Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
PEJABAT senior Hamas Osama Hamdan mengatakan Israel memberi tanggapan negatif terhadap proposal gencatan senjata terbaru. Sikap Israel itu muncul usai mediator menyerahkan proposal tersebut.
“Pada Selasa (19/3) malam, saudara-saudara kami, para mediator, memberi tahu kami tentang posisi pendudukan terhadap proposal tersebut. Hal ini merupakan tanggapan negatif secara umum dan tidak menanggapi tuntutan tersebut. Faktanya, mereka mencabut persetujuan yang sebelumnya diberikan kepada kami. para mediator,” katanya pada konferensi pers di Beirut, Lebanon, Rabu (20/3).
Dia mengatakan Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu dan pemerintahannya bertanggung jawab atas kegagalan merundingkan pembebasan sandera. Hamas menuntut imbalan berupa pembebasan tahanan Palestina dan menghentikan pertempuran di Gaza.
Baca juga : 3 Tahap Gencatan Senjata di Gaza, Usulan Hamas
Invasi Israel sejak 7 Oktober di Jalur Gaza telah menewaskan 31.923 orang dan melukai 74.096 lainnya. Sekitar 1.140 orang tewas dalam serangan yang dipimpin Hamas pada 7 Oktober dan 250 orang disandera, menurut data Israel, dan 132 orang masih hilang.
Jumlah korban tersebut tidak menggugurkan niat Netanyahu yang akan membumihanguskan Rafah. Netanyahu mengatakan bahwa persiapan sedang dilakukan untuk invasi Rafah di Jalur Gaza selatan tetapi tindakan seperti itu akan memakan waktu lama.
Dalam pernyataannya, Netanyahu mengatakan bahwa ia akan segera menyetujui rencana evakuasi warga sipil Palestina dari wilayah pertempuran. Itu setelah dirinya mendapat lampu hijau dari rencana operasional militer di Rafah. (France24/Z-3)
Serangan Israel di Khan Younis tewaskan satu warga & lukai anak kecil. Pelanggaran gencatan senjata ini menambah daftar korban tewas menjadi 636 jiwa di Jalur Gaza.
Delapan tentara Israel terluka, termasuk putra Menteri Keuangan Smotrich, akibat serangan roket. Israel balas dengan menggempur Beirut secara besar-besaran.
Israel meningkatkan intensitas serangan udara ke wilayah Libanon pada Jumat waktu setempat, termasuk rangkaian serangan besar di distrik Baalbek.
Tiga personel pasukan perdamaian PBB terluka setelah markas mereka di Libanon selatan dihantam serangan yang diduga dilancarkan Israel.
Kementerian Kesehatan Libanon mengatakan serangan Israel di negara itu sejak Senin telah menewaskan total 217 orang, yang sebagian besar adalah warga sipil.
Jika dipadukan dengan serangan terhadap bangunan tempat tinggal, Israel menambah kesengsaraan dan penderitaan pada penduduk sipil yang sudah lelah.
Menlu Iran Seyed Abbas Araghchi tegaskan tidak butuh gencatan senjata dan siap hadapi invasi darat AS.
Dalam wawancara terbaru, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menolak keras konsesi wilayah dan menyoroti tekanan dari Donald Trump terkait gencatan senjata.
Operasi evakuasi menghadapi tantangan besar karena minimnya alat berat dan kemampuan teknis yang memadai.
Korban jiwa di Gaza mencapai 72.027 orang. Meski gencatan senjata berlaku sejak Oktober 2025, evakuasi jenazah dan serangan sporadis Israel masih terus memakan korban.
Donald Trump desak Putin akhiri perang setelah Rusia melancarkan serangan besar ke infrastruktur energi Kyiv, melanggar janji jeda serangan di musim dingin.
Hal itu disampaikan Prasetyo menanggapi pertanyaan terkait sikap Presiden Prabowo Subianto atas situasi tersebut, di Sentul, Bogor, Senin (2/2).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved