Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMITE Hak Anak PBB (Committee on the Rights of the Child/CRC) mendesak Israel untuk segera menghentikan pembunuhan dan melukai anak-anak Palestina di Gaza. Setelah meninjau enam negara pihak selama sesi terakhirnya, komite merilis temuan tentang Argentina, Armenia, Bahrain, Israel, Meksiko, dan Turkmenistan.
"Komite sangat prihatin dengan tingginya jumlah anak-anak di Gaza yang terbunuh, cacat, terluka, hilang, mengungsi, menjadi yatim piatu, dan menjadi korban kelaparan, kekurangan gizi, dan penyakit, sebagai akibat dari serangan yang tidak pandang bulu dan tidak proporsional dari Negara Pihak," kata komite itu dalam siaran persnya, dilansir Anadolu, Jumat (20/9).
CRC itu juga mendesak Israel untuk segera menghentikan pembunuhan dan cedera anak-anak Palestina di Gaza, memastikan akses kemanusiaan yang aman dan tanpa batas ke dan di dalam Jalur Gaza, dan mengizinkan masuknya semua bahan bangunan yang dibutuhkan keluarga Palestina untuk membangun kembali rumah dan infrastruktur sipil dan publik.
Baca juga : PM Spanyol Tegaskan Pentingnya Solusi Dua Negara
Selain itu, komite tersebut juga menyatakan kekhawatiran yang mendalam tentang penculikan yang terus berlanjut, penangkapan sewenang-wenang, dan penahanan yang berkepanjangan terhadap sejumlah besar anak-anak Palestina oleh pasukan Israel, sebagian besar tanpa dakwaan, pengadilan atau akses ke perwakilan hukum atau kontak dengan anggota keluarga.
Israel juga harus segera mengakhiri penahanan sewenang-wenang dan administratif terhadap anak-anak, membebaskan semua anak Palestina yang telah ditahan secara sewenang-wenang, dan menghapuskan sistem penahanan yang dilembagakan serta penggunaan penyiksaan dan perlakuan buruk terhadap mereka di semua tahap prosedur peradilan.
Tidak ada langkah Israel yang diidentifikasi untuk mencegah kematian anak-anak di Gaza Merinci temuannya pada konferensi pers di Jenewa, CRC tersebut mengatakan tidak dapat mengidentifikasi tindakan apa pun yang diambil oleh Israel untuk melindungi anak-anak Gaza selama operasi militernya.
Baca juga : Netanyahu Didesak Sepakati Gencatan Senjata
"Kami memang mencoba mendapatkan jawaban tentang tindakan yang telah diambil Israel untuk melindungi anak-anak di daerah berpenduduk padat selama operasi militer sesuai dengan hukum humaniter internasional," kata Wakil Ketua CRC Bragi Gudbrandsson.
Gudbrandsson menekankan bahwa penggunaan senjata berwilayah luas di kawasan pemukiman, termasuk rumah-rumah yang dihuni keluarga multi-generasi, tentu saja menimbulkan kekhawatiran tentang perlindungan warga sipil, khususnya anak-anak.
"Kami tidak memperoleh jawaban yang memadai untuk ini, dan saya pikir angka-angka berbicara sendiri," katanya. "Saya kira kami tidak dapat mengidentifikasi tindakan khusus apa pun yang telah diambil untuk menyelamatkan nyawa anak-anak dalam operasi militer di Gaza ini."
Baca juga : Ini Gambaran Kesepakatan Gencatan Senjata di Gaza Jilid II
Ia juga mengatakan bahwa Israel memang mengakui kewajibannya berdasarkan hukum humaniter internasional selama diskusi dengan CRC, tetapi "menurut pandangan kami, Israel tidak memberi kami informasi yang cukup yang membuat kami percaya bahwa mereka telah mengambil tindakan apa pun untuk menghindari kematian, untuk menyelamatkan nyawa di Gaza."
Selama hampir setahun, serangan Israel telah menewaskan lebih dari 41.000 orang, kebanyakan dari mereka wanita dan anak-anak, dan melukai lebih dari 95.500 orang, menurut otoritas kesehatan setempat.
Serangan Israel telah menyebabkan hampir seluruh penduduk wilayah tersebut mengungsi di tengah blokade yang terus berlanjut dan mengakibatkan kekurangan makanan, air bersih, dan obat-obatan. Israel juga menghadapi tuduhan genosida atas tindakannya di Gaza di Mahkamah Internasional. (I-2)
PRESIDEN Brasil Luiz Inacio Lula da Silva menuding Presiden Amerika Serikat Donald Trump berupaya membentuk PBB baru melalui peluncuran Dewan Perdamaian.
Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan pembentukan Board of Peace atau Dewan Perdamaian Gaza yang diinisiasi oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump tidak menggantikan peran PBB.
Dewan Perdamaian Trump
Tiga jurnalis Palestina tewas saat bertugas untuk lembaga bantuan Mesir di Gaza.
Presiden Prancis Emmanuel Macron resmi menolak undangan Donald Trump untuk bergabung dalam Dewan Perdamaian Gaza. Apa alasan di baliknya?
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu keberatan terhadap susunan panel penasihat Gaza yang baru dibentuk oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Ia menilai kondisi kemanusiaan menunjukkan perbaikan seiring derasnya bantuan yang mulai masuk ke wilayah konflik.
Pasukan Israel mulai merobohkan markas besar UNRWA di Yerusalem Timur. PBB menyebutnya sebagai pelanggaran hukum internasional yang belum pernah terjadi sebelumnya.
ORGANISASI nonpemerintah hak asasi manusia Arab mengajukan permohonan agar Inggris menjatuhkan sanksi terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
SETIDAKNYA 84 tahanan Palestina meninggal di penjara-penjara Israel sejak Oktober 2023 setelah mengalami penyiksaan sistematis.
EMIRAT Arab menjadi salah satu negara pertama yang secara terbuka berkomitmen pada Dewan Perdamaian Presiden Donald Trump pada Selasa (20/1).
ISRAEL memindahkan blok-blok yang seharusnya menandai garis kendali pascagencatan senjata lebih jauh ke dalam Jalur Gaza. Ini menimbulkan kebingungan di kalangan Palestina.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved