Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KIRILL Dmitriev dari Dana Investasi Langsung Rusia (RDIF) menilai bahwa rencana penutupan Selat Hormuz oleh Iran tidak akan menghindarkan negara mana pun dari dampak gejolak harga energi global, termasuk Amerika Serikat.
Penutupan jalur penting pengiriman minyak itu telah beberapa kali disuarakan oleh otoritas Iran sebagai tanggapan terhadap serangan Israel.
Pada Minggu, Parlemen Iran menyetujui usulan untuk menutup Selat Hormuz, sebagaimana disampaikan oleh Esmail Kowsari, anggota Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri.
“Harga minyak ditetapkan secara global. Jika Selat Hormuz ditutup, AS tidak akan luput. Tidak ada yang kebal terhadap guncangan minyak global – harga di stasiun pengisian bahan bakar akan (melonjak),” ujar Dmitriev dalam pernyataannya di X.
Situasi geopolitik yang semakin tegang telah berdampak pada pasar energi. Berdasarkan data perdagangan terakhir, harga minyak mentah Brent tercatat naik 2,45 persen menjadi USD 77,33 per barel (sekitar Rp1,27 juta), hingga Minggu malam pukul 23.48 waktu setempat. Kenaikan ini terjadi di tengah meningkatnya konflik antara Iran dan Israel. (Ant/I-3)
Pasca-COP30, Indonesia dan Brasil perlu memperkuat poros kepemimpinan Global South melalui diplomasi aktif.
Donald Trump mengatakan Amerika Serikat akan memperoleh miliaran dolar, bahkan kemungkinan triliunan dolar, dari penjualan minyak Venezuela.
Donald Trump mengeklaim Venezuela akan menyerahkan antara 30 hingga 50 juta barel minyak kepada AS menyusul operasi militer Washington dan penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro.
Presiden AS Donald Trump menuntut otoritas sementara Venezuela menyerahkan hingga 50 juta barel minyak. China dan Rusia kecam langkah AS sebagai pelanggaran kedaulatan.
Presiden Venezuela Nicolás Maduro mengecam klaim Donald Trump terkait "pencurian" aset AS. Maduro menyebut Washington tengah menjalankan diplomasi barbarisme.
Amerika Serikat menjatuhkan sanksi baru terhadap enam kapal pembawa minyak Venezuela dan keluarga Presiden Nicolás Maduro, sehari setelah penyitaan tanker Skipper.
Memang realisme politik Trump untuk menahan kemerosotan AS merupakan preseden yang mengancam tatanan internasional.
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengakui ribuan orang tewas dalam aksi protes anti-pemerintah. Ia menuding campur tangan AS dan Donald Trump sebagai pemicu kekerasan.
Presiden Iran Pezeshkian mengeklaim AS & Israel adalah dalang kerusuhan.
Otoritas Iran mengeklaim telah menahan 3.000 orang. Di sisi lain, David Barnea (Mossad) bertemu utusan Donald Trump bahas serangan militer.
Situasi di berbagai kota besar Iran dilaporkan sunyi senyap menyusul tindakan keras mematikan dari otoritas keamanan setempat yang berhasil meredam gelombang protes besar.
Gelombang protes yang mengguncang Iran sejak akhir Desember mencatatkan rekor kelam sebagai kerusuhan paling mematikan dalam sejarah pemerintahan negara tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved