Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTIVIS Nasional Hak Asasi Manusia Natalius Pigai melakukan kunjungan misi kemanusiaan ke wilayah perang Ukraina beberapa hari belakangan ini. Pigai selain menemui anak-anak korban perang juga bertemu dengan otoritas Ukraina seperti Ombudsman Anak dan Kementerian Luar Negeri Ukraina.
Di Kementerian Luar Negeri Ukraina Pigai mengusulkan 8 poin agar dunia internasional untuk menyelamatkan warga sipil korban perang terutama perempuan dan anak-anak serta kelompok rentan lainnya.
"Pada pertemuan tersebut saya intinya mengusulkan 8 poin yang dianggap paling penting dan relevan untuk saat ini dalam rangka menyelamatkan warga sipil yang menjadi korban perang, utamanya anak-anak, perempuan dan kelompok rentan lainnya," ungkap Pigai dalam keterangannya, langsung dari Ukraina, Kamis (26/6).
Baca juga : G7 Peringatkan Dukungan Tiongkok kepada Rusia dalam Perang Ukraine
Delapan poin usulan tersebut adalah mengembalikan anak-anak korban perang kembali ke rumah mereka, Reintegrasi, advokasi, kampanye internasional, mengusahakan keadilan, Restitusi, kompensasi dan rehabilitasi.
"Delapan hal ini saya sampaikan ke dunia internasional dan meminta koalisi dunia untuk membantu korban warga sipil tidak berdosa khususnya perempuan dan anak-anak. Sejauh ini sudah ada 35 negara bergabung dalam koalisi kemanusiaan ini," jelas Pigai.
Piagai sendiri berada di Kyiv sejak Rabu (26/6), dan mendapat banyak informasi mengenai kondisi anak-anak yang jadi korban perang.
Baca juga : Ukraina Menolak Usulan Perdamaian dengan Rusia
"Banyak info yang saya dapat dari Ombudsman Ukraina soal anak-anak yang menderita karena perang," pungkas Natalius.
Dalam pertemuan di Kementerian Luar Negeri tersebut, aktivis asal Papua ini turut memberikan cinderamata berupa batu kristal berisi miniatur Candi Borobudur. (Z-8)
PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky melontarkan kritik keras terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin dengan menyebutnya sebagai budak perang setelah serangan Rusia berdampak pada listrik
SERANGAN udara terbaru Rusia menyebabkan gangguan besar pada infrastruktur vital di Ukraina. Listrik dan air dilaporkan tidak dapat diakses di ibu kota Kyiv
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Rusia kembali serang Kyiv, ibu kota Ukraina, dengan drone pada 5 Februari 2026. Dua warga luka, gedung TK dan perkantoran rusak di tengah kelanjutan perundingan damai di Abu Dhabi.
Sebelumnya, FIFA dan UEFA telah membekukan keanggotaan Rusia dari seluruh kompetisi internasional sejak Februari 2022, sesaat setelah invasi skala penuh ke Ukraina dimulai.
KEPALA Dana Investasi Langsung Rusia Kirill Dmitriev, pada Selasa (27/1), mengatakan bahwa penarikan pasukan Ukraina dari Donbas dapat mendorong perdamaian di Ukraina.
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menilai Rusia tidak menunjukkan itikad untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung hampir tiga tahun.
Kecemasan akan aksi militer sudah berbulan-bulan menghantui warga Venezuela sejak Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump mengerahkan armada laut besar ke Karibia.
Peta diplomasi penyelesaian konflik Ukraina-Rusia semakin rumit, dengan Eropa ingin terlibat, Amerika Serikat ingin memimpin, dan Rusia mencari legitimasi.
Protes yang diselenggarakan oleh partai Sahra Wagenknecht Alliance Reason and Justice (BSW) tersebut berlangsung di Gerbang Brandenburg.
Peimpin Korea Utara, Kim Jong Un, serukan percepatan perluasan kemampuan senjata nuklir di negaranya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved