Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
IRAK akhirnya mengakhiri dahaga panjang selama empat dekade untuk kembali berlaga di panggung tertinggi sepak bola jagat raya.
Kepastian tiket menuju Piala Dunia 2026 didapat usai Singa Mesopotamia menumbangkan Bolivia dengan skor tipis 2-1 dalam laga playoff antarkonfederasi di Estadio BBVA Bancomer, Guadalupe, Rabu (1/4).
Kemenangan itu tidak hanya menjadi penanda kembalinya Irak ke putaran final sejak 1986, tetapi juga mengukir tinta emas bagi sang nakhoda, Graham Arnold.
Pelatih asal Australia tersebut berpeluang menjadi pelatih Negeri Kanguru pertama yang sukses membawa dua negara berbeda ke ajang Piala Dunia. Dedikasi Arnold memang tidak main-main dalam membangun skuat itu.
"Dalam 10 bulan sejak saya menangani tim ini, saya kira tujuh bulan di antaranya saya habiskan di Baghdad karena saya ingin mengenal budaya mereka," ungkap Arnold dikutip ESPN.
Laga krusial yang ditentukan oleh gol Ali Ibrahim Al Hamadi dan Aymen Hussein itu memicu ledakan emosi di lapangan.
Penyerang Mohannad Ali Kadhim tampak menengadah ke langit, sementara kiper Ahmed Basil Al Fadhli tak kuasa menahan haru hingga tersungkur di rumput.
Arnold pun menjadi pusat perayaan saat para pemain mengaraknya di hadapan suporter sembari mengibarkan bendera nasional Irak.
Kegembiraan serupa menjalar hingga ke Baghdad, Basra, Mosul, dan Erbil. Jalanan kota dipenuhi lautan manusia yang merayakan keberhasilan tim nasional mereka melewati jalan terjal kualifikasi. Arnold mengakui besarnya tekanan dan harapan rakyat Irak menjadi bahan bakar utama bagi timnya.
"Saya melihat rekaman suasana di Baghdad di mana semua orang turun ke jalan, mengibarkan bendera dan merayakan. Emosi dari kemenangan itu sangat besar dan setelah pertandingan selesai, saya harus mengatakan bahwa kami belum lolos. Para pemain ini sangat bersemangat untuk melakukannya bagi negara mereka," jelasnya.
Langkah Irak menuju Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tergolong luar biasa mengingat berbagai rintangan non-teknis yang menghadang.
Konflik di Timur Tengah sempat mengganggu persiapan, mulai dari penutupan wilayah udara hingga urusan birokrasi visa yang pelik.
Arnold dan pasukannya bahkan harus menempuh perjalanan melelahkan selama tiga hari melalui Amman sebelum tiba di lokasi laga.
Keterbatasan skuat akibat absennya pemain kunci seperti Jalal Hassan Hachim dan Ahmed Yahya pun nyatanya tak mampu membendung ambisi Irak.
Keberhasilan menaklukkan Bolivia sekaligus menutup kampanye kualifikasi panjang selama 867 hari, menjadikan Irak sebagai tim terakhir yang menyegel tempat di putaran final.
Berdasarkan hasil undian, Irak akan menghuni Grup I bersama raksasa Prancis, Senegal, dan Norwegia. Meski berstatus non-unggulan, ketangguhan yang ditunjukkan Irak sejauh ini menjadi modal berharga untuk bersaing di level dunia. (Ndf/I-1)
RD Kongo memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Jamaika 1-0 lewat gol dramatis Axel Tuanzebe di babak tambahan waktu.
Analisis mendalam penyebab Timnas Italia gagal lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun. Simak fakta, statistik, dan evaluasi taktiknya.
Italia gagal ke Piala Dunia 2026 setelah kalah adu penalti dari Bosnia dan Herzegovina. Skor 1-1 bertahan hingga extra time sebelum drama penalti.
Timnas Rep Ceko melaju ke Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan timnas Denmark lewat adu penalti yang dramatis di babak playoff.
Turki menang tipis 1-0 atas Kosovo di Playoff Piala Dunia 2026 berkat gol tunggal Kerem Akturkoglu. Simak ulasan pertandingan dan statistik lengkapnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved