Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MILITER Israel melancarkan serangan udara terhadap ratusan sasaran di Libanon selatan. Hizbullah melancarkan serangan roket terdalamnya ke Israel sehingga memicu kekhawatiran akan konflik yang lebih luas.
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan pihaknya melancarkan dua gelombang serangan, yakni menyerang sekitar 290 sasaran dan menargetkan 110 lokasi di seluruh Libanon selatan ketika sirene peringatan serangan roket Hizbullah terdengar di puluhan kota di Israel utara.
"Sekitar 10 roket diyakini melintasi dari Libanon dan sebagian besar berhasil dicegat," kata IDF.
Baca juga : Serangan Pager di Libanon Momok Baru Perdamaian Timur Tengah
Layanan medis darurat Israel melaporkan bahwa seorang pria terluka ringan akibat pecahan peluru yang dicegat di suatu desa, Galilea bagian bawah.
Hizbullah mem-posting di saluran Telegramnya pada Minggu (22/9) pagi bahwa mereka telah menargetkan pangkalan udara Ramat David Israel di dekat Haifa dengan puluhan rudal sebagai tanggapan atas serangan berulang Israel terhadap Libanon.
Pangkalan udara tersebut merupakan sasaran terjauh yang diserang kelompok Libanon di Israel sejak awal pertempuran atau sekitar 50 km dari perbatasan Libanon-Israel.
Baca juga : AS Ingatkan Konsekuensi Israel jika Serang Hizbullah
Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant mengatakan kepada personel angkatan udara bahwa perang Israel dengan Hizbullah telah mencapai fase baru.
Dalam pidato di pangkalan udara Ramat David, dia juga memuji badan intelijen militer Mossad atas prestasi luar biasa mereka di wilayah tersebut. Mereka melakukan gelombang serangan di Libanon, melalui walkie-talkie yang biasa dipegang oleh anggota Hizbullah.
Serangan pada Rabu (18/9) dan operasi ledakan pager menyebabkan 42 orang tewas dan lebih dari 3.000 orang terluka. Israel diduga berada di balik operasi tersebut, meski belum secara resmi mengaku bertanggung jawab.
Baca juga : Netanyahu Setuju Perundingan lagi, Lima Warga Gaza Tewas dalam Bantuan Makanan
Pada Juli lalu, Hizbullah merilis rekaman yang direkam oleh drone di atas kota Haifa yang menyoroti pangkalan udara Ramat David, sebagai bagian dari video berdurasi hampir 10 menit yang menandai infrastruktur militer di kota padat penduduk di Israel utara.
Pada Sabtu (21/9), Israel menutup wilayah udara utaranya sambil menunggu pembalasan Hizbullah atas pembunuhan Ibrahim Aqil, seorang komandan veteran unit elit Radwan, bersama dengan lebih dari selusin militan lain.
Tiga anak-anak dan tujuh perempuan termasuk di antara 37 orang yang tewas akibat serangan Israel di Beirut pada Jumat (20/9) yang menargetkan pemimpin tertinggi Hizbullah di lingkungan padat penduduk.
Baca juga : Biden Minta Hamas Terima Gencatan Senjata pada Ramadan
Para pejabat AS dan PBB telah memperingatkan agar tidak terjadi eskalasi lebih lanjut. Namun sejumlah maskapai penerbangan termasuk Air France, Turkish Airlines, dan Aegean membatalkan penerbangan ke Beirut. Kondisi ini mencerminkan kekhawatiran yang penuh gejolak dan membuat wilayah tersebut semakin dekat dengan perang besar-besaran.
Israel mulai memperlambat serangan di Jalur Gaza, Palestina, dan fokus pada wilayah utara. Pada Sabtu, pasukannya mengebom sekolah yang menjadi tempat perlindungan. "Menewaskan sedikitnya 22 orang dan melukai 30 lainnya, sebagian besar perempuan dan anak-anak," kata kementerian kesehatan Gaza.
Militer Israel mengatakan sasarannya alah markas Hamas di dalam sekolah tersebut, tanpa memberikan rincian atau bukti.
Namun pekan lalu, Israel mengatakan pihaknya memperluas tujuan strategisnya dalam perang Gaza dengan memasukkan kembali 60.0000 penduduk Israel utara yang dievakuasi ke rumah mereka yang secara rutin menjadi sasaran Hizbullah.
Mereka kemudian melancarkan serangkaian serangan yang belum pernah terjadi terhadap kelompok tersebut. Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) mendesak warga Amerika di Libanon untuk meninggalkan negara tersebut.
"Karena konflik yang sedang berlangsung antara Hizbullah dan Israel dan ledakan baru-baru ini di seluruh Libanon, termasuk Beirut, tidak dapat diprediksi, kedutaan besar AS mendesak warga AS untuk meninggalkan Libanon sementara opsi komersial masih tersedia," katanya dalam peringatan yang diperbarui.
"Saat ini penerbangan komersial sudah tersedia, tetapi kapasitasnya dikurangi. Jika situasi keamanan memburuk, pilihan komersial untuk berangkat mungkin menjadi tidak tersedia," tambahnya.
Pada akhir Juli, AS menaikkan peringatan perjalanan ke Libanon ke peringkat tertinggi atau larangan bepergian, setelah serangan di Beirut selatan menewaskan seorang komandan Hizbullah.
Hizbullah mulai melancarkan serangan untuk mendukung sekutunya Hamas setelah 7 Oktober dan mengindikasikan bahwa mereka akan berhenti menargetkan Israel ketika serangan di Jalur Gaza berhenti, kecuali Israel terus menembaki Libanon.
Serangan rudal, roket, dan drone selama berbulan-bulan menewaskan sedikitnya 23 tentara dan 26 warga sipil. Akibatnya, ini menjadikan wilayah perbatasan Israel di dekat Libanon menjadi zona penyangga strategis terlalu berbahaya bagi kehidupan sehari-hari.
Di Libanon, lebih dari 500 orang tewas akibat serangan Israel. Sebagian besar dari mereka ialah pejuang Hizbullah dan kelompok bersenjata lain, tetapi juga lebih dari 100 warga sipil. (The Guardian/Z-2)
AMERIKA Serikat menetapkan organisasi Ikhwanul Muslimin di Mesir, Libanon, dan Yordania sebagai kelompok teroris. Maklum, organisasi itu sudah lama menjadi musuh Israel.
PARA pejabat Israel menilai serangan militer Amerika Serikat (AS) terhadap Venezuela pada Sabtu (3/1) sebagai pukulan signifikan bagi poros Iran.
ISRAEL mencatat emigrasi bersih sebanyak 144.270 orang selama tiga tahun pemerintahan Benjamin Netanyahu saat ini.
Militer Israel mengklaim serangannya menewaskan tiga anggota Hizbullah.
DOKUMEN internal yang bocor dan ditelaah ABC Spanyol mengungkap dugaan kerja sama keuangan dan logistik jangka panjang antara Venezuela dan Iran.
Militer Israel kembali melancarkan serangan udara di Libanon selatan kurang dari sehari setelah pembicaraan langsung pertama.
North American Aerospace Defense Command (NORAD) mengumumkan bahwa sejumlah pesawatnya akan segera tiba di Pituffik Space Base, Greenland.
Putra Donald Trump adalah salah satu investor di tambang 'unsur tanah jarang' pertama di pulau Arktik tersebut.
Tiga uskup agung Katolik AS mengatakan bahwa landasan moral untuk tindakan Amerika di dunia dipertanyakan akibat penggunaan atau ancaman kekuatan militer kembali.
ANCAMAN Donald Trump pada Sabtu (17/1) untuk mengenakan tarif pada delapan negara Eropa kecuali mereka mendukung rencananya untuk membeli Greenland mengejutkan banyak orang.
ANCAMAN perdagangan Trump terhadap pemerintah Eropa terkait Greenland meningkatkan kemungkinan bahwa pemerintah Eropa akan mengurangi kepemilikan aset AS mereka.
PARA pemimpin Kristen senior di Jerusalem, Palestina, memperingatkan campur tangan pihak luar yang mengancam masa depan Kekristenan di Tanah Suci, khususnya Zionisme Kristen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved