Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SUHU tinggi yang tidak biasa di seluruh negara menimbulkan kekhawatiran tentang akurasi data dari Stasiun Cuaca Otomatis (AWS), dari Departemen Meteorologi India dan lembaga lainnya.
Sebuah stasiun cuaca di Nagpur, Maharashtra, mencatat suhu 56 derajat Celsius, Jumat (31/5). Demikian pula, stasiun cuaca di Mungeshpur, Delhi, mencatat suhu 52,9 derajat Celsius pada Rabu.
Departemen Meteorologi India mengatakan suhu yang tercatat di AWS di Nagpur salah, dan suhu tersebut tidak diumumkan secara resmi.
Baca juga : Awas Potensi Hujan Lebat dan Panas Terik Hari ini
Dalam sebuah pernyataan, badan cuaca tersebut mengatakan, "Pada 30 Mei, PDKV (Panjabrao Deshmukh Krishi Vidyapeeth) Ramdaspeth (Nagpur City IMD AWS) melaporkan suhu maksimum 54,4 derajat C dan satu stasiun lagi di Nagpur melaporkan 52,2 derajat C. Nilai-nilai ini salah karena kegagalan sensor elektronik (seperti yang dikonfirmasi oleh IMD, Pune)."
"Pengamatan dari AWS lainnya dan stasiun observatorium IMD di Nagpur melaporkan suhu maksimum dalam kisaran 44-45 derajat C. Tindakan korektif sedang diambil oleh IMD," tambahnya.
Kantor cuaca mengatakan bahwa AWS yang berfungsi di dekat Central Institute of Cotton Research, Nagpur mencatat suhu maksimum 44,0 derajat Celsius pada 30 Mei 2024.
Baca juga : Suhu Udara Cirebon Tertinggi Se-Indonesia di Akhir Oktober
Kantor cuaca tersebut mengatakan sistem otomatis dapat melaporkan pembacaan yang salah karena berbagai alasan seperti kondisi lokasi, kerusakan sensor atau pelindung.
"Namun, staf IMD dilatih untuk mendeteksi pembacaan yang salah dengan membandingkannya dengan banyak parameter meteorologi lainnya. Data yang tidak wajar juga disaring pada tahap pra-pemrosesan," kata pernyataan itu.
Sementara itu, laporan investigasi tentang AWS di Mungeshpur, yang mencatat suhu maksimum 52,9 derajat Celsius, masih berlangsung.
Perlu dicatat bahwa IMD telah memasang lebih dari 800 AWS di seluruh negeri untuk observasi cuaca.(India Today/Z-3)
Startup India Sarvam AI mengejutkan dunia dengan Sarvam Vision dan Bulbul, model AI lokal yang mengungguli Google Gemini dan DeepSeek dalam OCR dan suara.
Menkes Budi Gunadi Sadikin mengajak masyarakat untuk meningkatakan kewaspadaan pencegahan virus nipah terutama saat bepergian ke negara-negara seperti India dan Banglades
SEDIKITNYA 31 orang tewas dan 169 lain luka-luka ketika seorang pelaku bom bunuh diri meledakkan dirinya di suatu masjid Syiah selama salat Jumat di ibu kota Pakistan, Islamabad.
INDIA mengutuk serangan bom bunuh diri di suatu masjid Syiah di Islamabad, Pakistan, yang menewaskan sedikitnya 31 orang dan melukai 169 lainnya pada Jumat (6/2).
POLDA Bali mengungkap jaringan judi online internasional yang beroperasi di wilayah Bali.
Presiden AS Donald Trump resmi menurunkan tarif barang India menjadi 18%. Sebagai gantinya, PM Narendra Modi sepakat menghentikan pembelian minyak Rusia.
Potensi cuaca ekstrem di Jawa Tengah, cukup merata di kawasan pegunungan, dataran tinggi, Jawa Tengah bagian timur, Pantura, dan Solo Raya.
Meskipun modifikasi cuaca merupakan ikhtiar mitigasi yang penting, teknik ini bukanlah solusi permanen.
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca Jakarta hari ini, 10 Februari 2026. Seluruh wilayah diprediksi hujan lebat hingga sedang sejak pagi hari.
BMKG memprakirakan cuaca Jakarta hari ini, Senin 9 Februari 2026, didominasi hujan. Wilayah Jakbar dan Jaksel berpotensi hujan sepanjang hari. Cek detailnya.
BMKG merilis prakiraan cuaca Jakarta hari ini 7 Februari 2026. Waspada potensi hujan lebat dan petir di Jakarta Selatan serta Jakarta Timur.
BMKG merilis prakiraan cuaca DKI Jakarta Jumat, 6 Februari 2026. Waspadai potensi hujan ringan di siang hari dan awan tebal sejak pagi hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved