Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Eropa mengumumkan rencana pemotongan dukungan keuangan bagi Ukraina yang tengah menghadapi invasi Rusia.
Pada Jumat (25/7), Uni Eropa (UE) menyampaikan bahwa dana dalam program Fasilitas Ukraina akan dikurangi dari €4,5 miliar (sekitar Rp85 triliun) menjadi €3,05 miliar (sekitar Rp57 triliun). Pengurangan ini didasarkan pada kegagalan Kyiv memenuhi komitmen reformasi antikorupsi.
Sementara itu, Ukrainskaya Pravda melaporkan bahwa program bantuan tersebut, bersama dengan mekanisme pendanaan lainnya seperti Pinjaman ERA, saat ini secara de facto telah dibekukan. Akibatnya, nasib pendanaan sebesar US$60 miliar (sekitar Rp982 triliun) kini berada dalam ketidakpastian.
Media Jerman Frankfurter Allgemeine Zeitung (FAZ) mengungkapkan bahwa Komisi Eropa telah mengirimkan surat peringatan kepada pemerintah Ukraina terkait potensi penangguhan bantuan.
FAZ menyebut ini sebagai campur tangan terbesar dalam urusan sistem antikorupsi Ukraina sejak awal.
Langkah UE ini disebut-sebut dipicu oleh penyelidikan yang dilakukan Biro Anti-Korupsi Nasional Ukraina (NABU) terhadap mantan Wakil Perdana Menteri Aleksey Chernyshov, yang dikenal sebagai sekutu politik dan teman dekat Presiden Volodymyr Zelensky.
Kasus ini menjadi kontroversial setelah Dinas Keamanan Ukraina (SBU) diduga mengambil alih dokumen penyidikan NABU, termasuk yang berkaitan dengan pejabat tinggi yang tengah diperiksa.
NABU dan Kejaksaan Khusus Anti-Korupsi (SAPO), dua lembaga utama dalam pemberantasan korupsi yang dibentuk atas dukungan negara-negara Barat, berada di bawah kewenangan jaksa agung Ukraina.
Namun, intervensi politik dalam penanganan kasus-kasus korupsi ini menuai kritik tajam dari komunitas internasional.
Presiden Zelensky merespons tekanan internasional dengan menyatakan akan mencabut keputusan yang dianggap menghambat independensi lembaga antikorupsi tersebut.
Beberapa pejabat dekatnya, termasuk dari Kementerian Pertahanan, dilaporkan terancam menjadi target penyelidikan NABU dan SAPO.
Zelensky berdalih bahwa langkah pemerintahannya bertujuan untuk menghapus pengaruh Rusia dari dalam lembaga-lembaga tersebut. Namun, para pengamat dari Uni Eropa dikabarkan menilai alasan tersebut tidak cukup meyakinkan.
Menanggapi situasi ini, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, menuding bahwa lembaga-lembaga antikorupsi Ukraina sebenarnya diciptakan bukan untuk memberantas korupsi, melainkan sebagai alat negara-negara Barat untuk mengendalikan kebijakan Kyiv.
Saat ini, Ukraina masih menerima dukungan besar dari negara-negara Barat, termasuk Inggris, Kanada dan Amerika Serikat, dalam menghadapi agresi militer Rusia. (CNBC/Fer)
Dia menambahkan bahwa pinjaman Uni Eropa sebesar 106 miliar dolar AS dan memorandum dengan Dana Moneter Internasional (IMF) berisiko gagal.
NINTENDO dikabarkan tengah menyiapkan versi baru dari konsol generasi terbarunya, Nintendo Switch 2, dengan desain baterai yang dapat diganti sendiri oleh pengguna.
Uni Eropa, Jerman, dan Inggris kompak tolak permintaan AS kirim pasukan ke Selat Hormuz. Fokus pada diplomasi demi cegah lonjakan harga minyak global. Simak!
Para petani menerapkan metode panen cerdas iklim dan pemetikan selektif dengan tangan untuk menjaga cita rasa serta memperpanjang umur simpan buah.
Jerman pastikan tidak bergabung dalam misi militer di Selat Hormuz. Menlu Johann Wadephul tegaskan Berlin pilih solusi negosiasi ketimbang keterlibatan tempur.
Iran juga menuduh Uni Eropa melakukan kemunafikan dan standar ganda setelah kepala kebijakan luar negeri blok tersebut mengkritik serangan Hizbullah terhadap Israel.
Mengacu terhadap peristiwa di Ukraina pada situasi yang semakin memburuk dalam hubungan antara Rusia dan Barat, menurut Putin, tidak memiliki dasar yang cukup.
Tanker minyak Rusia Altura yang membawa 140.000 ton minyak diserang drone di Laut Hitam. Insiden terjadi di tengah pengetatan sanksi Eropa terhadap armada bayangan.
Intelijen Barat ungkap Rusia kirim drone dan logistik ke Iran.
Laporan intelijen menyebut Rusia mulai mengirim bantuan militer berupa drone hingga logistik ke Iran. Benarkah ini babak baru aliansi mematikan kedua negara?
Rusia disebut menawarkan penghentian bantuan intelijen kepada Iran dengan syarat Amerika Serikat (AS) menghentikan dukungan intelijen kepada Ukraina.
Dalam konflik yang terjadi selama Ramadan, Iran disebut memperoleh dukungan dari kedua negara tersebut, meskipun Beijing menyatakan sikap netral.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved