Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMIMPIN oposisi Israel Yair Lapid mengecam pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, setelah serangan roket Hizbullah memicu kebakaran di Israel utara.
“Bagian utara sedang dilanda kebakaran dan pencegahan Israel juga ikut terbakar,” tulis Lapid dalam postingan media sosialnya.
“Pemerintah tidak punya rencana untuk hari berikutnya di Gaza, tidak ada rencana memulangkan penduduknya ke utara, tidak ada manajemen, tidak ada strategi. “Pemerintahan yang sepenuhnya melanggar hukum.”
Baca juga : Netanyahu Setuju Perundingan lagi, Lima Warga Gaza Tewas dalam Bantuan Makanan
Kecaman itu dilontarkan setelah serangan roket Hizbullah telah menyebabkan kebakaran di dekat Kiryat Shmona di Israel utara. Surat kabar Israel Haaretz melaporkan tim pemadam kebakaran sedang berusaha memadamkan api tersebut.
Sementara itu Hizbullah mengatakan mereka menggunakan rudal baru, yang dijuluki “Palestina,” untuk pertama kalinya dalam serangan terhadap kota Eilat di Israel selatan, yang dalam bahasa Arab dikenal sebagai Umm al-Rashrash.
“Angkatan Bersenjata Yaman akan melanjutkan operasi militer mereka untuk mendukung dan solidaritas dengan rakyat Palestina yang tertindas sampai agresi berhenti dan pengepungan terhadap rakyat Palestina di Jalur Gaza dicabut,” kata kelompok Houthi dalam sebuah pernyataan.
Baca juga : Duel Israel dan Hizbullah Makin Sengit, Netanyahu Evakuasi Warganya
Pada Senin pagi, militer Israel mengatakan pihaknya menjatuhkan rudal di Eilat. Tidak ada korban luka yang dilaporkan.
Kelompok Houthi telah meluncurkan puluhan rudal dan drone terhadap Israel untuk mendukung warga Palestina di Gaza dalam beberapa bulan terakhir, namun sebagian besar berhasil dicegat.
Kelompok Yaman juga melancarkan serangan terhadap kapal-kapal yang terkait dengan Israel di Laut Merah sebagai respons terhadap “agresi” Israel terhadap Gaza. (Al Jazeera/Z-3)
Sekretaris Jenderal Hizbullah Naim Qassem menyampaikan bahwa kelompok itu akan melanjutkan apa yang dia gambarkan sebagai "pertempuran defensif" melawan Israel.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu umumkan perluasan zona keamanan di Libanon Selatan hingga Sungai Litani. Langkah ini memicu kekhawatiran pendudukan jangka panjang.
Eskalasi di Libanon meningkat setelah militer Israel meluncurkan serangkaian serangan udara ke pinggiran Beirut dan menangkap dua anggota pasukan komando Hizbullah.
PM Israel Benjamin Netanyahu tegaskan serangan ke Iran dan Libanon terus berlanjut meski ada klaim kesepakatan dari Donald Trump. Pakistan tawarkan diri jadi mediator.
Israel pertimbangkan mobilisasi 450 ribu pasukan cadangan untuk menghadapi eskalasi konflik dengan Libanon, termasuk opsi operasi darat.
SERANGAN roket menghantam Israel pada Senin (16/3). Delapan orang dilaporkan terluka. Serangan tersebut disebut diluncurkan oleh Hizbullah dari Libanon serta oleh Iran.
Analisis pakar sebut perang AS-Israel gagal picu revolusi di Iran. Agresi militer justru perkuat loyalitas militer dan bungkam kelompok moderat di internal Teheran.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu umumkan perluasan zona keamanan di Libanon Selatan hingga Sungai Litani. Langkah ini memicu kekhawatiran pendudukan jangka panjang.
Eskalasi di Libanon meningkat setelah militer Israel meluncurkan serangkaian serangan udara ke pinggiran Beirut dan menangkap dua anggota pasukan komando Hizbullah.
PM Israel Benjamin Netanyahu tegaskan serangan ke Iran dan Libanon terus berlanjut meski ada klaim kesepakatan dari Donald Trump. Pakistan tawarkan diri jadi mediator.
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump melontarkan tudingan keras kepada Presiden Israel Isaac Herzog terkait janji pengampunan bagi Benjamin Netanyahu yang disebut tidak pernah ditepati.
Human Rights Watch mendesak Hungaria menangkap PM Israel Benjamin Netanyahu terkait surat perintah ICC atas dugaan kejahatan perang di Gaza saat kunjungannya Sabtu ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved