Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
PADA Jumat, 28 Februari 2025, esok hari dunia akan menyaksikan fenomena astronomi langka yang dikenal sebagai parade planet. Dalam peristiwa ini, tujuh planet—Merkurius, Venus, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus—akan tampak sejajar di langit malam.
Fenomena ini menarik perhatian para astronom dan pecinta langit, karena jarang terjadi dan memberikan kesempatan untuk melihat beberapa planet sekaligus dalam satu malam.
Parade planet terjadi ketika beberapa planet dalam tata surya tampak berbaris dari perspektif Bumi. Meskipun secara fisik mereka tidak benar-benar sejajar di luar angkasa, ilusi optik ini membuatnya terlihat dalam satu garis lurus di langit.
Parade planet yang akan terjadi pada Februari 2025 termasuk kategori langka, karena melibatkan tujuh planet sekaligus.
Para pengamat di Indonesia dapat mulai mengamati fenomena ini segera setelah matahari terbenam pada 28 Februari 2025.
Waktu terbaik untuk menyaksikannya adalah pada senja hingga awal malam, sebelum beberapa planet terbenam di cakrawala. Berikut beberapa tips untuk menikmati parade planet:
Pilih lokasi dengan minim polusi cahaya, seperti pegunungan atau daerah pedesaan.
Gunakan teleskop atau binokular untuk melihat Uranus dan Neptunus yang tidak bisa diamati dengan mata telanjang.
Biarkan mata beradaptasi dengan kegelapan selama 30 menit untuk melihat lebih jelas.
Venus, Mars, Jupiter, dan Saturnus dapat terlihat dengan mata telanjang.
Merkurius mungkin sulit diamati karena posisinya dekat dengan cakrawala dan cahaya senja.
Uranus dan Neptunus memerlukan alat bantu seperti teleskop atau binokular.
Parade planet dengan jumlah planet sebanyak ini sangat jarang terjadi. Setelah fenomena 28 Februari 2025, parade planet berikutnya dengan skala besar diperkirakan baru akan terjadi pada tahun 2040.
Oleh karena itu, ini menjadi momen yang sangat berharga bagi pecinta astronomi untuk menyaksikan keindahan langit malam.
Parade planet 28 Februari 2025 adalah kesempatan langka bagi masyarakat dunia untuk melihat tujuh planet sejajar dalam satu malam. Dengan persiapan yang tepat dan lokasi yang strategis, pengalaman ini bisa menjadi momen yang tak terlupakan. Pastikan untuk mencatat tanggal ini dan bersiap untuk mengamati keajaiban alam yang luar biasa. (Z-10)
Sumber:
Bagi para pemburu gerhana dan pengamat langit, tentunya rangkaian langka yang belum terjadi sejak 2008-2010 menawarkan banyak kesempatan untuk menyaksikan fenomena
Fenomena Parade Planet 28 Februari 2026 akan menghadirkan 7 planet berbaris di langit. Simak cara melihatnya dan waktu terbaik pengamatan.
Oktober 2025 jadi bulan penuh pesta kosmik dengan beragam fenomena langit setiap malam.
Juli 2025 menjadi salah satu bulan yang dinanti para pengamat langit karena kehadiran Venus dan Jupiter yang tampak mendekat satu sama lain di langit timur menjelang fajar.
Sejak awal tahun, berbagai penjajaran planet telah dapat diamati, tetapi kali ini lebih istimewa karena mencakup Merkurius, Venus, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.
Gerhana Matahari total adalah salah satu pertunjukan langit paling menakjubkan yang bisa disaksikan manusia. Tapi ada kabar mengejutkan: fenomena itu tidak akan selamanya ada.
Penelitian terbaru mengungkap meteorit Mars Black Beauty menyimpan air purba jauh lebih banyak, memperkuat bukti Mars pernah basah dan layak huni.
Gerhana ini tidak aman untuk dilihat tanpa pelindung mata dengan filter matahari.
Fenomena Bulan yang perlahan menjauh dari Bumi dijelaskan secara ilmiah oleh pakar IPB University.
Para astronom menjelaskan bahwa gerhana Matahari bukanlah peristiwa acak, melainkan fenomena yang dapat diprediksi secara ilmiah melalui perhitungan orbit Bulan dan Bumi.
Gerhana Matahari cincin akan terjadi pada 17 Februari 2026. Fenomena ring of fire ini hanya terlihat sempurna di Antartika dan tidak dapat diamati dari Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved