Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KOREA Utara telah mengadakan pertemuan plenari Partai Pekerja Korea (WPK) yang dihadiri oleh pemimpinnya, Kim Jong-un, seperti dilaporkan oleh media negara, Sabtu. Pertemuan ini diharapkan akan membahas langkah-langkah lanjutan untuk melaksanakan perjanjian kemitraan baru dengan Rusia.
Korea Utara menyelenggarakan Pertemuan Plenari Perbesaran ke-10 dari Komite Sentral WPK, Jumat untuk menilai kinerja kebijakan negara pada paruh pertama tahun ini, menurut Korean Central News Agency (KCNA).
Pertemuan ini juga bertujuan untuk "membahas dan memutuskan serangkaian masalah penting yang mendesak dalam menjaga kemajuan pengembangan sosialisme ala Korea," kata KCNA.
Baca juga : Pertemuan Putin-Kim Diikuti Peluncuran Rudal Balistik Korut
Laporan tersebut menyebutkan lima agenda telah disetujui seluruh anggota Komite Sentral WPK, dan diskusi mengenai agenda-agenda tersebut sedang berlangsung tanpa mengungkapkan rincian lebih lanjut.
Korea Utara biasanya mengadakan pertemuan plenari partai selama beberapa hari pada bulan Juni. Namun, pertemuan tahun ini menarik perhatian lebih karena kemungkinan akan membahas langkah-langkah rinci untuk memperluas kerja sama dengan Rusia setelah penandatanganan perjanjian kemitraan strategis yang komprehensif dengan Moskow.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dan Presiden Rusia Vladimir Putin mengadakan pertemuan puncak di Pyongyang pada 19 Juni dan menandatangani perjanjian yang menyerukan bantuan militer satu sama lain tanpa penundaan jika salah satu pihak diserang secara bersenjata.
Pasal 4 dari perjanjian 23 poin ini dapat dianggap sebagai dasar untuk intervensi militer otomatis dalam kasus agresi terhadap salah satu negara. Ini bisa menjadi pemulihan aliansi era Perang Dingin untuk pertama kalinya dalam 28 tahun. (Yonhap/Z-3)
Kim Jong-un pantau uji rudal hipersonik 1.000km di Laut Timur. Aksi ini respons atas krisis global & penguatan nuklir Pyongyang hadapi ancaman AS serta sekutu.
KOREA Utara (Korut) mengumumkan telah melakukan uji coba rudal hipersonik pada Minggu (4/1).
Kim Jong-un meninjau industri pertahanan Korea Utara dan memerintahkan perluasan produksi rudal serta peluru kendali menjelang Kongres Partai tahun depan.
PERLOMBAAN senjata antara Korea Utara dan Korea Selatan kian mendalam ke bawah laut. Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un mengunjungi pabrik kapal selam nuklir, Kamis (25/12).
KOREA Utara kembali memicu perhatian internasional setelah merilis foto-foto terbaru yang diklaim menampilkan kapal selam bertenaga nuklir pertamanya, Kamis (25/12).
Pyongyang secara terbuka dan eksplisit mengakui pengerahan pasukannya untuk menjalankan misi berbahaya pembersihan ranjau di Rusia.
Di balik ketegangan NATO, media pemerintah Rusia justru memuji rencana Donald Trump mencaplok Greenland. Apakah ini taktik pecah belah Barat?
PENGAMAT militer Khairul Fahmi, mencurigai adanya jalur klandestin atau perantara yang memfasilitasi rekrutmen eks personel Brimob Bripda Rio menjadi tentara bayaran Rusia
Pengamat kepolisian Bambang Rukminto menyoroti kasus Bripda Muhammad Rio, mantan personel Satuan Brimob Polda Aceh, yang diketahui bergabung dengan pasukan tentara bayaran di Rusia
Seorang anggota dapat dijatuhi PTDH jika meninggalkan tugasnya secara tidak sah (desersi) dalam waktu lebih dari 30 hari kerja secara berturut-turut.
Desersi adalah tindakan meninggalkan tugas atau dinas tanpa izin pimpinan dalam jangka waktu tertentu dengan maksud untuk tidak kembali lagi.
RUSIA dan Tiongkok siap mendukung Iran yang dilanda protes dan diancam oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Namun, dukungan itu akan berkurang jika AS melakukan aksi militer.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved