Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
KELOMPOK perlawanan Hizbullah di Libanon kembali melancarkan serangan drone dan roket yang menyasar target-target Israel di wilayah pendudukan sebagai balasan atas genosida terhadap rakyat Palestina di Gaza yang terus berlangsung.
Melalui pernyataan pada Ahad (27/10), Hizbullah juga mengatakan bahwa serangan itu juga untuk mempertahankan kedaulatan Libanon. Hizbullah mengatakan bahwa mereka menyasar Kota Sasa yang diduduki Israel dan sejumlah pangkalan rezim Zionis di wilayah utara Palestina.
Serangan Hizbullah juga menghantam sejumlah permukiman Israel seperti Kiryat Shmona dan Nahariyya.
Permukiman-permukiman itu menjadi sasaran drone peledak dan Kota Zariit juga jadi sasaran, menurut pernyataan itu.
Serangan drone Hizbullah juga terjadi di Marj, Israel, yang menimbulkan korban di kalangan militer.
Secara terpisah, Hizbullah mengumumkan bahwa para pejuang mereka juga menarget barak Al Qamah dengan sejumlah rudal.
Menurut Hizbullah, mereka juga mengusir jet-jet tempur dan drone Hermes-900 Israel dari wilayah udara Libanon dengan rudal darat-ke-udara. (Z-6)
Delapan tentara Israel terluka, termasuk putra Menteri Keuangan Smotrich, akibat serangan roket. Israel balas dengan menggempur Beirut secara besar-besaran.
Israel meningkatkan intensitas serangan udara ke wilayah Libanon pada Jumat waktu setempat, termasuk rangkaian serangan besar di distrik Baalbek.
Tiga personel pasukan perdamaian PBB terluka setelah markas mereka di Libanon selatan dihantam serangan yang diduga dilancarkan Israel.
Kementerian Kesehatan Libanon mengatakan serangan Israel di negara itu sejak Senin telah menewaskan total 217 orang, yang sebagian besar adalah warga sipil.
Jika dipadukan dengan serangan terhadap bangunan tempat tinggal, Israel menambah kesengsaraan dan penderitaan pada penduduk sipil yang sudah lelah.
Belum ada rincian langsung yang diberikan mengenai kemungkinan kerusakan atau korban jiwa.
Delapan tentara Israel terluka, termasuk putra Menteri Keuangan Smotrich, akibat serangan roket. Israel balas dengan menggempur Beirut secara besar-besaran.
Israel meningkatkan intensitas serangan udara ke wilayah Libanon pada Jumat waktu setempat, termasuk rangkaian serangan besar di distrik Baalbek.
Kementerian Kesehatan Libanon mengatakan serangan Israel di negara itu sejak Senin telah menewaskan total 217 orang, yang sebagian besar adalah warga sipil.
Jika dipadukan dengan serangan terhadap bangunan tempat tinggal, Israel menambah kesengsaraan dan penderitaan pada penduduk sipil yang sudah lelah.
Hizbullah mengatakan serangan itu dilakukan sebagai tanggapan terhadap agresi kriminal Israel yang menargetkan puluhan kota dan permukiman di Libanon, termasuk pinggiran selatan Beirut.
Suriah kerahkan ribuan tentara dan roket ke perbatasan Libanon demi cegah penyelundupan senjata serta infiltrasi milisi di tengah eskalasi konflik Israel-Hizbullah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved