Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PASUKAN Pertahanan Israel (IDF) merilis rekaman dramatis yang memperlihatkan serangan rudal balistik besar-besaran yang diluncurkan Iran ke wilayah Israel pada Jumat (13/6) malam.
Dalam video yang diunggah ke platform media sosial X, tampak langit malam dipenuhi jejak cahaya rudal yang melesat menuju kota-kota besar, termasuk Tel Aviv.
Sistem pertahanan udara Israel, Iron Dome merespons cepat dengan menembakkan rudal pencegat untuk mencegah kerusakan di darat.
Hasil intersepsi itu memunculkan kilatan cahaya terang di langit malam, diiringi suara sirene serangan udara dan ledakan keras. Teriakan kepanikan warga terdengar dalam rekaman saat mereka bergegas mencari tempat berlindung.
"IDF tidak dapat, dan tidak akan, membiarkan Iran menyerang warga sipil kami," kata IDF juga menegaskan sikapnya dalam pernyataan resmi seperti dilansir dari NDTV, Minggu (15/6).
Warga di dua kota terbesar Israel, Yerusalem dan Tel Aviv mendengar sirene peringatan udara akibat serangan Iran dan memicu kepanikan serta pelarian massal menuju tempat perlindungan.
Media lokal Jerusalem Post melaporkan bahwa Tel Aviv mengalami kerusakan parah akibat hantaman rudal, termasuk di area permukiman.
Beberapa warga diduga terperangkap di bawah reruntuhan bangunan. Kota Ramat Gan juga dilaporkan mengalami kerusakan struktural signifikan.
Militer Israel menyatakan bahwa serangan tersebut terjadi dalam tempo yang sangat cepat.
"Dalam satu jam terakhir, puluhan rudal telah diluncurkan ke negara Israel dari Iran, beberapa di antaranya berhasil dicegat," kata Militer Israel.
Dilaporkan bahwa setidaknya 34 orang terluka dalam serangan itu, dengan satu korban meninggal akibat luka serius yang diderita.
Serangan rudal Iran merupakan respons langsung terhadap Operasi Rising Lion, sebuah operasi militer besar Israel yang dilakukan pada hari Jumat.
Operasi tersebut menargetkan beberapa situs sensitif Iran, termasuk instalasi nuklir di Natanz, serta fasilitas militer utama.
Salah satu tokoh yang menjadi korban dalam serangan Israel itu adalah Hossein Salami, komandan tertinggi Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei menuduh Israel sebagai pihak yang memicu konflik ini.
"Pembalasan akan sangat keras, dan tidak ada tempat di Israel yang akan aman," kata seorang pejabat senior Iran memperingatka.
Utusan Iran untuk PBB Amir Saeid Iravani melaporkan bahwa serangan Israel di Iran menewaskan 78 orang, termasuk sejumlah pemimpin militer, dan melukai lebih dari 320 lainnya, sebagian besar di antaranya adalah warga sipil. (I-3)
Kedutaan Besar AS di Kuwait rilis peringatan darurat ancaman rudal dan drone. IRGC klaim lumpuhkan Pangkalan Udara Ali Al Salem. Warga AS diminta 'shelter in place'.
Militer AS dilaporkan siap melancarkan serangan ke Iran paling cepat akhir pekan ini. Di tengah mobilisasi jet tempur dan kapal induk, Donald Trump masih menimbang opsi.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump menanggapi serangan balasan Iran terhadap pangkalan militer AS di Qatar, Senin (23/6) malam
Pernyataan tegas dari Khamenei datang di tengah ketegangan yang terus meningkat antara Iran dan Israel.
Iran memperingatkan penduduk Tel Aviv agar bersiap menghadapi serangan.
Serangan rudal dari Iran yang menghantam pusat kota Bat Yam, dekat Tel Aviv, Minggu dini hari, meninggalkan jejak kehancuran yang menggetarkan hati.
Akademisi University of Tehran menyebut Iran memfokuskan serangan pada kepentingan AS dan infrastruktur energi di Teluk untuk menekan Washington, seperti disampaikan kepada Al Jazeera.
Istri mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dilaporkan meninggal dunia menurut kantor berita Mehr, di tengah memanasnya konflik antara Iran, AS, dan Israel.
Komandan Islamic Revolutionary Guard Corps mengancam meluncurkan rudal ke Siprus di tengah eskalasi konflik Iran-AS-Israel. Jerman bersiap mengevakuasi warganya dari kawasan Timur Tengah.
Sekitar 200 korban di antaranya adalah anak-anak usia sekolah dasar.
Perang total yang dilancarkan AS dan Israel ke Iran memasuki hari ketiga dengan dampak kemanusiaan dan ekonomi yang kian mengerikan.
AS instruksikan warga dan personel misi berlindung di Irak akibat ancaman milisi pro-Iran. Ketegangan meningkat di Libanon, Israel serang target Hizbullah di Beirut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved