Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SECRET Service atau pasukan pengawal presiden Amerika Serikat (AS) mengaku telah mengetahui adanya cicitan dari Elon Musk yang menyebut tidak ada seorang pun yang berusaha membunuh Presiden Joe Biden atau Wakil Presiden Kamala Harris.
Musk tengah menghapus cicitan itu dan menyebut aksi itu hanya bercanda.
Unggahan Musk di X itu dilakukan hanya beberapa jam usai ada upaya pembunuhan terhadap Donald Trump di lapangan golf miliknya di Florida, Minggu (15/9).
Baca juga : Donald Trump Tuding Joe Biden dan Kamala Harris Berperan dalam Upaya Pembunuhan terhadap Dirinya
Miliarder teknologi itu merupakan rekan dekat Trump, yang mengatakan akan menggandeng pemilik SpaceX itu untuk menjalankan komisi pemerintahan yang efisien jika terpilih sebagai presiden AS untuk kali kedua.
Para pengguna X mengkritik keras cicitan Musk dengan beberapa menuding unggahan itu sebagai ancaman terhadap presiden dan wakil presiden AS.
Dalam sebuah pernyataan resmi, Gedung Putih menyebut cicitan Musk itu tidak bisa diterima.
Baca juga : Elon Musk Tuding Partai Demokrat Aktif Dorong Upaya Pembunuhan Donald Trump
"Kekerasan harus dikecam, bukan malahan didukung atau dijadikan bahan bercandaan," ungkap Gedung Putih sembari menegaskan tidak ada tem[pat bagi kekerasan politik di AS.
Ketika dihubungi, Secret Service mengaku telah mengetahui mengenai cicitan itu.
"Kami tidak bisa mengomentari masalah intelejen perlindungan. Meski begitu, kami bisa menegaskan Secret Service memandang serius semua ancaman terhadap Presiden AS," tegas Secret Service dalam keterangan resmi mereka.
Usai menghapus cicitannya, Musk mencicit, "Pelajaran yang saya dapat adalah hanya karena saya mengucapkan sesuatu ke sebuah kelompok dan mereka tertawa tidak berarti hal itu lucu saat diunggah di X."
"Tenryata lelucon itu tidak lucu jika orang tidak mengerti konteksnya dan hanya disampaikan secara tertulis," imbuhnya. (bbc/Z-1)
Donald Trump kembali enggan menjelaskan langkah AS terkait Greenland, namun memberi sinyal peluang kesepakatan di Davos. Denmark memperingatkan risiko terhadap NATO.
Rusia menegaskan tidak memiliki rencana merebut Greenland. Menlu Sergei Lavrov menyatakan AS memahami Moskow dan Beijing tak mengancam wilayah tersebut.
Buntut ancaman Trump soal Greenland, Parlemen Eropa berencana menunda persetujuan kesepakatan tarif Juli lalu. Ancaman perang dagang kembali hantui pasar global.
USKUP Agung Katolik untuk dinas militer AS mengatakan bahwa secara moral dapat diterima untuk tidak mematuhi perintah jika pasukan menganggap perintah bertentangan dengan hati nurani mereka.
PRESIDEN Donald Trump memperjelas selama berbulan-bulan bahkan mungkin bertahun-tahun bahwa ia termotivasi secara unik oleh keinginan untuk memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian.
Perdana Menteri Store menegaskan bahwa pemerintah Norwegia tidak memiliki kewenangan dalam penentuan penerima Hadiah Nobel Perdamaian.
WASHINGTON pada Selasa (6/1) memperingati lima tahun penyerbuan massa ke Gedung Capitol AS.
Instalasi Presidential Walk of Fame di Gedung Putih menuai sorotan. Trump pasang plakat bernada tajam, sebut Joe Biden presiden terburuk AS.
AMERIKA Serikat (AS) menyetujui rencana penjualan senjata senilai US$11 miliar kepada Taiwan. Hal ini diumumkan pemerintah Taipei, kemarin.
Departemen Luar Negeri AS kembali mewajibkan penggunaan Times New Roman ukuran 14 poin, membatalkan aturan penggunaan Calibri era Biden.
Pemerintahan Donald Trump memulai proses wawancara ulang terhadap pengungsi yang masuk ke AS di era Biden.
SEJUMLAH perusahaan besar AS, termasuk Meta Platforms, Broadcom, dan Qualcomm, menghadapi masalah baru saat mencoba memanfaatkan diskon pajak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved