Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
SEPAK bola Italia kembali berada di titik nadir. Untuk ketiga kalinya secara berturut-turut—atau keempat kalinya dalam sejarah—sang juara dunia empat kali, Azzurri, dipastikan absen dari panggung tertinggi sepak bola jagat raya, Piala Dunia 2026. Kegagalan ini bukan sekadar kebetulan, melainkan akumulasi dari krisis identitas, regenerasi yang macet, dan hilangnya mentalitas pemenang yang dahulu menjadi ciri khas Gli Azzurri.
Kegagalan ini melengkapi catatan kelam yang dimulai sejak absen di Rusia 2018 (kalah dari Swedia di play-off) dan Qatar 2022 (kalah mengejutkan dari Makedonia Utara).
Secara total, Italia kini telah absen dalam empat edisi Piala Dunia, yakni pada 1958, 2018, 2022, dan kini 2026. Ironisnya, di sela-sela kegagalan tersebut, Italia sempat mencicipi gelar juara Euro 2020, yang kini terlihat seperti anomali di tengah kemerosotan sistemik.
Sejak era Ciro Immobile dan Andrea Belotti mulai meredup, Italia tidak lagi memiliki striker kelas dunia yang mampu menjamin 20-30 gol per musim di level internasional.
Ketergantungan pada pemain naturalisasi atau penyerang muda yang belum matang membuat lini depan Italia tumpul dalam laga-laga krusial melawan tim yang menerapkan pertahanan blok rendah.
Di bawah arahan Luciano Spalletti, Italia mencoba bertransformasi dari sepak bola pragmatis Catenaccio menuju permainan yang lebih progresif dan berbasis penguasaan bola.
Namun, transisi ini sering kali membuat pertahanan mereka rapuh terhadap serangan balik, sementara aliran bola di lini tengah sering terjebak dalam sirkulasi tanpa tujuan (sterile possession).
Dominasi pemain asing di klub-klub besar Serie A seperti Inter Milan, AC Milan, dan Juventus berdampak langsung pada kedalaman skuad tim nasional. Banyak talenta muda Italia yang terjebak di bangku cadangan atau harus dipinjamkan ke klub kasta bawah, sehingga mereka kurang memiliki jam terbang di kompetisi level tinggi seperti Liga Champions.
| Kategori | Detail Statistik |
|---|---|
| Konversi Peluang | Hanya 12% dari total tembakan tepat sasaran yang berbuah gol. |
| Penguasaan Bola Rata-rata | 62% (Namun sering gagal menembus kotak penalti lawan). |
| Kebobolan via Set-Piece | 40% dari total gol yang masuk ke gawang Italia berasal dari bola mati. |
Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2026 bukan karena kurangnya talenta, melainkan kegagalan mengadaptasi sepak bola modern yang menuntut efisiensi tinggi dan fisik yang prima. Publik kini menanti, apakah FIGC akan berani melakukan revolusi total atau kembali terjebak dalam nostalgia kejayaan masa lalu.
PENAFIAN
Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.
RD Kongo memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Jamaika 1-0 lewat gol dramatis Axel Tuanzebe di babak tambahan waktu.
Italia gagal ke Piala Dunia 2026 setelah kalah adu penalti dari Bosnia dan Herzegovina. Skor 1-1 bertahan hingga extra time sebelum drama penalti.
Timnas Rep Ceko melaju ke Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan timnas Denmark lewat adu penalti yang dramatis di babak playoff.
Turki menang tipis 1-0 atas Kosovo di Playoff Piala Dunia 2026 berkat gol tunggal Kerem Akturkoglu. Simak ulasan pertandingan dan statistik lengkapnya.
Swedia singkirkan Polandia 3-2 di Play-off Piala Dunia 2026. Gol dramatis Viktor Gyokeres di menit 88 pastikan kemenangan di Friends Arena.
RD Kongo memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Jamaika 1-0 lewat gol dramatis Axel Tuanzebe di babak tambahan waktu.
Italia gagal ke Piala Dunia 2026 setelah kalah adu penalti dari Bosnia dan Herzegovina. Skor 1-1 bertahan hingga extra time sebelum drama penalti.
Timnas Rep Ceko melaju ke Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan timnas Denmark lewat adu penalti yang dramatis di babak playoff.
Turki menang tipis 1-0 atas Kosovo di Playoff Piala Dunia 2026 berkat gol tunggal Kerem Akturkoglu. Simak ulasan pertandingan dan statistik lengkapnya.
Swedia singkirkan Polandia 3-2 di Play-off Piala Dunia 2026. Gol dramatis Viktor Gyokeres di menit 88 pastikan kemenangan di Friends Arena.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved