Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Demonstran di Berlin Tolak Jerman Terlibat dalam Perang

Basuki Eka Purnama
14/9/2025 09:36
Demonstran di Berlin Tolak Jerman Terlibat dalam Perang
Demonstrasi besar-besaran menentang keterlibatan Jerman dalam konflik di Timur Tengah dan Ukraina berlangsung di Berlin, Sabtu (13/9).(AFP/JOHN MACDOUGALL)

DEMONSTRASI besar-besaran menentang keterlibatan Jerman dalam konflik di Timur Tengah dan Ukraina berlangsung di Berlin, Sabtu (13/9). Para pengunjuk rasa mendesak pemerintah Jerman untuk berdiplomasi, lapor koresponden RIA Novosti, Sabtu (13/9).

Protes yang diselenggarakan oleh partai Sahra Wagenknecht Alliance Reason and Justice (BSW) tersebut berlangsung di Gerbang Brandenburg.

Para pengunjuk rasa menyuarakan penolakan mereka terhadap kebijakan Jerman terhadap Ukraina dan Timur Tengah.

Ribuan orang yang prihatin membawa bendera Palestina, bendera gabungan Rusia-Jerman, dan spanduk yang menyerukan diakhirinya pembunuhan warga sipil di Jalur Gaza.

Salah satu pendiri partai, Sahra Wagenknecht, dan sejumlah tokoh budaya Jerman turut serta dalam demonstrasi tersebut.

Slogan aksi tersebut adalah 'Hentikan genosida di Gaza! Tidak ada senjata di zona perang! Perdamaian, bukan perlombaan senjata!'

Beberapa pembicara berbicara dari panggung di Gerbang Brandenburg, dan sejarawan Israel Moshe Zuckerman menyampaikan pidato di hadapan para pengunjuk rasa dari Tel Aviv, mengkritik aksi militer di Jalur Gaza.

Salah satu pendiri dan bassis Pink Floyd, Roger Waters, juga bergabung dalam protes melalui tautan video.

Para penyelenggara aksi itu juga menyerukan kepada pemerintah Jerman "untuk berpartisipasi secara jujur dan serius dalam negosiasi perdamaian selain menghentikan semua pengiriman senjata Jerman ke zona perang.

Mereka menentang dimulainya kembali wajib militer dan penempatan rudal jarak menengah Amerika Serikat (AS) di Jerman. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik