Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Rusia Vladimir Putin menurunkan ambang batas bagi Rusia untuk menanggapi dengan serangan nuklir, Rabu (25/9). Pada saat bersamaan berlangsung diskusi yang sedang berlangsung di Washington mengenai penggunaan senjata jarak jauh yang disediakan Barat oleh Ukraina.
Menurut Putin, setiap serangan konvensional terhadap Moskow yang didukung oleh kekuatan nuklir akan dianggap sebagai serangan gabungan terhadap negaranya. Dilansir dari The Independent, ia mengeklaim bahwa Rusia akan mempertimbangkan untuk menggunakan senjata nuklir jika Moskow menerima informasi yang dapat dipercaya tentang mulainya peluncuran besar-besaran rudal, pesawat, atau pesawat nirawak terhadapnya.
Hal itu terjadi saat pertahanan udara Ukraina bertempur melawan serangan udara Rusia, Rabu (25/9) malam, di ibu kota Kyiv selama lima jam. Rudal dan pesawat nirawak kembali menghantam jaringan listrik Ukraina.
Baca juga : Rusia Kirim 80 Drone, Ukraina Tuding Rencana Sasar Fasilitas Nuklir
Layanan Darurat Ukraina mengungkapkan serangan terhadap Kyiv itu melukai sedikitnya dua orang. Ditambahkan Administrasi Militer Kyiv, satu area pembibitan, pipa gas, dan sekitar 20 mobil rusak di kota itu. Serangan jarak jauh telah menjadi ciri khas kampanye militer Rusia di Ukraina, yang kini memasuki tahun ketiga.
Menangggapi Putin, Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha mendesak peserta pertemuan menteri luar negeri G20 untuk mengambilsikap tegas terhadap retorika nuklir Rusia. "Saya mendesak semua orang yang hadir di ruangan ini untuk mengambil sikap tegas terhadap retorika Rusia yang berbahaya dan tidak bertanggung jawab tentang senjata nuklir," kata Sybiha dalam pidatonya di pertemuan yang diadakan di New York di sela-sela sesi ke-79 Majelis Umum PBB.
Memperhatikan bahwa Ukraina mengusulkan jalan yang jelas menuju perdamaian melalui formula yang ditetapkan oleh Zelensky selama pertemuan puncak G20 2022 yang diadakan di Indonesia, Sybiha mengatakan bahwa sebagai tanggapan, mereka mendengar ancaman nuklir baru dari Rusia.
Baca juga : Ukraina Klaim Kuasai Sebagian Wilayah Kursk di Rusia
"Satu-satunya alasan (Presiden Rusia Vladimir) Putin mulai berbicara tentang senjata nuklir ialah karena dia ingin menakut-nakuti kita semua. Namun kita telah membuktikan berkali-kali dalam beberapa tahun terakhir bahwa ketakutan bukanlah jawaban. Kita harus melakukan yang sebaliknya," kata Sybiha.
Dia juga menambahkan bahwa tidak dapat diterima ketika anggota tetap Dewan Keamanan PBB mengancam semua orang dengan senjata nuklir. "Kita tidak boleh membiarkan Rusia merusak perdamaian dan keamanan internasional sambil menakut-nakuti semua orang dengan senjata nuklir," tambahnya.
Di sisi lain, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengucapkan terima kasih kepada Presiden AS Joe Biden dan Kongres AS atas paket bantuan militer baru senilai lebih dari US$8 miliar. Ukraina akan menggunakannya dengan cara yang paling efisien dan transparan.
"Saya berterima kasih kepada Amerika Serikat karena telah menyediakan barang-barang yang paling penting untuk melindungi rakyat kami," kata Zelensky di X. Ia menyebutkan baterai pertahanan udara Patriot tambahan, drone, dan rudal jarak jauh. (Fer/Z-2)
Serangan drone Rusia di Ukraina timur menewaskan 12 penambang dan menghantam rumah sakit bersalin di Zaporizhzhia di tengah suhu ekstrem dan penundaan perundingan damai.
Serangan drone Rusia menghantam kereta penumpang di Kharkiv, menewaskan sedikitnya 4 orang. Zelensky sebut serangan sipil ini murni aksi terorisme.
KEPALA Dana Investasi Langsung Rusia Kirill Dmitriev, pada Selasa (27/1), mengatakan bahwa penarikan pasukan Ukraina dari Donbas dapat mendorong perdamaian di Ukraina.
AMERIKA Serikat memastikan perundingan lanjutan antara Ukraina dan Rusia akan kembali digelar di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, pada 1 Februari mendatang.
Ukraina umumkan status darurat sektor energi akibat serangan rudal Rusia di tengah musim dingin ekstrem. Presiden Zelensky bentuk satgas khusus 24 jam.
Menurut Donald Trump, satu-satunya faktor yang membuat posisi Ukraina tetap bertahan hingga saat ini adalah peran dirinya.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Kesepakatan tersebut ditandatangani pada 2010 oleh Presiden AS saat itu Barack Obama dan Presiden Rusia Dmitry Medvedev, dan mulai berlaku pada 5 Februari 2011.
INDONESIA mendesak Amerika Serikat (AS) dan Rusia segera melanjutkan perundingan untuk mencegah perlombaan senjata nuklir baru.
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Letjen Vladimir Alexeyev, petinggi intelijen GRU Rusia, ditembak di apartemennya di Moskow. Serangan ini menambah panjang daftar jenderal Rusia yang jadi target.
Ia berkata, "kita menghadapi dunia tanpa batasan yang mengikat terkait persenjataan nuklir strategis antara Federasi Rusia dan Amerika Serikat."
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved