Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
PULUHAN tentara Suriah tewas akibat serangan besar yang dipimpin oleh pejuang oposisi dari kelompok Hayat Tahrir al-Sham yang menguasai Kota Aleppo. Sementara Rusia berjanji akan memberikan bantuan militer tambahan kepada Suriah untuk menghalau pejuang oposisi.
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan angkatan udaranya telah melakukan serangan terhadap pejuang oposisi Suriah untuk mendukung pertahanan tentara negara tersebut.
Pejuang oposisi Suriah, yang dipimpin oleh militan Hayat Tahrir al-Sham, melakukan serangan mendadak ke kota-kota yang dikuasai pemerintah minggu ini dan berhasil memasuki Aleppo, hampir 10 tahun setelah mereka dipaksa meninggalkan kota tersebut.
Hayat Tahrir al-Sham atau HTS, yang dulu dikenal sebagai Front al-Nusra, ditetapkan sebagai kelompok teroris oleh AS, Rusia dan negara-negara lain.
Juru bicara Departemen Luar Negeri AS sebelumnya mengatakan bahwa AS sedang memantau situasi di kawasan tersebut.
Perang saudara yang telah menewaskan ratusan ribu orang dan membuat jutaan orang mengungsi, telah berlangsung sejak tahun 2011 tanpa penyelesaian. Meskipun sebagian besar pertempuran besar terhenti beberapa tahun yang lalu setelah Iran dan Rusia membantu pemerintah al-Assad memenangkan kendali atas sebagian besar wilayah kota.
Aleppo telah dikuasai pemerintah sejak kemenangan pada tahun 2016, salah satu titik balik utama perang tersebut, ketika pasukan Suriah yang didukung Rusia mengepung dan menghancurkan wilayah timur yang dikuasai oposisi di kota terbesar di negara tersebut.
“Saya adalah putra Aleppo, dan menjadi pengungsi delapan tahun lalu, pada tahun 2016. Syukurlah kami baru saja kembali. Ini adalah perasaan yang tak terlukiskan,” kata Ali Jumaa, seorang pejuang oposisi, dalam tayangan televisi yang direkam di dalam kota.
Komando militer Suriah mengatakan militan telah memasuki sebagian besar wilayah Aleppo.
Sementara tentara mengatakan pihaknya sedang mempersiapkan serangan balik, serangan udara menargetkan pertemuan dan konvoi oposisi di kota tersebut.
Surat kabar pro-Damaskus al-Watan melaporkan, satu serangan menimbulkan korban jiwa di alun-alun Basel di Aleppo.
Pusat Rekonsiliasi Partai Musuh di Suriah yang dikelola pemerintah mengatakan serangan rudal dan bom terhadap pemberontak telah menargetkan konsentrasi militan, pos komando, depot, dan posisi artileri di provinsi Aleppo dan Idlib.
Mereka mengklaim sekitar 300 pejuang pemberontak tewas dalam serangan tersebut.
Semalam, sebuah tayangan dari Aleppo menunjukkan sekelompok pejuang oposisi berkumpul di Lapangan Saadallah al-Jabiri di kota tersebut, dengan papan iklan al-Assad menjulang di belakang mereka.
Gambar yang diambil pada hari Sabtu (30/11) menunjukkan orang-orang berpose di atas patung Bassil al-Assad yang digulingkan, mendiang saudara laki-laki presiden.
Para pejuang berkeliling kota dengan truk dan berkeliaran di jalanan. Seorang pria mengibarkan bendera oposisi Suriah saat dia berdiri di dekat benteng bersejarah Aleppo.
Komando militer Suriah mengatakan militan telah menyerang dalam jumlah besar dan dari berbagai arah.
"Angkatan bersenjata kami melakukan operasi pemindahan yang bertujuan memperkuat garis pertahanan guna meredam serangan tersebut, menyelamatkan nyawa warga sipil dan tentara," katanya.
Adapun Presiden Bashar al-Assad didukung oleh Rusia dan Iran, sedangkan Turki mendukung beberapa oposisi di barat laut tempat mereka mempertahankan pasukan.
Serangan tersebut telah meningkatkan pusat geopolitik konflik di kawasan tersebut . Pertempuran di barat laut sebagian besar telah mereda sejak Turki dan Rusia mencapai perjanjian deeskalasi pada tahun 2020.
"Pejuang oposisi juga menguasai bandara Aleppo," menurut pernyataan ruang operasi mereka dan sumber keamanan.
Dua sumber oposisi juga mengatakan para militan telah merebut kota Maarat al-Numan di provinsi Idlib, dan menjadikan seluruh wilayah itu di bawah kendali mereka.
Pertempuran ini menghidupkan kembali konflik Suriah yang telah lama bergejolak.
Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, mengutuk serangan pemberontak tersebut sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan Suriah.
"Kami mendukung pemerintah Suriah untuk segera memulihkan ketertiban di kawasan tersebut," pungkasnya. (Al Arabiya/Fer/P-3)
KELOMPOK ekstremis Negara Islam (ISIS) tidak lagi menimbulkan ancaman sistematis, tetapi saat ini justru dimanfaatkan oleh sejumlah negara untuk tujuan politik mereka.
SETAHUN berlalu sejak serangan cepat kelompok pemberontak menjatuhkan Damaskus dan mengakhiri kekuasaan keluarga Bashar Assad di Suriah yang berlangsung selama 54 tahun.
PULUHAN ribu warga Suriah turun ke jalan memperingati satu tahun runtuhnya rezim Bashar al-Assad. Presiden Ahmed al-Sharaa menegaskan komitmen memulai fase baru yang lebih adil.
Dewan Keamanan PBB menyetujui resolusi AS untuk mencabut sanksi terhadap Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa menjelang kunjungannya ke Gedung Putih.
Metode pemerkosaan digunakan untuk meneror penduduk ketika kekuatan rezim Bashar al-Assad berada pada titik terlemahnya.
Banyak warga sipil tewas menjadi sasaran pembunuhan balas dendam usai pertempuran antara pasukan keamanan pemerintah dan loyalis Bashar al-Assad.
INDONESIA mendesak Amerika Serikat (AS) dan Rusia segera melanjutkan perundingan untuk mencegah perlombaan senjata nuklir baru.
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Letjen Vladimir Alexeyev, petinggi intelijen GRU Rusia, ditembak di apartemennya di Moskow. Serangan ini menambah panjang daftar jenderal Rusia yang jadi target.
Ia berkata, "kita menghadapi dunia tanpa batasan yang mengikat terkait persenjataan nuklir strategis antara Federasi Rusia dan Amerika Serikat."
Kirsty Coventry, salah satu petinggi IOC, menekankan pentingnya mengembalikan olahraga ke khitahnya sebagai ruang netral yang tidak terjamah oleh kepentingan politik praktis.
Rusia kecam pembunuhan Seif al-Islam Khadafi. Kematian putra Muammar Khadafi ini dinilai mengancam rekonsiliasi dan stabilitas politik di Libia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved