Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
MILITER Israel mengonfirmasi dalam laporan operasional hariannya bahwa brigade komandonya terus beroperasi di markas besar badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) di Gaza tengah. Militer Israel mengklaim bahwa pasukannya menemukan senjata, bahan peledak, dan drone di lokasi tersebut dalam beberapa hari terakhir dan pesawat tempurnya menyerang pejuang Hamas di daerah tersebut.
Israel telah menargetkan ratusan gedung PBB, rumah sakit, dan sekolah yang dituding digunakan oleh pejuang Palestina untuk tujuan militer. Namun mereka tidak memberikan bukti untuk mendukung klaim penyalahgunaan oleh Hamas.
Pasukan Israel telah menghancurkan sebagian besar Rumah Sakit al-Shifa pada November lalu. Mereka menuduh bahwa rumah sakit tersebut merupakan pusat komando Hamas.
Baca juga : Sekjen PBB Peringatkan Bencana Kemanusiaan Besar jika Israel Invasi Rafah
Akan tetapi laporan media dan kelompok hak asasi manusia mengatakan klaim Israel tidak benar dan keliru.
Militer Israel menambahkan pihaknya bekerja sama dengan organisasi keamanan dalam negeri Shin Bet untuk melancarkan serangan udara di Gaza tengah. Diduga ini menewaskan seorang pejabat senior di aparat keamanan dalam negeri Hamas.
Mereka juga mengaku membunuh seorang pemimpin tim di unit intelijen militer kelompok Palestina. Hamas belum mengomentari pernyataan Israel tersebut.
Israel mengonfirmasi pasukan daratnya melanjutkan invasi mereka ke Rafah. Di tempat ini mereka diduga membunuh puluhan pejuang Palestina pada hari terakhir dengan bantuan serangan udara. (Aljazeera/Z-2)
PARA pakar hak asasi manusia PBB menyuarakan kekhawatiran, kemarin, atas laporan penghilangan paksa warga Palestina yang kelaparan mencari makanan di lokasi distribusi oleh GHF.
Anak-anak Palestina di Jalur Gaza akan kehilangan akses pendidikannya selama tiga tahun beruntun akibat blokade dan agresi Zionis Israel yang hingga kini masih terjadi.
Israel menghancurkan lebih dari 1.500 rumah di lingkungan Al Zeitoun, Kota Gaza, Palestina, sejak melancarkan operasi darat awal bulan ini.
Tidak ada lagi bangunan yang tersisa di bagian selatan wilayah tersebut setelah Israel menyetujui rencana pendudukan Gaza pada awal bulan ini.
ISRAEL menghadapi gelombang kecaman internasional setelah serangkaian serangan di Rumah Sakit Nasser, Khan Younis, Gaza selatan, pada Senin (25/8).
Hingga kini, serangan militer Israel di Gaza masih berlangsung di tengah kebuntuan negosiasi gencatan senjata dan pembebasan sandera.
PARA pakar hak asasi manusia PBB menyuarakan kekhawatiran, kemarin, atas laporan penghilangan paksa warga Palestina yang kelaparan mencari makanan di lokasi distribusi oleh GHF.
Anak-anak Palestina di Jalur Gaza akan kehilangan akses pendidikannya selama tiga tahun beruntun akibat blokade dan agresi Zionis Israel yang hingga kini masih terjadi.
Israel menghancurkan lebih dari 1.500 rumah di lingkungan Al Zeitoun, Kota Gaza, Palestina, sejak melancarkan operasi darat awal bulan ini.
Tidak ada lagi bangunan yang tersisa di bagian selatan wilayah tersebut setelah Israel menyetujui rencana pendudukan Gaza pada awal bulan ini.
ISRAEL menghadapi gelombang kecaman internasional setelah serangkaian serangan di Rumah Sakit Nasser, Khan Younis, Gaza selatan, pada Senin (25/8).
Hingga kini, serangan militer Israel di Gaza masih berlangsung di tengah kebuntuan negosiasi gencatan senjata dan pembebasan sandera.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved