Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
ISMAEL “El Mayo” Zambada, salah satu pendiri dan diduga pemimpin saat ini dari kartel narkoba Sinaloa Meksiko, kini berada dalam tahanan AS, menurut Departemen Kehakiman.
Joaquin Guzman Lopez, putra dari pendiri kartel Joaquin “El Chapo” Guzman dan diduga pemimpin kartel lainnya, juga berada dalam tahanan federal, kata Jaksa Agung Merrick Garland.
Kedua pria tersebut menghadapi beberapa tuduhan terkait kepemimpinan operasi kriminal kartel, termasuk “jaringan produksi dan peredaran fentanyl yang mematikan,” kata Garland.
Baca juga : Putra "El Chapo" dari Kartel Sinaloa Meksiko Mengaku Tidak Bersalah di Pengadilan AS
Sumber diplomatik AS yang memiliki pengetahuan langsung tentang kasus tersebut sebelumnya telah mengonfirmasi bahwa Zambada berada dalam tahanan AS.
Kartel Sinaloa, yang dinamai sesuai dengan negara bagian Meksiko tempat geng ini dibentuk, adalah salah satu kelompok pengedar narkoba paling kuat di dunia, dikenal karena menyelundupkan fentanyl, metamfetamin, dan heroin ke Amerika Serikat.
Indictment terbaru terhadap Zambada, salah satu pengedar narkoba paling terkenal dalam sejarah Meksiko, terjadi Februari. Ia didakwa dengan konspirasi untuk memproduksi dan mendistribusikan zat yang mengandung fentanyl, menurut Departemen Kehakiman AS.
Baca juga : Senjata Militer AS Diduga Diselundupkan ke Meksiko
Nama Guzman dihapus dari indictment yang diperbarui yang diajukan tahun ini karena vonis pengadilan terhadapnya tahun 2018, kata jaksa federal.
Dari 1989-2024, Zambada mengimpor dan mendistribusikan “jumlah besar narkotika,” menghasilkan miliaran dolar keuntungan, menurut indictment Februari tersebut.
Jaksa federal mengatakan ia mempekerjakan orang untuk mendapatkan “rute transportasi dan gudang” untuk mengimpor dan menyimpan narkotika, bersama dengan pembunuh bayaran, atau sicarios, untuk melakukan penculikan dan pembunuhan di Meksiko “sebagai balas dendam terhadap pesaing yang mengancam kartel.”
Ayah Guzman Lopez dihukum juri federal di Brooklyn pada 2018 dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup ditambah 30 tahun, kata Departemen Kehakiman. Namun, Zambada terus menghindari penangkapan saat menjalankan kartel tersebut.
Guzman senior menyuap penjaga penjara untuk menyelundupkannya keluar dan melarikan diri dari penjara tahun 2001. Ia sebelumnya ditangkap tahun 1993 dengan tuduhan pembunuhan dan narkoba. (CNN/Z-3)
Arkeolog temukan makam Zapotec berusia 1.400 tahun di Oaxaca, Meksiko. Dilengkapi mural berwarna dan pahatan burung hantu raksasa yang masih utuh.
Untuk pertama kalinya, para ilmuwan mampu melacak kupu-kupu monarch individu menempuh perjalanan ribuan kilometer dari Amerika Utara hingga lokasi hibernasi mereka di Meksiko
Presiden Claudia Sheinbaum menyebut pengiriman 37 operator kartel ke AS sebagai 'keputusan berdaulat' demi meredam ancaman intervensi militer Donald Trump.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan militer AS akan mulai melakukan serangan darat terhadap kartel narkoba sebagai langkah lanjutan dari operasi di laut yang berjalan.
Donald Trump tidak menunjukkan keraguan ketika ditanya mengenai implikasi serangan terhadap Venezuela bagi negara-negara lain di kawasan, termasuk Kuba dan Kolombia
PARA pejabat Israel menilai serangan militer Amerika Serikat (AS) terhadap Venezuela pada Sabtu (3/1) sebagai pukulan signifikan bagi poros Iran.
Iran menolak pembatasan misil dari AS meski siap lanjut negosiasi. Teheran menegaskan program rudal tak bisa ditawar di tengah tekanan Israel.
Green Day tampil memeriahkan acara pembukaan Super Bowl LX di Levi’s Stadium, California, Minggu (8/2).
INDONESIA mendesak Amerika Serikat (AS) dan Rusia segera melanjutkan perundingan untuk mencegah perlombaan senjata nuklir baru.
KETEGANGAN Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali meningkat setelah Teheran memperingatkan akan menyerang pangkalan militer AS di Timur Tengah jika Donald Trump melancarkan aksi militer
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu dijadwalkan bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trumpmembahas perkembangan pembicaraan Amerika dengan Iran.
KETEGANGAN Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali meningkat meski kedua negara menyepakati kelanjutan perundingan nuklir. Teheran menegaskan garis merahnya
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved