Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
ISRAEL melakukan tindakan genosida terhadap warga Palestina dengan secara sistematis menghancurkan fasilitas perawatan kesehatan perempuan selama perang di Jalur Gaza dan menggunakan kekerasan seksual sebagai strategi perang. Ini dikatakan para ahli Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Pada Kamis (13/3), Komisi Penyelidikan Internasional Independen yang berpusat di Jenewa mengatakan dalam laporan baru bahwa Israel sengaja menyerang dan menghancurkan pusat fertilitas utama Gaza sementara secara bersamaan memblokir obat-obatan untuk kehamilan, persalinan, dan perawatan neonatal agar tidak memasuki daerah kantong tersebut.
Dalam laporannya, komisi tersebut menemukan bahwa otoritas Israel, "Menghancurkan kapasitas reproduksi warga Palestina di Gaza sebagai kelompok melalui penghancuran sistematis perawatan kesehatan seksual dan reproduksi", katanya dalam sebuah pernyataan.
Ditambahkan bahwa ini merupakan dua kategori tindakan genosida selama serangan Israel di Gaza yang diluncurkan setelah serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober 2023.
Sementara itu, "Israel dengan tegas menolak tuduhan yang tidak berdasar," kata misinya di Jenewa dalam suatu pernyataan.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengutuk penyelidikan PBB atas, "Tuduhan palsu, termasuk klaim yang tidak masuk akal."
"Sirkus anti-Israel yang dikenal sebagai Dewan Hak Asasi Manusia PBB telah lama terungkap sebagai badan yang anti-Semit, korup, mendukung teror, dan tidak relevan," kata Netanyahu dalam pernyataan yang dikeluarkan oleh kantornya pada Kamis.
Laporan tersebut mengatakan rumah sakit bersalin dan bangsal telah dihancurkan secara sistematis di Gaza bersama dengan Pusat IVF Al-Basma, klinik fertilitas in-vitro utama di wilayah tersebut.
Dikatakan bahwa Al-Basma secara sengaja dibombardir pada Desember 2023, menghancurkan sekitar 4.000 embrio di klinik yang melayani 2.000-3.000 pasien per bulan.
Komisi tersebut tidak menemukan bukti yang dapat dipercaya bahwa bangunan tersebut digunakan untuk keperluan militer.
Dikatakan bahwa penghancuran tersebut adalah tindakan yang dimaksudkan untuk mencegah kelahiran di antara warga Palestina di Gaza yang merupakan tindakan genosida.
Berbicara kepada Al Jazeera, mantan Koordinator Urusan Kemanusiaan PBB Martin Griffiths mengatakan, "Sangat baik bahwa PBB sekarang berbicara tentang genosida, karena selama ini PBB sangat berhati-hati dengan kata itu".
Meskipun ia mengatakan bahwa bukti genosida tidak dapat dibantah dan bahwa temuannya sudah lama tertunda, ia tidak mengatakan bahwa Mahkamah Internasional (ICJ) atau Mahkamah Kriminal Internasional (ICC) akan membawa mereka yang bertanggung jawab ke pengadilan.
Baca juga : PBB Israel semakin Tingkatkan Tindakan Kekerasan Seksual terhadap Warga Palestina
"Apakah itu akan menjadi klaim yang ditegakkan secara hukum? Saya kira tidak," katanya tentang temuan laporan tersebut.
Laporan tersebut muncul setelah komisi tersebut mengadakan dengar pendapat publik di Jenewa pada Selasa dan Rabu, mendengarkan keterangan dari para korban dan saksi kekerasan seksual.
Laporan tersebut menyimpulkan bahwa Israel telah menargetkan perempuan dan gadis sipil secara langsung, "Tindakan yang merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan berupa pembunuhan dan kejahatan perang berupa pembunuhan yang disengaja."
Komisi tersebut menambahkan bahwa pemaksaan menelanjangi dan mencabuli di muka umum, pelecehan seksual termasuk ancaman pemerkosaan, serta penyerangan seksual, merupakan bagian dari prosedur operasi standar pasukan Israel terhadap warga Palestina. (I-2)
ORGANISASI nonpemerintah hak asasi manusia Arab mengajukan permohonan agar Inggris menjatuhkan sanksi terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
SETIDAKNYA 84 tahanan Palestina meninggal di penjara-penjara Israel sejak Oktober 2023 setelah mengalami penyiksaan sistematis.
DEWAN Gereja Sedunia (WCC) menyerukan Uni Eropa untuk menjatuhkan sanksi dan embargo senjata terhadap Israel atas perang genosida di Jalur Gaza.
ISRAEL akan melarang 37 lembaga bantuan beroperasi di Gaza setelah mengeklaim tanpa bukti bahwa staf mereka mungkin memiliki hubungan dengan kelompok militan.
PELAPOR Khusus PBB untuk wilayah pendudukan Palestina, Francesca Albanese, Senin (8/12) mengecam brutalitas genosida Israel di Gaza.
OXFORD Union dengan suara mayoritas menyatakan bahwa Israel merupakan ancaman yang lebih besar bagi stabilitas regional daripada Iran.
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu dijadwalkan bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Gedung Putih, Rabu waktu setempat.
AMERIKA Serikat menyatakan menolak langkah aneksasi Tepi Barat oleh Israel. AS menekankan pentingnya menjaga stabilitas di wilayah pendudukan Palestina tersebut.
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Iran tingkatkan arsenal rudal balistik dengan bantuan Rusia. Rudal Kheibar Shekan kini mampu jangkau seluruh wilayah Israel, memicu ancaman konflik terbuka.
PEMERINTAH Jerman mengecam keras langkah Kabinet Israel yang memperluas otoritas sipil di Tepi Barat.
GELOMBANG kecaman internasional kembali menghantam Israel setelah pemerintahnya mengesahkan aneksasi ilegal di Tepi Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved