Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM unjuk rasa solidaritas yang kuat, jutaan warga Yaman turun ke jalan di berbagai provinsi pada Jumat (23/8) untuk mendukung rakyat Palestina dan mengutuk pembantaian Israel yang sedang berlangsung di Jalur Gaza.
Di bawah spanduk bertulisan Dengan Gaza dan Al-Aqsa serta Jihad dan Keteguhan Hingga Kemenangan, pawai besar-besaran memenuhi Lapangan Sabeen di Sanaa serta lebih dari 200 lokasi lain di seluruh provinsi Yaman. Demonstrasi ini diadakan untuk menyatakan dukungan yang tak tergoyahkan bagi perjuangan Palestina dan mendukung tindakan Angkatan Bersenjata Yaman dalam solidaritas dengan Gaza.
Protes pagi hari itu tersebar luas di provinsi-provinsi seperti Saada, Raymah, dan Marib, serta beberapa distrik di Taiz, Amran, dan Ibb. Para demonstran menegaskan kembali komitmen mereka terhadap perlawanan Gaza dan menekankan dukungan mereka melalui operasi militer, kegiatan resmi dan populer, serta boikot ekonomi terhadap musuh.
Baca juga : Houthi Yaman Serang Kapal Tanker Minyak Yunani
Pernyataan dari para demonstran Yaman mendesak Poros Jerusalem, Jihad, dan Perlawanan untuk memberikan pukulan telak kepada musuh-musuh kemanusiaan, menyerukan tanggapan yang akan, "Memberikan kelegaan bagi hati orang-orang beriman."
Pernyataan itu juga menegaskan kembali komitmen Yaman yang teguh untuk mendukung rakyat Palestina yang tertindas. Mereka menjanjikan demonstrasi mingguan yang berkelanjutan hingga kemenangan tercapai.
Menyampaikan pidato kepada rakyat Palestina, pernyataan itu mengungkapkan kebanggaan atas ketangguhan luar biasa mereka yang menentang harapan dan menggagalkan harapan musuh-musuh mereka. "Kami mendukung Anda hingga kemenangan yang dekat. Insya Allah," demikian pernyataan itu dilansir dari The Palestinian Information Center.
Pesan itu juga menantang negara-negara Arab dan Islam yang lebih luas dengan mendesak mereka untuk mengakui Gaza sebagai ujian iman dan kemanusiaan mereka. "Keheningan Anda ialah kegagalan dan keraguan Anda ialah pengkhianatan. Pernyataan itu memperingatkan dengan mengutip Al-Quran untuk menekankan tugas moral dan spiritual untuk mendukung Gaza. (Z-2)
Wisma Putra menyatakan undang-undang tersebut jelas bersifat diskriminatif terhadap rakyat Palestina dan menghapuskan segala bentuk kebijaksanaan kehakiman.
JDF Asia Pasifik juga mendesak langkah konkret komunitas internasional untuk menghentikan implementasinya.
Aktor Liam Cunningham mengecam UU hukuman mati Israel yang khusus untuk warga Palestina, menyebut pendukungnya “genosida dan apartheid”.
Kekerasan pemukim ekstremis Israel terhadap warga Palestina di Tepi Barat mencapai level tertinggi. Simak analisis mengenai impunitas dan dukungan ideologisnya.
Komisaris UNRWA Philippe Lazzarini menyerukan pembentukan panel ahli tingkat tinggi untuk selidiki kematian 390 staf PBB di Gaza. Baca selengkapnya di sini.
SETIAP konflik pada akhirnya bisa dirundingkan, kecuali konflik yang mengatasnamakan Tuhan.
Komisaris UNRWA Philippe Lazzarini menyerukan pembentukan panel ahli tingkat tinggi untuk selidiki kematian 390 staf PBB di Gaza. Baca selengkapnya di sini.
PASUKAN Israel menewaskan dua warga Palestina dalam insiden terpisah di Tepi Barat yang diduduki pada Senin (30/3). Ini dikatakan Kementerian Kesehatan Palestina dan militer Israel.
KEPOLISIAN Israel mencegah Patriark Latin Jerusalem, Kardinal Pierbattista Pizzaballa, untuk memasuki Gereja Makam Suci guna merayakan Misa Minggu Palma.
PM Malaysia Anwar Ibrahim mengatakan Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi memberikan jaminan untuk memfasilitasi penyaluran bantuan kemanusiaan Malaysia kepada masyarakat Gaza.
Menlu Palestina ungkap taktik Israel manfaatkan konflik Iran untuk percepat perluasan pemukiman ilegal di Tepi Barat. Simak kronologi dan dampaknya.
PBB memperingatkan potensi pembersihan etnis di Tepi Barat setelah 36.000 warga Palestina terusir dalam setahun akibat ekspansi pemukiman ilegal Israel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved