mengembangkan sistem pertahanannya masing-masing, namun tidak berarti hal itu termasuk uji coba senjata nuklir.
Burevestnik merupakan rudal jelajah berkemampuan nuklir yang menjadi salah satu proyek unggulan militer Rusia. Rudal ini ditenagai reaktor nuklir mini yang memberikan jangkauan hampir tak terbatas. Militer Rusia baru-baru ini mengonfirmasi keberhasilan pengujian sistem tersebut.
Sementara itu, Washington juga meningkatkan aktivitas militernya. AS diketahui telah menguji coba rudal balistik antarbenua Minuteman III tanpa hulu ledak pada Februari lalu, serta meluncurkan empat rudal Trident II dari kapal selam pada September.
Rusia sendiri terakhir kali melakukan uji coba nuklir pada era Uni Soviet pada tahun 1990, sedangkan AS menghentikan seluruh uji coba pada 1992 setelah Kongres memberlakukan moratorium nasional.
Data terbaru dari Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI) memperlihatkan bahwa AS memiliki sekitar 5.177 hulu ledak nuklir, sementara Rusia sedikit lebih banyak dengan 5.459. Tiongkok, yang kini tengah memperkuat tempat menyimpan senjata dan perlengkapan militernya, diperkirakan akan memiliki 1.500 hulu ledak tahun 2035. (Z-2)
Sistem rudal bahu tersebut disebut akan dipasok Rusia ke Iran secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan sebagai bagian dari kontrak bernilai ratusan juta euro.
Uni Eropa mengusulkan larangan transportasi dan layanan minyak Rusia, namun AS menolak dukungan, sementara negara G7 lain belum memberikan janji jelas.
NORAD kerahkan jet tempur F-35 untuk membayangi armada militer Rusia di zona ADIZ Alaska. AS tegaskan aktivitas ini rutin terjadi dan bukan merupakan ancaman.
Keputusan SpaceX memblokir akses Starlink bagi pasukan Rusia membawa dampak fatal. Koordinasi serangan drone Moskow lumpuh, memberi peluang emas bagi serangan balik Ukraina.
PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky melontarkan kritik keras terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin dengan menyebutnya sebagai budak perang setelah serangan Rusia berdampak pada listrik
Sejumlah negara Eropa dilaporkan bahas pengembangan penangkal nuklir pertama sejak Perang Dingin, respons ancaman Rusia dan dinamika NATO.
Pertamina melakukan mitigasi untuk menjaga stabilitas pasokan energi nasional di tengah dinamika yang berkembang di kawasan Timur Tengah, yakni perang antara AS dan Israel melawan Iran.
ANGGOTA Komisi I DPR RI Oleh Soleh, mendesak Pemerintah Indonesia untuk mengambil sikap berani di kancah internasional dengan menyuarakan sanksi tegas terhadap AS dan Israel.
Pakar Hukum Tata Negara, Radian Syam, menilai situasi perang Israel, AS-Iran itu menguji apakah dunia masih berpijak pada supremasi hukum atau justru bergeser ke dominasi kekuatan.
Prabowo Subianto memanggil Zulkifli Hasan dan Bahlil Lahadalia ke Istana membahas ketahanan pangan dan pasokan energi menyusul krisis Timur Tengah dan penutupan Selat Hormuz.
Beberapa pesawat tempur AS jatuh di Kuwait utara pada Senin pagi. Kemenhan Kuwait pastikan seluruh kru selamat dan evakuasi medis telah dilakukan. Investigasi dimulai.
Stok bahan pokok aman menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026 meski konflik Amerika Serikat–Israel dan Iran memanas. Cadangan beras hingga 136 ribu ton siap menjaga stabilitas harga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved