Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PERDANA Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan Israel akan terus berperang di Gaza "hingga kami menghancurkan kemampuan militer Hamas dan kekuasaannya di Gaza serta membawa semua sandera kami pulang."
“Kami tidak akan puas dengan apapun yang kurang dari itu,” kata Netanyahu dalam pidatonya di Kongres AS pada hari Rabu.
Dia kemudian menguraikan visinya untuk Gaza pasca-perang.
Baca juga : Benjamin Netanyahu Kecam Protes Terhadap Perang Gaza, Desak Dukungan AS dan Kecam Antisemitisme
“Visi saya untuk hari itu adalah Gaza yang tidak memiliki militer dan tidak radikal,” kata Netanyahu.
“Israel tidak berniat untuk merelokasi Gaza, tetapi untuk masa depan yang dapat diperkirakan, kami harus mempertahankan kendali keamanan yang utama di sana untuk mencegah kemunculan teror kembali, untuk memastikan Gaza tidak lagi menjadi ancaman bagi Israel.”
“Gaza harus memiliki pemerintahan sipil yang dijalankan Palestina yang tidak berniat menghancurkan Israel. Itu bukanlah hal yang berlebihan bagi Israel. Itu adalah hal mendasar yang kami berhak tuntut dan terima,” kata perdana menteri.
Baca juga : Para Aktivis Tuntut Netanyahu Mundur
“Demiliterisasi dan deradikalisasi – kedua konsep ini diterapkan pada Jerman dan Jepang setelah Perang Dunia II dan itu menghasilkan dekade-dekade perdamaian, kemakmuran, dan keamanan. Setelah kemenangan kami, dengan bantuan mitra regional, demiliterisasi dan deradikalisasi Gaza juga dapat menghasilkan masa depan yang aman, makmur, dan damai,” kata Netanyahu.
AS telah bekerja intensif dengan mitra regional untuk menetapkan rencana keamanan dan pemerintahan saat perang berakhir dan telah mendorong pemerintah Israel untuk mengemukakan ide-idenya sendiri.
Sekretaris Negara Antony Blinken, November, menguraikan serangkaian prinsip yang diharapkan AS untuk Gaza pasca-perang, termasuk tidak ada pendudukan ulang oleh Israel, tidak ada pengurangan wilayah di Gaza. AS juga telah menyerukan pemerintahan Palestina yang bersatu yang dipimpin Otoritas Palestina yang “direvitalisasi.”
Blinken juga memperingatkan situasi serius yang mungkin muncul jika tidak ada rencana untuk masa depan setelah perang.
“Apa yang tidak bisa kami terima adalah kesepakatan yang diikuti oleh semacam kekosongan yang akan diisi, jika ada, oleh kembalinya Hamas, yang tidak dapat diterima; oleh Israel yang memperpanjang pendudukan, yang mereka katakan tidak ingin dilakukan dan tidak dapat diterima; atau hanya memiliki kekosongan yang diisi oleh ketidakaturan, yang diisi oleh kekacauan, yang kami lihat di banyak bagian Gaza saat ini, yang juga merugikan dalam membantu orang-orang yang sangat membutuhkannya,” kata Blinken, Jumat. (CNN/Z-3)
Dino mengkritik serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran serta menilai wacana mediasi Presiden Prabowo Subianto tidak realistis. Ia mendorong Indonesia bersikap tegas.
Media Israel dan Netanyahu melaporkan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, tewas dalam serangan yang menyasar kompleks kediamannya di Teheran,
Amerika Serikat dan Iran kembali berunding di Jenewa dengan mediasi Oman di tengah pengerahan militer besar-besaran AS. Presiden Donald Trump membuka peluang diplomasi.
PM Israel Benjamin Netanyahu tegaskan rekonstruksi Gaza hanya berjalan jika Hamas melucuti senjata. Simak hasil pertemuan Board of Peace di Washington.
Pengadilan Cili menelaah pengaduan kejahatan perang terhadap mantan penembak jitu Israel, Rom Kovtun, atas dugaan pelanggaran HAM saat bertugas di Gaza.
Presiden AS Donald Trump siap dukung serangan Israel ke Iran. Kapal induk USS Gerald R. Ford dikerahkan saat perundingan nuklir di Jenewa memanas. Cek faktanya.
ALIANSI Penyelenggara Haji dan Umrah Seluruh Indonesia (ASPHIRASI) menyatakan belum ada keputusan resmi penundaan keberangkatan jamaah umrah setelah konflik di Timur Tengah antara Iran, AS
Ketua Umum Apindo Shinta Widjaja Kamdani menyebut risiko serangan AS ke Iran tidak hanya berasal dari sentimen pasar tetapi juga dari potensi gangguan jalur energi dan perdagangan global.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa operasi yang dilakukan AS terhadap Venezuela dapat menjadi contoh dalam menghadapi dinamika kekuasaan di Iran.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa operasi militer negaranya akan terus berlangsung dengan kekuatan penuh.
Jajak pendapat Reuters/Ipsos tunjukkan hanya 25% warga AS dukung serangan ke Iran. Risiko lonjakan harga BBM dan korban jiwa tentara jadi ancaman bagi posisi Trump.
Pemerintah Tiongkok menyampaikan keprihatinan mendalam atas serangan militer terhadap Iran yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved