Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
Satu orang tewas dan delapan lainnya luka-luka dalam ledakan yang terjadi Jumat (19/4) malam di pangkalan militer Irak yang menampung koalisi kelompok bersenjata pro-Iran, kata para pejabat pada Sabtu.
Ledakan tersebut menghantam pangkalan militer Kalsu di provinsi Babilonia di selatan Bagdad, tempat Pasukan Mobilisasi Populer Irak, atau Hashed al-Shaabi, bermarkas.
Hal ini terjadi beberapa hari setelah Iran melancarkan serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Israel yang dilaporkan membalas dengan serangan pesawat tak berawak terhadap republik Islam tersebut.
Baca juga : AS Serang Balik Fasilitas Kelompok Iran di Suriah
Unit media pasukan keamanan Irak mengatakan ledakan dan kebakaran melanda pangkalan Kalsu pada Sabtu dini hari, menyebabkan satu orang tewas dan delapan luka-luka.
Komando pertahanan udara melaporkan “tidak ada drone atau pesawat tempur di wilayah udara provinsi Babel sebelum atau selama ledakan”, tambahnya dalam sebuah pernyataan.
Seorang pejabat kementerian dalam negeri awalnya melaporkan adanya "pengeboman udara" di lokasi tersebut.
Baca juga : Sumber Keamanan Ungkap 'Pemboman' Hantam Pangkalan Militer Irak
Dalam sebuah pernyataan, Hashed al-Shaabi mengatakan sebuah ledakan telah menimbulkan kerugian material dan korban jiwa, tanpa menyebutkan jumlahnya.
Kelompok tersebut mengonfirmasi bahwa lokasi mereka di pangkalan militer tersebut telah diserang dan para penyelidik telah dikirim ke lokasi tersebut. Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab.
Menanggapi pertanyaan AFP, sumber keamanan tidak mengatakan siapa yang mungkin berada di balik serangan itu. “Ledakan itu mengenai peralatan, senjata, dan kendaraan,” kata sumber Kementerian Dalam Negeri Irak. (AFP/M-3)
IRAK menghentikan seluruh operasi di pelabuhan minyaknya setelah seranganĀ kapal tanker di kawasan Teluk Arab. Insiden tersebut menambah ketegangan di Selat Hormuz yang melibatkan Iran
KETEGANGAN geopolitik di Timur Tengah kembali meningkat setelah drone menghantam fasilitas milik Amerika Serikat di Baghdad, Selasa (10/3) di tengah konflik Irak dan Iran
Eskalasi pecah di Timur Tengah setelah IRGC Iran meluncurkan operasi rudal masif. Drone sasar fasilitas AS di Irak, sementara negara-negara Teluk siaga penuh.
Penurunan produksi di tiga negara pertama sekitar seperlima dari total produksi Januari mereka, dan di Irak mencapai 70%, menurut laporan tersebut.
Serangan drone kembali mengguncang Irak pada Jumat (6/3) waktu setempat. Sejumlah bandara dan fasilitas minyak menjadi sasaran.
Stasiun televisi Press TV Iran melaporkan pada Kamis (5/3) pagi bahwa militer menargetkan pasukan separatis anti-Iran itu, tanpa menyebutkan lokasi serangan tersebut.
KORPS Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengumumkan peningkatan eskalasi militer besar-besaran dengan menyiapkan rudal berhulu ledak satu ton.
Garda Revolusi Iran (IRGC) bersumpah tidak akan berhenti menyerang pangkalan AS dan Israel sampai musuh dikalahkan total. Simak update situasi terbaru di sini.
SERANGAN udara Israel di Libanon menewaskan belasan orang di Beirut dan wilayah selatan, sementara Hizbullah bersama Iran melancarkan gelombang roket dan drone balasan ke wilayah Israel
Iran untuk Rusia, Kazem Jalali, menegaskan Iran hanya mengincar kemenangan atas AS dan Israel. Ia menuntut ganti rugi serangan dan pencabutan sanksi ekonomi.
Indonesia bersama negara Arab danĀ Islam kecam keras penutupan Masjid Al-Aqsa oleh Israel. Larangan Tarawih & Itikaf pertama sejak 1967. Simak pernyataan resminya.
Analisis mendalam hubungan IRGC Iran dan Hizbullah di tahun 2026. Menelusuri sejarah, transfer teknologi militer, hingga transformasi Hizbullah di Timur Tengah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved