Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Detik-detik Tangan Kanan Trump di Tembok Ratapan dengan Netanyahu

Ferdian Ananda Majni
16/9/2025 10:27
Detik-detik Tangan Kanan Trump di Tembok Ratapan dengan Netanyahu
Presiden AS Donald Trump.(AFP)

MENTERI Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Marco Rubio yang merupakan tangan kanan Donald Trump pada Minggu (14/9) memulai kunjungan resminya ke Israel dengan mendatangi Tembok Barat (Tembok Ratapan) di Yerusalem bersama Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. 

Lawatan ini berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan akibat serangan Israel terhadap pemimpin Hamas di Doha pekan lalu dan rencana operasi militer di Kota Gaza bulan depan.

Di lokasi suci tersebut, Rubio berdoa untuk perdamaian di Israel dan kawasan, sementara Netanyahu menegaskan kekuatan aliansi kedua negara. 

"Saya pikir kunjungan (Rubio) ke sini merupakan bukti ketangguhan, kekuatan aliansi Israel-Amerika, yang sama kuat dan tahan lamanya dengan batu-batu Tembok Barat yang baru saja kita sentuh," kata Netanyahu kepada wartawan seperti dikutip Times of Israel, Selasa (16/9).

Rubio mengikuti tradisi menuliskan doa di celah tembok, dengan pesan "Semoga perdamaian berkuasa di Tanah Suci ini dan di dunia." Ia didampingi Dubes AS untuk Israel Mike Huckabee, serta berdoa bersama Netanyahu untuk keselamatan sandera Hamas di Gaza dan bagi Presiden Donald Trump.

Rombongan juga meninjau situs arkeologi baru dari periode Bait Suci Kedua yang terletak di terowongan dekat Tembok Barat. 

"Di bawah kepemimpinan Presiden Trump, dan Menteri Luar Negeri Rubio, beserta seluruh tim mereka, aliansi ini tidak pernah sekuat ini dan kami sangat menghargainya," kata Netanyahu.

Rubio tidak memberikan pernyataan resmi, namun menulis di X bahwa ia merasa terhormat mengunjungi Tembok Barat di ibu kota abadi Israel, Yerusalem.

Selain bersama Netanyahu, Rubio juga bertemu Menteri Luar Negeri Gideon Sa’ar dan Presiden Isaac Herzog, sekaligus menghadiri peresmian terowongan baru di Kota Tua yang menghubungkan ke Temple Mount.

Kunjungan Rubio berlangsung setelah Israel menyerang Doha, memicu kecaman luas di dunia Arab. Trump sebelumnya menegaskan bahwa Washington tetap menganggap Qatar sebagai sekutu penting, meski hubungan dengan Israel tetap diprioritaskan.

Menurut laporan Axios, Rubio juga akan membahas isu aneksasi Tepi Barat dalam pertemuan dengan pejabat Israel. 

"Rubio telah memberi isyarat dalam pertemuan tertutup bahwa ia tidak menentang aneksasi Tepi Barat dan pemerintahan Trump tidak akan menghalangi," kata dua pejabat yang mengetahui agenda tersebut.

Namun, beberapa pejabat Gedung Putih dikabarkan khawatir langkah tersebut bisa mengguncang Perjanjian Abraham dan merusak warisan diplomatik Presiden Trump. 

Meski demikian, Netanyahu tetap menandatangani perjanjian perluasan permukiman di Tepi Barat pekan lalu. Langkah itu, juga menuai peringatan dari Uni Emirat Arab. (The Times of Israel/Fer/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya