Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MILITER Israel melaporkan dua kematian pasukannya di Gaza utara, Palestina, pada Senin (6/5). Dua korban terbaru ini menambah jumlah korban tewas militer Israel menjadi 268 orang.
"Dua tentara cadangan itu bertugas di Brigade 551 Batalyon 6551. Keduanya berusia 31 tahun dan masing-masing berpangkat mayor," kata militer dalam postingan di media sosial.
Empat tentara Israel tewas dalam tembakan roket Palestina pada Minggu (5/5) di dekat penyeberangan perbatasan Karem Abu Salem (Kerem Shalom) di Israel. Menurut angka yang diberikan oleh PBB, total 266 tentara Israel tewas hingga Minggu (5/5) dan 1.610 lain terluka sejak awal invasi darat Israel ke Gaza.
Baca juga : Keraguan dan Ketidakpastian Nasib Gencatan Senjata di Gaza
Sementara itu, militer Israel telah membunuh beberapa warga Palestina dalam serangan udara terpisah di Gaza. Kantor berita Wafa melaporkan bahwa bom Israel menghantam rumah di distrik administratif Rafah tengah menewaskan satu orang dan melukai lainnya.
Sebelumnya, Wafa melaporkan setidaknya 12 orang tewas dalam tiga serangan terpisah di Rafah, ketika militer Israel mengintensifkan serangannya terhadap kota di Gaza selatan. Wafa juga melaporkan bahwa tiga orang tewas dalam serangan udara Israel terhadap rumah di lingkungan al-Sabra di selatan Kota Gaza. Satu lainnya tewas ketika bom Israel menghantam rumah di kamp pengungsi Shati di sebelah barat Kota Gaza.
Sedangkan Hamas mengatakan mereka telah menyetujui proposal Mesir-Qatar untuk mewujudkan gencatan senjata di Gaza. Namun Israel mengatakan kesepakatan itu tidak memenuhi tuntutan mereka.
Berdasarkan salinan proposal yang disetujui Hamas akan ada tiga fase untuk mengakhiri perang Israel di Gaza. Pada fase pertama, akan terjadi penghentian sementara permusuhan antara Hamas dan Israel serta penarikan pasukan Israel ke timur dan wilayah perbatasan saat ini antara Israel dan wilayah Palestina.
Pada fase yang sama, pesawat tempur dan drone Israel juga akan berhenti terbang di atas Gaza selama 10 jam setiap hari dan selama 12 jam pada hari-hari ketika para tawanan akan dibebaskan. (Aljazeera/Z-2)
Presiden AS Donald Trump tegas menolak rencana aneksasi Tepi Barat oleh Israel. Kebijakan ini memicu kecaman keras dari PBB, Indonesia, hingga negara Arab.
MENTERI Luar Negeri Sugiono menegaskan keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) merupakan bagian dari komitmen aktif pemerintah untuk mendorong perdamaian di Palestina.
SEKRETARIS Jenderal DPP PKS, Muhammad Kholid, mengecam keras serangan militer Israel ke tenda pengungsian di selatan Jalur Gaza yang terjadi pada Sabtu (31/1/2026).
BADAN pertahanan sipil Gaza melaporkan sedikitnya 32 orang tewas akibat serangan udara Israel yang menghantam sejumlah lokasi di Jalur Gaza pada Sabtu (31/1).
PEMERINTAH Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri mengecam keras rangkaian serangan udara Israel di Jalur Gaza, Palestina, yang terus berulang.
PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa (PBB) belum menerima informasi soal pembukaan kembali penyeberangan Rafah di perbatasan Gaza-Mesir dan masih berkomunikasi dengan otoritas Israel.
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Iran tingkatkan arsenal rudal balistik dengan bantuan Rusia. Rudal Kheibar Shekan kini mampu jangkau seluruh wilayah Israel, memicu ancaman konflik terbuka.
PEMERINTAH Jerman mengecam keras langkah Kabinet Israel yang memperluas otoritas sipil di Tepi Barat.
GELOMBANG kecaman internasional kembali menghantam Israel setelah pemerintahnya mengesahkan aneksasi ilegal di Tepi Barat.
Kunjungan Presiden Israel Isaac Herzog ke Australia berujung kericuhan. Polisi tangkap 27 demonstran di Sydney di tengah tuduhan kekerasan aparat.
Langkah baru Israel perketat kontrol di Tepi Barat menuai kecaman global. Kebijakan ini dinilai melanggar hukum internasional dan mematikan solusi dua negara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved