Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
BANDARA Dubai, salah satu bandara tersibuk di dunia, mengalami gangguan besar untuk hari ketiga berturut-turut setelah hujan deras terberat dalam sejarah merendam gurun Uni Emirat Arab.
Emirates, maskapai bendera milik negara Dubai, dan maskapai saudaranya, flydubai, melanjutkan pemeriksaan setelah memberi tahu penumpang untuk menjauh pada hari Rabu, ketika ribuan penumpang yang tertunda memadati bandara.
Bandara, yang menangani lebih banyak penumpang internasional daripada yang lain, berharap dapat kembali "menyentuh normalitas" dalam waktu 24 jam, kata CEO Dubai Airports Paul Griffiths kepada AFP.
Baca juga : Banjir di Dubai Memaksa Pengalihan Penerbangan Akibat Cuaca Ekstrem
Sebanyak 1.244 penerbangan dibatalkan dan 41 dialihkan, setelah hujan deras membanjiri pusat keuangan Timur Tengah ini termasuk rumah, pusat perbelanjaan, dan kantor, serta jalan raya.
Kemacetan lalu lintas tetap parah pada Kamis, dua hari setelah badai, dengan setidaknya satu jalan utama sepenuhnya terblokir oleh air dan beberapa simpang terputus karena banjir.
Para ahli iklim mengatakan hujan tersebut, yang terberat di UE sejak catatan dimulai 75 tahun lalu, konsisten dengan perubahan yang disebabkan oleh pemanasan global.
Baca juga : Banjir Dubai, Bandara dan Jalan-Jalan Terendam Setelah Hujan Deras Terbesar dalam 75 Tahun
"Ini bukanlah berita baru," kata Karim Elgendy, Associate Director di konsultan teknik Buro Happold dan associate fellow di Chatham House Britania Raya, kepada AFP.
"Kita mengharapkan peningkatan variabilitas curah hujan, yang berarti lebih banyak peristiwa ekstrem, kekeringan lebih banyak, dan peningkatan intensitas curah hujan ketika hujan."
Bandara Dubai telah menyaksikan adegan kacau dengan kerumunan penumpang terdampar mencari informasi tentang penerbangan mereka.
Baca juga : WNI Aman dari Banjir di Dubai
Meskipun Emirates dan flydubai melanjutkan pemeriksaan, lebih dari 200 keberangkatan terdaftar sebagai tertunda atau dibatalkan di situs web bandara.
Griffiths mengatakan "menantang" untuk membuat bandara berfungsi penuh, dengan pasokan dan staf juga tertahan di jalan yang tergenang.
"Memasok persediaan, orang, dan semua hal yang diperlukan ke bandara untuk membantu jadwal pulih, merupakan tantangan besar karena semua jalan terblokir," katanya dalam wawancara.
"Kami hanya berharap bahwa tingkat perawatan pelanggan yang telah kami berikan akan sedikit membantu mengurangi dampak yang kami timbulkan kepada pelanggan. Tetapi tentu saja kami sangat terganggu oleh semua gangguan dan kekhawatiran yang kami timbulkan," tambahnya. (AFP/Z-3)
Penerbangan tersebut merupakan penerbangan pertama Emirates dari Denpasar ke Dubai setelah penutupan ruang udara dan dampak konflik Timur Tengah antara AS-Israel dengan Iran.
Korps Garda Revolusi Iran menargetkan kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan markas Angkatan Udara Israel dengan rudal Khyber.
Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) menggratiskan biaya penginapan, makan, hingga tiket pesawat bagi 20.000 turis yang terjebak akibat penutupan ruang udara pasca-serangan rudal.
Laporan lengkap kerusakan infrastruktur di Dubai, termasuk Bandara DXB dan Burj Al Arab, pasca serangan balasan Iran Maret 2026.
Terkait biaya, visa turis 30 hari dikenakan biaya sebesar AED200 (sekitar Rp840.000), sedangkan untuk masa tinggal 60 hari dikenakan AED300 (sekitar Rp1.260.000).
Dubai mencatat 17,55 juta wisatawan internasional sepanjang Januari-November 2025. Kota ini kian diminati berkat akses penerbangan, hotel beragam, dan wisata inklusif.
Menurut data BPBD Kota Cilegon, banjir yang terjadi akibat hujan deras dan buruknya sistem drainase di sejumlah titik tersebut mencapai ketinggian 50 centimeter hingga 1,5 meter.
Terkait tanggul yang jebol, pemerintah daerah akan melibatkan sektor swasta untuk percepatan perbaikan.
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban menyatakan enam kecamatan di wilayah itu diterjang banjir bandang, Rabu (4/3).
Curah hujan tinggi pada Selasa (3/3) menyebabkan Sungai Dengkeng meluap.
Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan saat bencana terjadi. Hal ini karena mereka umumnya belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi secara verbal.
Lurah Jimbaran, I Wayan Kardiyasa mengatakan di wilayahnya ada tiga rumah warga yang masih tergenang air hujan selain juga halaman sekolah TK Kumara Sari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved