Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Joe Biden menyetujui US$567 juta untuk mendukung pertahanan Taiwan. Ini merupakan langkah baru AS untuk meningkatkan militer di Taiwan dalam menghadapi ketegangan Taiwan dan Tiongkok.
Dalam pernyataan singkat pada Minggu (29/9), Gedung Putih mengatakan Biden mendelegasikan menteri luar negeri untuk mengarahkan penarikan hingga US$567 juta barang dan jasa pertahanan Departemen Pertahanan serta pendidikan dan pelatihan militer untuk Taiwan.
Namun tidak ada penjelasan rincian lebih lanjut mengenai bantuan tersebut. Meskipun tidak memiliki hubungan diplomatik formal dengan Taiwan, AS merupakan pendukung dan pemasok senjata internasional paling signifikan bagi Taipei.
Baca juga : Jet tempur Taiwan Halau Mundur 29 Jet Tiongkok
Tiongkok telah berulang kali meminta Washington berhenti menjual senjata ke Taipei yang diklaimnya sebagai wilayahnya.
Pada April lalu, AS menyetujui bantuan militer senilai miliaran dolar AS untuk Taiwan ketika Tiongkok meningkatkan tekanan militer dan politik di pulau tersebut.
Beijing menuduh Washington ikut campur dalam urusan dalam negerinya dengan dukungannya terhadap negara demokrasi tersebut.
Baca juga : Tak Mau Taiwan Merdeka, Tiongkok Siap Berjuang Sampai Akhir
Taipei mengeluhkan keterlambatan pengiriman senjata AS, termasuk jet tempur F-14 yang ditingkatkan.
Tiongkok tidak berhenti menggunakan kekuatan untuk menjadikan Taiwan berada di bawah kendalinya. Ia juga meningkatkan retorika bahwa unifikasi ialah hal yang tidak bisa dihindari.
Namun Taiwan menolak klaim Tiongkok dan mengatakan masyarakat di pulau itu harus menjadi pihak yang menentukan masa depan mereka sendiri. (Aljazeera/Z-2)
Masa pensiun ISS mendekat pada 2030, namun stasiun ruang angkasa komersial penggantinya belum siap. AS hadapi risiko keamanan nasional dan persaingan ketat dengan Tiongkok.
Beijing dengan tegas menentang penggunaan kekuatan dalam hubungan internasional.
Dalam konflik yang terjadi selama Ramadan, Iran disebut memperoleh dukungan dari kedua negara tersebut, meskipun Beijing menyatakan sikap netral.
Komandan Shenzhou 21, Zhang Lu, baru saja mengukir sejarah sebagai astronaut Tiongkok dengan aktivitas luar kendaraan (EVA) terbanyak. Simak detail misinya!
Kuba hadapi krisis energi terburuk akibat blokade minyak AS. Tiongkok gerak cepat pasok teknologi solar sebagai tandingan dominasi geopolitik Donald Trump.
Angkatan Laut AS memensiunkan kapal penyapu ranjau di tengah ancaman Iran di Selat Hormuz. Simak perbandingan kekuatan maritim AS vs Tiongkok di sini.
Amerika Serikat berkomitmen membangun pangkalan permanen di kutub selatan Bulan dengan investasi sebesar US$20 miliar (sekitar Rp338 triliun) selama tujuh tahun ke depan.
RENCANA pengendalian bersama Selat Hormuz oleh Amerika Serikat dan Iran menjadi dinamika baru yang berpotensi mengubah peta kekuatan di Timur Tengah, di tengah konflik
PM Jepang Sanae Takaichi menegaskan upaya diplomasi untuk meredakan ketegangan di Selat Hormuz di tengah konflik AS-Israel dan Iran.
Pemerintah Iran membantah keras klaim Presiden Amerika Serikat, Donald Trump terkait adanya pembicaraan penghentian perang.
Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf membantah adanya pembicaraan dengan Amerika Serikat (AS).
Presiden Donald Trump mengatakan Selat Hormuz akan segera dibuka di bawah pengawasan AS dan Iran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved