Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
KETEGANGAN Iran-Israel kian memuncak. Militer Israel melaporkan negaranya kembali dihantam rudal Iran pada Kamis (2/3), hanya beberapa jam setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan ancaman serangan besar-besaran dalam beberapa pekan ke depan.
Serangan rudal itu terjadi dalam beberapa gelombang. Militer Israel mencatat sedikitnya empat rentetan serangan dalam kurun enam jam, termasuk dua kali peluncuran rudal setelah pidato Trump dari Gedung Putih.
Dalam pidatonya, Trump menyatakan kampanye militer yang dimulai sejak 28 Februari hampir mencapai target. Dia memperingatkan eskalasi belum usai.
“Berkat kemajuan yang telah dicapai, kita berada di jalur untuk segera menyelesaikan seluruh tujuan militer Amerika,” kata Trump.
“Dalam dua hingga tiga minggu ke depan, kami akan menghantam mereka dengan sangat keras, membawa mereka kembali ke zaman batu,” katanya.
Pernyataan itu muncul di tengah upaya internasional meredakan krisis, termasuk rencana Inggris menggelar pertemuan dengan puluhan negara untuk membahas pembukaan kembali Selat Hormuz yang saat ini terblokade.
Meski Trump membuka peluang dialog dengan kepemimpinan baru Iran, ancaman tetap disampaikan. Ia menyebut Washington telah mengincar target strategis, termasuk fasilitas pembangkit listrik Iran, jika kesepakatan tidak tercapai.
Di sisi lain, Iran menolak ajakan gencatan senjata dari Washington. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baqaei menilai tuntutan AS sebagai tidak rasional.
“Pesan memang disampaikan melalui perantara, tetapi tidak ada negosiasi langsung dengan Amerika Serikat," ucapnya.
Di Teheran, sikap publik tetap keras. Dalam pemakaman seorang komandan angkatan laut Garda Revolusi yang tewas akibat serangan Israel, warga menyuarakan tekad melanjutkan perlawanan.
“Perang ini sudah berlangsung sebulan. Berapa pun lamanya, kami akan terus berjuang. Kami akan bertahan sampai akhir,” kata seorang warga, Moussa Nowruzi.
Eskalasi juga meluas ke kawasan. Uni Emirat Arab melaporkan sistem pertahanan udaranya kembali diaktifkan menghadapi ancaman rudal dan drone.
Garda Revolusi Iran mengklaim menyerang kapal tanker minyak yang disebut terkait Israel di Teluk, sementara otoritas maritim Inggris melaporkan kapal tersebut mengalami kerusakan tanpa korban jiwa.
Di Libanon, kelompok Hizbullah turut meningkatkan serangan dengan meluncurkan drone dan roket ke wilayah utara Israel. Sirene peringatan udara kembali berbunyi di berbagai wilayah perbatasan.
Sehari sebelumnya, Israel dilaporkan menewaskan seorang komandan senior Hizbullah dalam serangan di Beirut yang juga menewaskan tujuh orang. (AFP/I-1)
Militer Israel melaporkan gelombang serangan rudal Iran dan klaim serangan Hezbollah di tengah ketegangan yang meningkat pascapidato Presiden AS Donald Trump.
Presiden AS Donald Trump sebut tujuan militer di Iran hampir tercapai, tetapiĀ siapkan serangan besar dalam 2-3 minggu ke depan. Simak selengkapnya.
Militer Israel melaporkan dua serangan rudal Iran dalam waktu singkat. Serangan diduga menggunakan bom klaster dan melukai sejumlah warga di Tel Aviv.
Menteri Pertahanan Israel Israel Katz umumkan rencana penghancuran desa di perbatasan Libanon dan pembentukan zona penyangga hingga Sungai Litani.
Menlu Iran Abbas Aragchi menegaskan Teheran siap perang enam bulan dan membantah ada negosiasi dengan AS di tengah konflik kawasan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved