Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
PADA Sabtu (21/9), setidaknya 22 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak, tewas dalam serangan Israel di kompleks sekolah. Israel berdalih serangan itu menargetkan pejuang Hamas yang berlindung di sana.
Seorang juru bicara Pertahanan Sipil Jalur Gaza, Mahmoud Basal, mengatakan rudal itu menghantam Sekolah Al-Zaytoun, dekat Kota Gaza, tempat ribuan orang berlindung. Kantor Media Pemerintah (GMO) di Gaza mengatakan 13 anak, termasuk bayi berusia 3 bulan tewas. Anak-anak lain harus diamputasi.
Militer Israel mengatakan bahwa kompleks itu digunakan sebagai pusat komando Hamas dan tindakan pencegahan telah diambil untuk menghindari jatuhnya korban sipil. Pesawat, "Melakukan serangan tepat sasaran terhadap teroris yang beroperasi di dalam pusat komando dan kendali Hamas di Kota Gaza," kata Pasukan Pertahanan Israel (IDF).
Baca juga : 22 Tewas akibat Serangan Israel di Pengungsian Gaza
"Pusat komando dan kendali, yang tertanam di dalam kompleks yang sebelumnya berfungsi sebagai Sekolah Al-Falah, digunakan oleh teroris Hamas untuk merencanakan dan melakukan serangan teroris."
CNN tidak dapat memverifikasi keberadaan anggota Hamas di kompleks tersebut. IDF sering menuduh Hamas menggunakan sekolah dan rumah sakit untuk mengarahkan operasi.
Seorang wartawan CNN yang merekam kejadian tersebut mengatakan bahwa pekerja Pertahanan Sipil mengatakan bahwa sedikitnya 20 orang tewas. Video dari tempat kejadian menunjukkan banyak korban saat petugas penyelamat bergegas melewati puing-puing.
Baca juga : Israel Tuduh Staf UNRWA yang Terbunuh di Gaza Anggota Hamas
Seorang perempuan yang tinggal di sekolah tersebut mengatakan kepada CNN, "Tidak ada peringatan. Kami sedang duduk di sekolah dan tiba-tiba rudal mulai menghujani kami. Tidak ada peringatan. Di mana hati nurani?"
Perempuan yang tidak menyebutkan namanya itu menambahkan, "Pesan saya ialah perang dan pertumpahan darah ini harus membuat kalian bangun. Kalian semua mati rasa dan tidak merasakan apa pun. Tidak ada sekolah, tidak ada rumah sakit, tidak ada makanan, tidak ada air. Kalian harus malu."
Seorang gadis yang mengatakan namanya Amal dan berlindung di sekolah tersebut juga bertanya, "Apa yang telah kami, anak-anak, lakukan hingga terbangun dan tidur dalam ketakutan? Setidaknya hentikan pengeboman sekolah. Kami tidak punya sekolah, tidak punya rumah. Ke mana kami harus pergi?
Baca juga : Israel Serang Sekolah Tempat Pengungsian Gaza, 11 Orang Tewas
"Semua orang menjadi martir, semuanya menjadi martir, tercabik-cabik," katanya. "Negara-negara Arab takut dan tidak ingin campur tangan. Mengapa kalian takut? Apa salah kami? Serukan gencatan senjata dan akhiri ini. Apa yang salah dengan kalian?" tanya Amal.
IDF juga mengatakan bahwa pasukan baru-baru ini mendeteksi militan bersenjata merampok truk bantuan kemanusiaan di daerah Rafah, tanpa menyebutkan tanggalnya. Dalam operasi cepat, pasukan mengarahkan pesawat nirawak yang menemukan militan yang melarikan diri dengan mobil dan mereka disingkirkan oleh pesawat.
Keamanan konvoi kemanusiaan telah menjadi masalah bagi badan-badan bantuan, dengan penjarahan yang sering terjadi. Khader Al-Za'anoun dari Wafa, kantor berita resmi Palestina, turut memberikan kontribusi dalam pelaporan ini. (Z-2)
Seberapa kuat Iran dapat bertahan, atau bahkan sebaliknya malah bisa mengubah permainan?
Eskalasi perang meluas ke pusat diplomatik Riyadh dan Doha. Israel klaim hancurkan markas penyiaran IRIB di Teheran sementara Qatar cegat rudal balistik.
PBB menyampaikan kekhawatiran atas meningkatnya aktivitas militer di Libanon di tengah eskalasi konflik Timur Tengah antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel.
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), unit elit militer Iran, menegaskan bahwa pihaknya akan meningkatkan perlawanan setelah tewasnya Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.
Istri mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dilaporkan meninggal dunia menurut kantor berita Mehr, di tengah memanasnya konflik antara Iran, AS, dan Israel.
Komandan Islamic Revolutionary Guard Corps mengancam meluncurkan rudal ke Siprus di tengah eskalasi konflik Iran-AS-Israel. Jerman bersiap mengevakuasi warganya dari kawasan Timur Tengah.
Pasukan Indonesia akan dikerahkan ke Jalur Gaza mulai April 2026 sebagai bagian dari Pasukan Stabilisasi Internasional. Simak detail penempatannya di sini.
Wamenlu Arab Saudi Waleed Elkhereiji dalam pertemuan OKI di Jeddah tegaskan dukungan Solusi Dua Negara dan apresiasi peran AS untuk perdamaian Palestina.
Dubes Rusia Sergei Tolchenov hormati keputusan Presiden Prabowo gabung Board of Peace (BoP) Gaza, namun ungkap alasan Rusia tak ikut serta. Cek faktanya.
Serangan brutal pemukim ilegal Israel di desa Susya, Hebron, hanguskan rumah dan kendaraan warga Palestina di tengah bulan Ramadan. Simak kronologinya.
Menlu RI Sugiono tegaskan kesiapan Indonesia pimpin Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) dan kirim 8.000 prajurit TNI untuk perdamaian Palestina.
Dino Patti Djalal soroti absennya poin Solusi Dua Negara dalam pidato Presiden Prabowo di Board of Peace Washington. Simak pesan penting pendiri FPCI ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved